Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman H. Jonpriadi, SE, MM pimpin pertemuan Sosialisasi Pembangunan Pengembangan Kawasan Makam Syekh Burhanuddin, Manggopoh Palak Gadang Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Selasa (10/9) sore menjelang Maghrib.

Sekda didampingi pimpinan OPD terkait antara lain Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DLHKPP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Inspektorat. Sementara dari masyarakat Ulakan dihadiri Wali Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan Sofyan, Bamus Nagari, Ninik Mamak dan Tokoh Masyarakat lainnya.

Sekda Jonpriadi sangat mengapresiasi sikap masyarakat yg mendukung sepenuhnya pelaksanaan pembangunan kawasan makam Syekh Burhanuddin, dan mengucapkan terimakasih kepada camat, wali nagari, Bamus, niniak mamak, alim ulama dan Babinsa, Babinkamtibmas serta karang taruna yg telah membantu pemerintah kabupaten dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana pembangunan pengembangan kawasan ini.

“Jumlah dana yang akan dikucurkan untuk pembangunan tahap I adalah sebanyak lebih kurang Rp. 4 Milyar. Dalam bentuk pembangunan los 3 unit dengan ukuran 15 x 33 m2,” terang Jonpriadi.

Untuk itu, sambung Jonpriadi, mohon bantuan, dukungan dan doa restu kita bersama agar apa yang kita rencanakan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Pertemuan yang dilaksanakan di Surau Genteng Kompleks Makam Syekh Burhanuddin Ulakan. Wali Nagari, Syofyan mengatakan kepada peserta sosialisasi bahwa, Pemkab Padang Pariaman akan melaksanakan pekerjaan pengembangan makam Syekh Burhanuddin. “Pembangunan tahap I akan dimulai dengan merehabilitasi Pasar Rabaa Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan,” katanya.

Zulkifli anggota Bamus Nagari menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan nagari, dan mengharapkan adanya koordinasi antara Wali Nagari dengan Bamus. Karena selama ini Bamus sering terlupakan apabila ada rencana pembangunan di nagari, setelah pembangunan akan dimulai baru Bamus diikutsertakan.

Senada dengan Zulkifli, seorang ninik mamak nagari, Sabri Dt. Bandaro menyampaikan bahwa Makam Syekh Burhanuddin sejak tahun 2012 sudah ada rencana pengembangan dan penataan kawasan seluas 11,6 Ha. “Dalam penantian yg cukup panjang, rencana itu baru dapat terwujud pada tahun ini. Mudah-mudahan proses pemindahan dan relokasi dapat berjalan dengan baik sesuai keinginan kita bersama,” harap Sabri.

Lebih jauh Sabri menyampaikan harapan masyarakat Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan, agar pelaksanaan pembangunan dapat dimulai setelah acara Basafa tahun ini. Karena menurutnya kegiatan basafa ini merupakan kunjungan ziarah makam dari berbagai daerah dan terjadinya transaksi jual beli yang cukup signifikan yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat Manggopoh Palak Gadang Ulakan khususnya dan Kabupaten Padang Pariaman secara umum. (bus/rel)

loading...