30 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

1200 Paket Sembako Murah Disebar, Edvidel Arda : Untuk Recoveri Ekonomi Warga Kurang Mampu
1

Kategori -
- Advertisement -

Payakumbuh, BeritaSumbar.com,- Bantuan bagi masyarakat terdampak pandemic Covid-19 kembali digulirkan pemerintah. Kali ini paket bantuan sembako dengan tema Pasar Murah Bahan Pangan Bersubsidi digelontorkan kepada 1200 kepala keluarga di 12 kelurahan di Kota Payakumbuh.

“Paket sembako murah ini sebanyak 1200 paket untuk 1200 KK kita yang berasal dari Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat. Bantuan ini kita distribusikan untuk 12 kelurahan, dimana masing-masing kelurahan memperoleh 100 paket sembako,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda didampingi Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi disela-sela menyalurkan bantuan di Kelurahan Kotobaru Payobasung, Rabu (18/11).

Berbeda dengan bantuan sebelumnya, dimana masyarakat mendapat bantuan berupa uang tunai, bantuan kali ini diberikan berupa paket sembako yang ditebus oleh mereka dengan harga yang jauh dibawah harga pasar. Paket bantuan berisi beras, gula pasir, minyak goreng dan telur ayam.

“Nilai paket bantuan ini normalnya sebesar Rp. 200 ribu dengan rincian beras 5 kg, minyak goreng 4 kg, gula pasir 4 kg dan telur ayam 30 butir. Masyarakat penerima bantuan hanya dibebankan separuh harga untuk menebus paket tersebut,” terang Edvidel Arda.

Dikatakan, bantuan diberikan untuk pemilihan ekonomi masyarakat penerima bantuan yaitu mereka yang berekonomi lemah dan terdampak langsung oleh pandemic covid-19.

Sementara Camat Payakumbuh Timur mengucapkan terima kasih atas bantuan paket sembako bagi warganya. Dirinya berharap bantuan tersebut dapat membantu kehidupan masyarakat yang cukup sulit akibat situasi pandemic.

“Alhamdulillah, dari 1200 paket untuk Kota Payakumbuh, Payakumbuh Timur memperoleh 500 paket untuk 5 kelurahan. Atas nama pemerintah kecamatan kami mengucapkan terima kasih, semoga bisa meringankan beban warga kami,” ujar Camat Irwan.

Dikatakan, dalam pendistribusian bantuan, pihaknya tetap berupaya mematuhi protokol kesehatan. Disamping membawa syarat administrasi, warga penerima bantuan diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak.

“Protokol kesehatan Insyaallah kita terapkan. Bagi warga yang tidak memakai masker tidak dilayani. Mereka harus menjemput dulu masker baru bantuan mereka kita berikan,” pungkasnya. (rel)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img