24.5 C
Padang
Thursday, October 22, 2020

Temu Lapang Keltan Al-Falah Diapresiasi Walikota

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perikanan dan Peternakan menggandeng Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat, menyelenggarakan kegiatan Temu Lapang bagi Kelompok Tani Ternak “Al-Falah” Kelurahan Subarang Batuang Kecamatan Payakumbuh Barat, Rabu (10/12).

Kepala Dinas Perikanan & Peternakan,  Depi Sastra, di Balaikota Payakumbuh, Jum’at (12/12), mengatakan, kegiatan  percepatan pemasyarakatan teknologi sistim usaha terpadu Sapi-Kakao dengan konsep ramah lingkungan BIO (Bio Cycle Farming) dihadiri langsung Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Kepala BPTP Sumbar diwakili Prof. DR. Abdullah Bamualim, M.Sc, dan Badan Koordinasi Penyuluh Pertanian dan Kehutanan (Bakorluh) Sumbar, Siti Rahmah.

Dalam acara ini juga hadir, Camat Payakumbuh Barat diwakili Kasi Ekbang Ujang Mustafa, Lurah Subarang Batuang Gusmardi, LPM, Ketua Keltan Ternak Al-Falah Indra Mardion  dan Anggota serta Pemuka Masyarakat setempat di antaranya tampak Syukri Yusuf dan sejumlah undangan lainnya.

Kelompok Tani Ternak Al Falah,  adalah penerima  bantuan program Satu Sapi Satu Petani sebanyak 11 ekor, dari Gubernur Sumatera Barat, dengan sistem bagi hasil. Sapi, sudah dikembalikan kelompok dan sekarang seluruh sapi sudah menjadi milik keltan, sebut ketua kelompok Indra Mardion.

Sekarang ini, keltan yang memiliki 16 anggota ini punya 51 sapi simental, dibeli dari bantuan dari Pemprov Sumbar tahun 2014, sebesar  Rp450 juta dari Rp501.750.000 bantuan yang diterima. Menurutnya, sisa bantuan Rp51 juta buat penunjang program peternakan. Tahun ini juga, keltan ini juga beroleh bantuan ULIP (Unit Layanan Inseminasi Buatan) sebesar Rp56.500.000.

Kepala BPTP Sumbar Abdullah Bamualim menjelaskan dipilihnya Kelurahan Subarang Batuang Payakumbuh Barat sebagai kegiatan Temu Lapang adalah dikarenakan komitmen Pemko yang sangat kuat terhadap program ini.

Dikatakan tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memasyarakatan Teknologi sistim usahatani terpadu “Sapi-Kakao” dengan konsep ramah lingkungan (Bio Cycle Farming) ditingkat pengguna kemudian untuk mengetahui aspek teknik dan ekonomi teknologi sistim usaha tani terpadu.

Lebih jauh disebutkannya kulit buah kakao sebelumnya menjadi masalah oleh petani namun dari hasil penelitian yang sudah diterapka beberapa waktu lalu di Kabupaten Tanah Datar ternyata kulit kakao disukai sapi begitu juga dengan jerami padi setelah di Fermentasi menghasilkan pupuk organic ,dengan pemanfaatan teknologi ini akan dapat meningkatkan produksi ternak dan tanaman sehingga meningkatkanekonomi masyarakat, simpulnya.

Walikota Riza Falepi sangat memgapresiasi terselenggaranya kegiatan temu lapang ini karena sangat membantu Pemko dalam usaha meningkatkan ekonomi masyarakat dan kita berharap kegiatan serupa agar terus dilakukan pada kelompok-kelompok tani lainnya.

Walikota sangat mendukung sekali termasuk anggarannya akan diperhatikan, guna mendorong masyarakat terhadap usaha-usaha yang memproduksi dan produktif yang pada gilirannya buat mensejahterakan masyarakat terutama petaninya, ujar Riza Falepi.

Terakhir Walikota mengucapkan terima kasih kepada BPTP Sumbar, Kadis Perikanan & Peternakan dan jajarannya dan  Kelompok Tani Ternak Al-Falah serta semua pihak yangbtelah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Sementara itu Ketua Kelompok Ternak Al-Falah Indra Mardion menyebutkan sejak berdirinya Kelompok ini sejak 2008 , yang bergerak dibidang pengelolaan Sapi terus dibina Dinas Perikanan & Peternakan dan diberi bantuan, saat ini sudah mampu meraup keuntungan sebanyak Rp.358 juta dan uang ini 80 % dimanfaatkan buat Anggota Kelompok 20 % lagi buat pengembangan kelompok Al-Falah.

Oleh karena itu Indra atas nama kelompok Ternak dan mewakili Warga Parak Batuang mengucapkan terima kasih kepada Walikota Payakumbuh, BPTP dan Dinas Perikanan & Peternakan yyang telah memberi  perhatian  yang luar biasa sehingga pendapatan dan ekonomi kami semakin meningkat.

Disamping itu dalam Temu Lapang ini kami mendapat pengalaman dan ilmu dibidang teknologi Pertanian diantaranya pelatihan pemanfaatan limbah kulit buah Kakao untuk pakan ternak, Pengelolaan limbah kotoran Sapi menjadi Kompos dan Biogas dan Pemanfaatan pupuk organic dalam pemeliharaan tanaman Kakao, ujar Indra.

Acara tersebut ditandai dengan pelepasan perdana Produksi pupuk organic oleh KWT Plamboyan yang didahului penandatanganan oleh Walikota Riza Falepi dan selanjutnya diserahkan kepada Ketua Kelompok Ternak Indra Mardion untuk setersnya diterima KWT Plamboyan Kelurahan setempat.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pesanan Randang Dijemput PT Muhibbah Mulia Wisata Ke Payakumbuh, Dipasarkan Online

Payakumbuh --- PT Muhibbah Mulia Wisata datang untuk menjemput pesanan tahap pertama dari sebanyak 5000 sachet Randang mereka ke Koperasi Sentra Randang...

Pelantikan 3 Jabatan Eselon II Tunggu Persetujuan KASN

Payakumbuh - Setelah dilakukan beberapa tahapan seleksi untuk mengisi tiga jabatan eselon II yang lowong yakni Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pariwisata Pemuda...

Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo Siapkan 10.000 Beasiswa dan Bantuan Biaya Pendidikan

LIMAPULUH KOTA,- Program dalam memimpin Limapuluh Kota kedepan oleh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo...

Dr Andani Gagas Gerakan Semesta Menghadapi Pandemi

Solok Selatan, - Guna menyiapkan nagari-nagari yang berdaya dalam masa pandemi Covid, diperlukan usaha-usaha yang konkrit dari berbagai lini untuk menghadapinya. Konsep...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Polling Pilkada Kota Bukittinggi 2020

Mari semangati calon Walikota - Wakil Walikota Bukittinggi pilihan pembaca dengan klik dukungan di polling di bawah ini.

Polling Pilgub Sumbar 2020

Mari dukung dan semangati kandidat calon Gubernur Sumbar di Pilkada serentak 2020 pilihan pembaca dengan klik polling berikut ini.

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020
- Advertisement -