27.9 C
Padang
Senin, April 19, 2021
Beritasumbar.com

Anak Daro jo Marapulai Ba Arak-arak Sabaliak Kampuang
A

Kategori -

Sekarang mungkin tidak banyak orang yang begitu tahu tentang anak daro jo marapulai yang diarak-arakan ketika melangsungkan resepsi pernikahan apalagi melakukannya. Arakan yang dimaksud adalah prosesi ketika penjemputan Marapulai (pengantin laki-laki) dari rumah pihak laki-laki ke rumah pihak perempuan (Anak Daro). Begitu juga saat kedua pengantin pergi dari rumah pihak perempuan ke rumah pihak laki-laki.

Biasanya sepanjang perjalanan dengan berjalan kaki atau naik bendi rombongan kedua pengantin akan beriringan diikuti tetabuhan dan music tradisi. ini dimaksudkan agar masyarakat tahu dan kenal hubungan baru kedua pengantin dan keluarga yang melaksanakan pesta.

Budaya arak-arakan ini memakai musik tradisional, untuk daerah padang biasanya terkenal dengan iringan musik talempong dan music mirip tanjidor betawi karena mengalami pengaruh budaya asing. sedangkan untuk beberapa daerah lain bisa menggunakan iringan rebana dengan bersyalawat, atau iringan musik talempong orisinal.

hal yang menarik adalah pemusik di belakang adalah para orang tua dan yang memang terlihat sekali sisa-sisa dari sejarah yang hampir tergerus zaman. Tapi beberapa tahun belakang ini tradisi arak-arakan mulai muncul lagi di Ranah Minang, sekolah-sekolah mulai menggiatkan kembali tentang pemahaman seni & budaya Minangkabau. (red/padangkreatif/@wisataminang)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pengurus Karang Taruna Se-Kota Padang Panjang Sepakat Laksanakan Pesantren Leadership Ramadhan

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,- Permasalahan sosial yang muncul di tengah masyarakat tidak dapat dipungkiri salah satunya juga disebabkan karena pemuda itu sendiri. Masih banyaknya pemuda yang tidak bisa menentukan arah masa depannya secara jelas, terkadang membuat mereka mengambil jalan pintas yang berujung pada tindakan kriminal, seperti mengonsumsi Narkoba dan prilaku yang mengganggu ketertiban umum lainnya.
- Advertisement -

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Satlantas Polres Pariaman Amankan pelaku Balap Liar

Pariaman, beritasumbar.com,-Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pariaman kembali amankan puluhan kendaraan roda dua yang ditunggangi para Anak Baru Gede (ABG) yang hendak melakukan aksi balap liar di kawasan By Pass Kota Pariaman,Sabtu (malam) 17/4/2021.
- Advertisement -

Sarang Tawon Di Depan SPBU Ngalau Dibasmi Damkar Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Keberadaan sarang tawon di pohon pelindung tepatnya di depan SPBU Ngalau, Jalan Soekarno Hatta sangat meresahkan warga. Hal itu diketahui berawal dari postingan di grup facebook Informasi Payakumbuh dan Limapuluh Kota, ada warga yang mengingatkan pengendara untuk hati-hati dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 sore.

Ingin Dapat BPUM Rp1,2 Juta, Ayo Daftar Sebelum 21 April

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, membuat program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM), untuk pelaku usaha yang terdampak covid-19 di kota itu. Pendaftaran...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

HWK Sumbar Tampil di Konser Minang Bersuara II bersama Seniman dari 5 Negara

PADANG (BeritaSumbar.com)– Eksplorasi seni dan budaya dapat menjadi salah satu cara mengatasi banyak permasalahan. Seni dan budaya juga bermanfaat untuk menyukseskan program Pemerintah dalam...

BPNB Sumbar Sosialisasikan Persiapan Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau

Nagari Koto Gadang Koto Anau yang berada di kaki Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pernah jadi daerah yang kaya dengan hasil cengkehnya. Kekayaan daerah tersebut membuat kolonial Belanda pernah berdiam di sana. Perkembangan kerajaan di Minangkabau hingga perjuangan bangsa sebelum dan awal kemerdekaan juga punya catatan tersendiri bagi daerah tersebut.

Kapur IX Dan Pesona Wisata Alamnya

Saat ini wisata alam baik dalam bentuk tracking, adventure atau olahraga alam sangat banyak digandrungi masyarakat. Spot spot wisata baru jadi sasaran saat ada waktu libur. Kabupaten Limapuluh Kota yang memiliki 13 kecamatan dengan 79 nagari sangat banyak memiliki lokasi untuk wisata alam tersebut. Seperti halnya Kecamatan Kapur IX.

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Warga sekitar kumpulkan donasi untuk menangkan Kampung Sarugo di API Award

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Guna memenangkan perkampungan wisata Kampung Saribu Gonjong (Sarugo) di Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 sebagai Kampung Adat Terpopuler warga...

Solok Selatan Luncurkan Seragam Daerah Bagi ASN Dan Pelajar

Padang Aro, beritasumbar.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) meluncurkan motif baju seragam daerah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Kadis Pariwisata Payakumbuh: Ekraf Dapat Menjadi Ajang Promosi Makanan Tradisional

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Kehadiran Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh selain dapat menjadi ajang promosi wisata juga dapat menjadi ajang promosi untuk makanan...

Gamaik Kolaborasi Hoyak Pasar Ekraf 2020 Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Grup Musik Gamaik Mandayu asal Kota Padang tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and Culture Cafe,...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman Nasional Komodo? Taman Nasional Komodo merupakan...

DIKLATSAR Pecinta Alam Penting Bagi Pendaki Modern Maupun Pendaki Pemula

Oleh : SEPTIANI (Raff 400 Tst) ~ Mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Diklatsar Pecinta Alam, sebuah kata yang tak asing didengar. Sebuah prosesi yang...
- Advertisement -