30 C
Padang
Kamis, Desember 2, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Satpol PP Sawahlunto Jaring Pelajar SMP Bolos
S

Kategori -
- Advertisement -

Sawahlunto, Sumbar – Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, mengamankan enam pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Sawahlunto, yang berkeliaran saat jam sekolah, Selasa.

Kepala Seksi Operasional Satpol PP setempat, Ali Akbar di Sawahlunto, Selasa, mengatakan para pelajar tersebut diamankan di sebuah warung kawasan gang II, Kelurahan Tanah Lapang, setelah mendapatkan informasi dari salah seorang masyarakat setempat.

“Satu regu petugas segera kami utus ke lokasi, dan ternyata memang benar didapati sekelompok pelajar sedang membolos belajar dan berada di warung tersebut,” kata dia.

Dia mengatakan, saat petugas datang sebagian mereka berhamburan ke luar warung guna menghindari kejaran petugas, dan akhirnya yang bisa diamankan sebanyak enam orang.

Menurutnya, petugas Satpol PP sengaja tidak melakukan pengejaran guna menghindari kemungkinan yang dapat membahayakan keselamatan para pelajar tersebut, saat melarikan diri. Sementara enam pelajar yang berhasil dijaring langsung dibawa ke markas Satpol PP setempat, untuk diproses dan dilakukan pembinaan.

“Menurut pengakuan mereka, pada hari ini mereka memang tidak belajar karena ada kegiatan pentas seni yang diadakan pihak sekolah, di kawasan gedung OMTC Santur, karena lokasi acara yang disebutkan berada cukup jauh dengan tempat mereka kedapatan membolos, maka kami tetap memprosesnya,” jelas dia.

Para pelajar tersebut, lanjutnya, akan didata dan diminta membuat perjanjian agar tidak mengulangi lagi perbuatannya, dengan disaksikan oleh pihak sekolah bersangkutan. Hal itu sebagai bagian pembinaan untuk memberikan efek jera bagi mereka, dan bisa memperbaiki diri ke depannya.

Dia menjelaskan, sejak bulan Januari sampai April 2015, pihaknya sudah menangani kasus pelajar membolos dengan total pelajar yang terlibat, sudah mencapai 70 orang. Angka tersebut cukup tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Ini harus menjadi perhatian bersama, kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk melakukan langkah-langkah pencegahan, di samping razia rutin yang sudah berjalan,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMP Negeri I Sawahlunto, Sudirman saat ditemui di Markas Pol PP setempat, mengatakan sangat menyesali tingkah laku enam pelajar tersebut.

“Mereka yang terjaring ini memang dikenal suka membolos dan berkeliaran di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung. Pihak sekolah sudah sering memeringati mereka, namun selalu diulang lagi,” kata dia.

Pihaknya akan memanggil orang tua mereka dan membawa permasalahan pelanggaran disiplin ini untuk dicarikan pemecahannya secara bersama-sama, agar tidak terulang kembali.

Dia mengatakan, keberadaan sekolah tersebut yang dekat dengan lokasi pasar, cukup menyulitkan pihaknya dalam melakukan pengawasan. Ditambah lagi dengan minimnya partisipasi lingkungan, yakni para pedagang dan penyedia jasa internet dan permainan lainnya di sekitar sekolah, untuk turut serta mendukung penegakan disiplin di sekolah.

“Bahkan ada warung yang sengaja menyediakan tempat bagi pelajar membolos dan menjual rokok kepada mereka,” kata dia.

Pihaknya meminta masalah ini bisa menjadi perhatian dan kerja sama semua pihak, karena faktor lingkungan juga memberi pengaruh cukup besar dalam menjaga kualitas pendidikan.

“Harus ada tindakan tegas bagi para pedagang atau penyedia jasa lainnya, yang membiarkan para pelajar berada ditempat usahanya saat jam pelajaran berlangsung, atau menjual rokok kepada anak usia sekolah,” kata dia.

 

Sumber: Antara/Oleh Eko Fajri
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img