27 C
Padang
Senin, Januari 18, 2021
Beritasumbar.com

32 Sampel Pabukoan Mengandung Zat Berbahaya
3

Kategori -

Masyarakat Kota Padang perlu berhati-hati membeli pabukoan. Pasalnya dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukaan Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)di 10 pasar pabukoan mulai dari 3-7 Juli lalu, menemukan 32 sampel jenis pangan pabukoan yang mengandung zat berbahaya.

Dari 200 item makanan pabukoan yang dijadikan sampel, 13 sampel terindikasi mengandung rhodamin B yaitu delima, buah tab (kolang kaling) dan agar merah, sedangkan 19 sampel lainnya mengandung boraks yaitu rumput laut dan buah tab.

Dari data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan, di Pasar Pabukoan Pasa Raya Padang, ditemukan dua orang pedagang yang menjual es rumput laut terindikasi mengandung boraks.

Sedangkan di Pasar Belimbing, ditemukan empat orang pedagang yang menjual delima mentah terindikasi mengandungrhodamin B, es rumput laut dan cendol rumput laut yang mengandung boraks.

Di Pasar Lubukbuaya ditemukan dua pedagang yang masing-masing menjual es rumput laut terindikasi mengandung boraks dan cendol delima terindikasi mengandung rhodamin B.

Di Pasar Siteba ditemukan dua orang pedagang yang menjual cincau terindikasi mengandung rhodamin B, dan es rumput laut terindikasi mengandung boraks. Di PasarBaru ditemukan tigaorang pedagang yang menjual buah tab terindikasi mengandung rhodamin B, tiga orang pedagang,masing-masing menjual rumput laut ditambah agar merah, rumput laut dan kolak es rumput laut terindikasi mengandung boraks.

Di Pasar Tabing seorang pedagang yang menjual delima mentah, terindikasi mengandung rhodamin B. Di Pasar Alai ditemukan empat pedagang menjual tempe, rumput laut terindikasi mengandung boraks, dan satu orang yang menjual cendol merah mengandung rhodamin B.

Di Pasar Ulakkarang ditemukan tiga orang pedagang yang menjual kolak delima, buah tab, dan agar pink terindikasi mengandung rhodamin B. Di Pasar Bandarbuat ditemukan lima pedagang, menjual kolak delima, delima mentah, dan rumput laut terindikasi mengandung rhodamin B, dan di Balaibaru ditemukan satu orang pedagang yang menjual es rumput laut mengandung boraks.

Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Padang, Hilda Murni mengatakanboraks dan rhodamin B merupakan zat berbahaya yang sering disalahgunakan pedagang untuk mengawetkan makanan, serta memberikan warna mencolok pada makanan sehingga menarik perhatian pembeli.

Ia menjelaskan, boraks atau asam borat merupakan bahan untuk pembuatan deterjen, mengurangi kesadahan air dan bersifat antiseptik. “Efek kronis jika seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung boraks di antaranya, hilangnya napsu makan (anorexia), turunnya berat badan, iritasi ringan disertai gangguan pencernaan, kerusakan ginjal, kegagalan sistem sirkulasi akut bahkan kematian,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyalahgunaan boraks untuk beberapa jenis pangan telah ditemukan pada mie basah, kerupuk nasi, bakso, lontong dan rumput laut. Ciri-ciri makanan mengandung boraks di antaranya, untuk bakso teksturnya sangat kenyal, warnanya tidak kecokelatan seperti penggunanaan daging, namun lebih cenderung keputihan.

Untuk lontong teksturnya sangat kenyal, berasa “tajam” semisal sangat gurih dan membuat lidah bergetar dan memberikan rasa getir. Sedangkan untuk kerupuk nasi teksturnya sangat renyah dan lebih mengembang.

Selanjutnya, pewarna rhodamin B adalah pewarna sintetis yang digunakan pada industri tekstil dan kertas, berbentuk serbuk kristal merah keunguan dan dalam larutan alan berwarna merah terang berendar. “Apabila terpapar rhodamin B dalam waktu yang lama, maka dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan kanker hati,” ujarnya.

Ciri-ciri pangan pewarna rhodamin B yakni, warna merah lebih mencolok dan cenderung berpendar. Selain itu, banyak memberikan titik-titik warna karena tidak homogen, misalnya pada kerupuk merah dan es putar.

Kepala Dinas Kesehatan Padang, Eka Lusti mengklaim pihaknya telah memberikan penyuluhan kepada penjual makanan agar tidak menggunakan bahan tambahan yang dilarang seperti rhodamin B, boraks dan formalin.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Padang, Dian Wijaya mengatakan, kembali ditemukan zat-zat berbahaya pada makanan, akibat rendahnya kesadaran dan pemahaman sebagian pedagang. “Pedagang yang menjual makanan tersebut adalah pedagang lama yang tiap tahunnya selalu diberitahu dan diberi penyuluhan soal bahaya mencampurkan boraks dan rhodamin B. Namun, mereka tetap saja tidak mengindahkan,” ujarnya.

Dian Wijaya sejauh ini belum memberikan tindakan tegas pada pedagang tersebut. “Yang bisa kami lakukan, hanya sekadar pemberitahuan dan penyuluhan. Tapi kami mengimbau masyarakat agar menjadi konsumen cerdas dengan cara meneliti terlebih dahulu setiap makanan yang akan dibeli, mulai dari terkstur dan warna makanan,” jelasnya.

