29 C
Padang
Selasa, Mei 11, 2021
Beritasumbar.com

Sosok Eksekutor Muda “Generasi Kerja” dalam Revolusi 4.0
S

Kategori -

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Sudah sebuah tahapan bagus terjadi pada saat sekarang dalam proses membentuk Indonesia menjadi negara maju, yaitu telah masuk pada “Generasi Kerja”. Perjalanan Indonesia dari masa ke masa yang sudah mengalami naik turun sehingga mematangkan terciptanya generasi lebih handal kedepan.

Saya mengelompokan 5 Generasi terbentuk dari perjalanan Indonesia yang dihitung dari tahun 1908 sampai 2024, yaitu :

*1. Generasi Pra Kemerdekaan (1908-1945)*
Adalah sebagai generasi pertama yang mempersiapkan kelahiran Negara Indonesia.
*2. Generasi Pertarungan Gagasan-gagasan Besar (1945-1965)*
Adalah sebagai generasi kedua yang mencari format Indonesia ideal.
*3. Generasi Keterkungkungan (1966-1998)*
Adalah sebagai generasi ketiga dimana lahir pemerintahan otoriter, militeristik dan koruptif.
*4. Generasi Reformasi (1998-2014)*
Adalah generasi keempat yang memformat Indonesia Baru untuk keluar dari keterkungkungan selama 32 tahun oleh rezim Orde Baru.
*5. Generasi Kerja (2014 – 2024)*
Adalah generasi kelima yang keluar dari masa transisi memulai budaya kerja (bukan lagi berbasiskan retorika, jargon, pencitraan, kegagahan, kebangsawanan, militer, ketokohan dll-nya) untuk mempersiapkan Indonesia Maju

Generasi kelima ini dicetuskan pertama kali oleh Jokowi dengan membentuk Kabinet Kerja dalam masa pemerintahannya periode 2014-2019 setelah terpilih jadi presiden RI secara langsung dan demokratis. “Generasi Kerja 1” ini sebagai cikal-bakal menuju Indonesia Maju meski masih banyak diisi oleh orang bermental Orba dan para benalu negara.

Alhamdulillah, pada Pemilu 2019, Jokowi terpilih kembali sebagai Presiden RI untuk Periode 2019-2024 maka Jokowi bisa melanjutkan
“Generasi Kerja ke-2” yang diharapkan mampu menuntaskan semua persyaratan (baik infrastruktur fisik maupun SDM) menuju Indonesia Maju.

Periode ke 2 inilah penentu Generasi Kerja dibawah kepemimpinan Jokowi ini benar-benar selesai untuk masuk ke generasi selanjutnya.

Jadi 2019 – 2024 bukanlah masa yang mudah buat Jokowi dan merupakan masa yang tidak enak sebagai penguasa. Waktu 5 tahun kedepan adalah masa Jokowi bekerja lebih “gila-gilaan” lagi dari 5 tahun sebelumnya untuk menyelesaikan tugas terhantarnya Indonesia menjadi negara maju yang modren. Apalagi dengan kondisi Indonesia mengalami warisan permasalahan masa lalu yang multi dimensi. Permasalahan sistem regulasi dan produk perundang-undangan yang masih tumpang-tindih, persoalan tanah masih banyak bersengketa, pembangunan infrastruktur sarana prasarana umum (jalan, bendungan, pelabuhan, listrik, armada transfortasi publik, dan sebagainya) masih banyak yang kurang, kondisi keuangan Indonesia yang defisit serta persoalan kemiskinan, kesenjangan, pengangguran dan sumber daya manusia masih belum teratasi.

