25 C
Padang
Jumat, Januari 21, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Wako Riza Falepi Minta KPRI Balaikota Jadi Percontohan
W

Kategori -
- Advertisement -

PAYAKUMBUH – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Balaikota Payakumbuh, ganti pengurus. Tiga tim formatur yang dipercaya menyusun kepengurusan KPRI Balaikota, periode 2015-2017 itu, mempercayakan koperasi milik 370 anggota tersebut dipimpin oleh Indra Syofyan, SE, MM, menggantikan H. Ennaidi Dt. Angguang, S.Sos yang sudah menjalani masa pensiun, sejak tiga tahun lalu.

Pertimbangan tim formatur, Indra Syofyan yang kini menjabat staf ahli Walikota Payakumbuh dan mantan Kadis Koperasi UMKM Industri Perdagangan, sangat tepat dan cocok mengurus KPRI Balaikota Payakumbuh. “Pak Indra Syofyan, kami rasa pantas dan tepat sekali menjalankan KPRI Balaikota ini. Apalagi, yang bersangkutan dalam tiga tahun terakhir, juga menjabat wakil ketua KPRI Balaikota,” sebut Mediar Indra, M.Si, salah satu tim formatur, di Payakumbuh, Minggu (19/4).

Walikota Payakumbuh Riza Falepi selaku pembina Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Balaikota Payakumbuh, minta pengurus terpilih untuk fokus dan lebih serius mengelola KPRI itu. Menurutnya, KPRI Balaikota akan lebih maju, di tangan Indra Syofyan. “Mudah-mudahan, KPRI Balaikota akan menjadi koperasi percontohan dari KPRI lainnya di kota ini,” sebut walikota, ketika dihubungi terpisah.

Ketua KPRI Balaikota Indra Syofyan yang diminta komentarnya, mengaku siap menjalani amanah anggota koperasi tersebut. Menurutnya, kepengurusan KPRI Balaikota saat ini cukup solid, terdiri dari Adrian (wakil ketua), Hendri Refdinal, M.Si, dan Betri Yetti, S.Pi sebagai sekretaris dan wakil sekretaris. Kemudian, Nora Herlinda, S.IP sebagai bendahara. “Kami akan jalani amanah ini dengan jujur dan semangat kerja yang tinggi,” kata Indra Syofyan.

Dikatakan, KPRI Balaikota, per Desember 2014, sudah memiliki kekayaan total Rp4.060.480.433, meningkat sebesar Rp204.260.818 (8,98%) dibanding dengan modal tahun sebelumnya yang berjumlah Rp3.856.219.615. Sepanjang tahun buku 2014, KPRI Balaikota memperoleh SHU Rp283.493.555, meningkat Rp69.057.416 dibanding dengan SHU tahun kerja 2013 yang berjumlah Rp214.436.139.

KPRI Balaikota, selain bergerak dibidang simpan pinjam, juga melayani kosumsi anggota, berupa bahan keperluan rumah tangga, unit usaha foto copy dan punya 4 petak kios di Pasar Ibuah. Hanya saja, kios di Pasar Ibuah belum dikelola sendiri, dan dikontrakkkan kepada pihak ketiga. Rencananya, kios di Pasar Ibuah itu akan dikelola sendiri, untuk usaha perdagangan. Namun demikian, perlu dibicarakan lebih dalam dengan pengurus dan anggota, kata Syofyan.

 

Sumber: Humas Kota Payakumbuh
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img