Belum Dapat Pemberitahuan

Salah seorang pedagang di Pasar Raya Padang yang makanannya terindikasi mengandung boraks mengaku, belum dapat pemberitahuan secara resmi dari pihak manapun.

“Saya tidak tahu soal itu, setahu saya sewaktu BPOM melakukan pemeriksaan makanan yang saya jual tanggal 2 Juli lalu, tidak ada kandungan berbahaya di dalam makanan yang diperiksa,” ujarnya.

Pedagang yang sudah 30 tahun menjual aneka minuman seperti es rumput laut, es cendol, es buah, es cincau dan kolak delima ini mengaku, dirinya menggunakan rumput laut super yang harganya lebih mahal dibandingkan jenis rumput laut lain.

“Tidak mungkin rumput laut yang saya jual mengandung boraks. Ini rumput laut kualitas super dengan harga lebih tinggi dibandingkan jenis rumput laut lainnya. Untuk 1 kilogram, saya beli Rp 65 ribu. Kalau yang biasa, harganya hanya Rp 40 ribu per kilogram,” jelasnya. Selain itu, dia mengaku jual-belinya cukup tinggi dan tidak pernah ada pembeli yang komplain.(v/padek)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Bantuan Randang Siap Saji Dari Pemko Kepada Yayasan Cahaya Islam Yang Alami Musibah Kebakaran

Pemerintah Kota Payakumbuh memberikan bantuan berupa randang kepada Pondok Pesantren Cahaya Islam yang dilanda musibah. Asrama putri ponpes yang berada di Kawasan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate itu ludes dilahap si jago merah, Sabtu (16/1) dini hari.
- Advertisement -

Momen Goro Di NDB, F-WIN Turun Tangan Bareng Nilmaizar

Momen langka terjadi di Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB). Wali Kota Riza Falepi dan Wakil Wali Kota Erwin Yunaz (F-Win) bersama mantan pelatih Tim Nasional Indonesia Nil Maizar turun lapangan bahu-membahu bergotong royong (Goro) bersama masyarakat setempat membersihkan pekarangan kantor lurah NDB, Jumat (08/01).

Beny Dwifa Yuswir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD Golkar Sijunjung

Beny Dwifa Yuswir, Bupati terpilih,mendapat Amanah secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Golkar Kabupaten Sijunjung, priode 2020-2025, dalam Musyawarah Daerah ( Musda) X Partai Golkar Kabupaten Sijunjung, di Gedung Pancasila Muaro. Minggu ( 17/1).
- Advertisement -

Tingkatkan Pelayanan, Di Payakumbuh Buku KIR Ditiadakan, Diganti Smart Card

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk meningkatkan layanan kepengurusan pengujian kendaraan bermotor KIR atau uji kelayakan kendaraan pada kendaraan umum, baik itu angkutan umum maupun kendaraan barang. Sehingga, sekarang telah diterapkan sistem Smart Card (Kartu Pintar) KIR.

Seleksi LTMPT Terbuka untuk Jalur Vokasi

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) siap mendukung seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi vokasi se-Indonesia. Selain Politeknik, perguruan tinggi yang memiliki jalur vokasi dapat bergabung pada seleksi yang khusus dibuka untuk jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Melahirkan Kepercayaan Masyarakat Untuk di Vaksinasi

Untuk lahirkan Kepercayaan Masyarakat Pada Vaksin Covid-19 pemerintah perlu lebih transparan soal vaksin Covid-19, terutama pada aspek keamanan dan biaya.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...

Hadapi Pemberian Vaksin, Payakumbuh Siapkan 49 Vaksinator

Payakumbuh, beritasumbar.com - Menghadap pemberian vaksin, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meyiapkan 49 tenaga vaksin. Petugas tersebut yang akan memberikan vaksin...

Menkes: Bantu para Tenaga Medis dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya keras pemerintah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di sisi hilir tidak akan lengkap bila tanpa dibarengi dengan upaya di sisi hulu atau pencegahan. Maka itu, kesadaran seluruh pihak untuk melakukan upaya proaktif mencegah penyebaran Covid-19 amat diharapkan.

Dinkes Payakumbuh Kirim Data Petugas Kesehatan Yang Akan Divaksin

Payakumbuh, beritasumbar.com -Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah mengirimkan nama-nama petugas kesehatan ke pemerintah pusat untuk nantinya dilakukan vaksin COVID-19. "Seluruh petugas...

Pasien Positif COVID-19 di Payakumbuh Hari ini Bertambah Delapan Orang

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh mencatatkan ada penambahan delapan kasus positif COVID-19 baru di daerah itu pada Rabu (2/12). Penambahan kasus tersebut...

Nauclea Orientalis, Bunga Yang Mirip Virus Corona.

Oleh: Lidia Gusvita Nasra ~ Mahasiswa Biologi, Universitas Andalas, Padang Tak hanya perkembangan kasus virus corona yang dibicarakan saat ini, namun dihebohkan juga dengan hadirnya...

Persentase Kesembuhan Pasien COVID-19 di Payakumbuh Capai 75 Persen

Payakumbuh, BeritaSumbar - Meski angka kasus positif COVID-19 di Kota Payakumbuh terus meningkat, Dinas Kesehatan Kota (DKK) di daerah itu mencatat angka kesembuhan dari...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa, kata pejabat...
- Advertisement -