Sedangkan menyelesaikan warisan permasalahan birokrasi yang masih banyak diisi oleh orang berkompetensi rendah serta mental pejabat yang koruptif, penjilat, ABS (Asal Bapak Senang), bermulut besar dan pemalas.
Generasi Kerja ke 2 juga dihadapi suatu kondisi dunia sedang terjadi loncatan besar pergeseran peradaban manusia dari sistem digital (revolusi 3.0) menjadi sistem Internet of Things (revolusi 4.0). Pergeseran tersebut merubah tata cara sistem perdagangan, industri manufaktur, pelayanan, interaksi antar manusia, energi masa depan, serta kemunculan produk-produk baru masa depan mengantikan produk konvesional. Semua kegiatan dapat dilakukan dengan sangat praktis dimana alat-alat fisik sudah terkoneksi dengan internet sehingga kehidupan menjadi lebih mudah, efektif dan efisien.

Pada pemerintahan Jokowi 2019-2024, publik tidak lagi mencemoohkan pejabat gaptek (gagap teknologi), tetapi publik akan menghajar orang-orang sekitar Jokowi jika tidak lincah bergerak dan tidak bisa melakukan revolusi 4.0 dalam menata Indonesia menjadi negara maju. Bully akan menjadi hal yang wajar karena generasi baby boomer yang lahir antara 1946 -1964 makin ditelan jaman.

Ada 2 pertanyaan besar untuk mencapai visi besar Indonesia itu :
1. _*Apa saja kerja yang harus dituntaskan tim kerja (pemerintahan) Jokowi pada era Revolusi Industri 4.0 ini dalam 5 tahun kedepan?*_
2. _*Siapakah sosok eksekutornya?*_

Baiklah saya akan coba menyumbangkan sebuah desain rancangan perencanaan 5 tahun kedepan yang saya tulis secara simple sehingga mudah dipahami dan diaplikasikan untuk menjawab 2 pertanyaan mendasar diatas. Tulisan singkat ini, saya persembahkan kepada Jokowi sebagai acuan memfinalisasi Generasi Kerja periode ke 2 (2019 – 2024). Tapi tuisan ini bukan seperti buku Il Principle yang ditulis oleh Machiavelli, loh?

Disaat saya sedang proses penyelesaian tulisan ini ternyata dicetuskan juga oleh Jokowi dalam pidato kebangsaan berjudul *Visi Indonesia* tgl 14 Juli 2019 di JICC Sentul. Mungkin yang membedakan antara tulisan saya dengan pidato Jokowi adalah tulisan ini lebih fokus masuk ke urusan lebih teknis. Secara visi dan semangat adalah sama tetapi untuk mewujudkannya perlu sebuah rancangan detail agar terdesain dengan jelas bukan meraba-raba lagi.

Agar tulisan ini tidak berat banget dibaca, saya mencoba menguraikan dengan gaya milenial.

_*Oleh : Aznil Tan*_

_(Bersambung …….)_

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tim Satgas Covid Kota Payakumbuh Lakukan Monitoring Ke Posko Tingkat Kelurahan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 di Payakumbuh, Tim Satgas Covid-19 yang tergabung kedalam tujuh kelompok melakukan monitoring ke Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan, Selasa (11/05).
- Advertisement -

Tim Satgas Covid Kota Payakumbuh Lakukan Monitoring Ke Posko Tingkat Kelurahan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 di Payakumbuh, Tim Satgas Covid-19 yang tergabung kedalam tujuh kelompok melakukan monitoring ke Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan, Selasa (11/05).

Bupati Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2021 Di Polres Limapuluh Kota

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Bupati Limapuluh Kota pimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Singgalang 2021 pada Rabu 5/4. Apel pasukan ini sekaligus pengecekan akhir kesiapan pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait, seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas, di Mapolres Limapuluh Kota.
- Advertisement -

Investasi Cryptocurrency Naik Signifikan

Padang,- Investasi beberapa Cryptocurrency mengalami Kenaikan signifikan pada 2021, Triliunan Rupiah terserap dalam investasi ini

Pembinaan TP-PKK Kelurahan Padang Tinggi Piliang, Kadis Nakerin : Masyarakat Harus Cerdas

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Dalam rangka persiapan lomba TP-PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat, TP-PKK Kelurahan Padang Tinggi Piliang mengadakan pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang dilaksanakan di Kantor Lurah Padang Tinggi Piliang, Kamis (6/5).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -