spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Salah Satu Direktur PAMTIGO Mengundurkan Diri
S

Kategori -
- Advertisement -

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Jagad Pemberitaan Luak Limopuluah pada Selasa 25/10/22 dikejutkan dengan beredarnya informasi salah seorang direktur Perusahaan Air Minum Tirta Sago (pamtigo) Kota Payakumbuh dikabarkan mengundurkan diri.

Direktur Umum (Dirum) Pamtigo Asrar Dt. Rajo Lelo mengajukan surat pengunduran diri dari perusahaan air minum milik daerah tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, Asrar Dt. Rajo Lelo menyampaikan pengunduran dirinya sebagai Dirum PAM Tirta Sago Kota Payakumbuh pada saat apel pagi, Senin (24/10) kemaren.

Terkait pengunduran dirinya itu, Asrar Dt. Rajo Lelo yang dihubungi via WhatsApp oleh awak media belum merespon pesan yang dikirim. Meski pesan yang dikirim sudah ceklis dua, tapi sampai pukul 16.30 WIB yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PAM Tirta Sago Kota Payakumbuh, Khairul Ikhwan membenarkan terkait pengunduran diri salah seorang direksinya itu. Beliau mundur dengan alasannya pribadi, Ucap Dirut Pamtigo tersebut pada Selasa 25/10 kepada awak media yang mencoba mencari kepastian informasi tersebut.

Meski telah menyampaikan perihal pengunduran dirinya sejak Senin (24/10), Khairul Ikhwan mengatakan bahwa surat pengunduran diri Asrar Dt. Rajo Lelo baru disampaikan kepada Kuasa Pemilik Moda (KPM), dalam hal ini Wali Kota Payakumbuh pada Selasa (25/10).

“Tertanggal hari ini surat masuk ke KPM. Beliau juga sudah menemui saya siang kemarin (Senin),” terangnya.

Sebelumnya, Komisi B DPRD Kota Payakumbuh menyoroti kinerja PAM Tirta Sago karena laba Perusahaan Umum Milik Daerah (BUMD) itu anjlok, hanya 50 persen dari tahun sebelumnya.

Hal itu diketahui setelah Ketua Komisi B Yendri Bodra Dt. Parmato Alam didampingi Sekretaris Komisi B Opetnawati, serta anggota Edward DF dan Ismet Harius melakukan rapat kerja dengan Direktur dan jajaran PAMTIGO, Senin (24/10) lalu.

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan bahwa keuntungan PAM Tirta Sago pada 2021 tercatat sebanyak sekitar Rp3 miliar, namun pada 2022 mengalami penurunan signifikan ke angka Rp1,5 M.

Penurunan keuntungan itu jadi pertanyaan karena jumlah nasabahnya tidak berkurang, bahkan bertambah.

“Ini harus dievaluasi oleh kepala daerah secara total. Harusnya dengan besarnya pendapatan pada tahun sebelumnya, daerah kita sudah bisa meningkatkan pelayanan air bersih, baik sarana dan prasarana hingga teknisnya agar masyarakat kita terlayani dengan baik,” kata YB Dt. Parmato Alam, Senin (24/10).

Pihaknya juga menegaskan, PAM Tirta Sago sudah harus bisa meningkatkan pendapatannya dengan telah berubahnya status perusahaan yang awalnya memiliki satu direktur saja, sekarang sudah punya tiga direktur.

“Peningkatan pendapatan dan pelayanan PAM Tirta Sago harus berbanding lurus dengan perubahan status managemen perusahaan. Jumlah direktur bertambah harusnya yang lain juga bertambah. Kenapa bisa terjadi, apakah beban gaji karyawan atau hal lainnya yang tidak sesuai dengan indeks pelayanan?,” tegasnya mempertanyakan.

Senada dengann itu, Anggota Komisi B Edward DF juga menuturkan hal yang sama kepada media. Edward mengatakan sepakat agar PAM Tirta Sago segera dievaluasi oleh kepala daerah secara menyeluruh.

“Nasabah sudah pasti sebanyak itu juga, bahkan bertambah. Kita belum mengetahui penyebab labanya anjlok, apakah karena biaya operasional, kebutuhan direktur, atau segala macamnya. Pada tahun sebelunnya dulu kita di DPRD setuju merubah status dan struktur PAM Tirta Sago supaya bisa berubah bukan untuk pemborosan, tapi supaya lebih maju,” katanya.

Politikus PPP itu menambahkan, laba dari PAM Tirta Sago sebagai BUMD adalah salah satu modal bagi pembangunan Kota Payakumbuh. Karena disetorkan ke kas daerah menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD), kemudian kembali ke APBD untuk dimanfaatkan dalam pembangunan kota.

“Kalau misalnya ada masalah lain terkait keuangan PAM Tirta Sago, kami bisa saja bentuk Panitia Khusus di DPRD,” tegas Edward DF.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img