24.2 C
Padang
Rabu, Januari 19, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga
S

Kategori -
- Advertisement -

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020

Setahun sekali Sungai Kampar yang eksotis melakukan kegiatan tradisi membuka ikan larangan dengan melibatkan ratusan masyarakat di daerah itu. Namun tahun ini menjadi sangat spesial karna di hadiri anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. Sabar AS dan  anggota DPRD Kab Pasaman H. Mulayadi dan Haiful Khairi (Anto Tahu) bersama rombongan dari Dinas Kehutanan Pasaman.

Tradisi membuka ikan larangan itu tepatnya dilaksanakan di jorong 5 Pertemuan, Nag Muaro Sungai Lolo, Kec Mapat Tunggul Selatan. Sebuah jorong terpencil dan paling ujung di Kabupaten Pasaman, medan dan akses jalan  yang sulit, terjal dan licin  tidak menyurutkan antusias masyarakat dari berbagai pelosok daerah di Kabupaten Pasaman juga termasuk Calon Wakil Bupati Pasaman 2021-2025 Sabar AS beserta rombongan untuk menyaksi alek dan tradisi budaya buka ikan larangan di Jorong 5 pertemuan Pasaman.

Dalam kata sambutan Sabar AS mengucapakan rasa terima kasih kepada masyarakat Pertemuan, pemuda, niniak mamak dan tokoh masyarakat  karena sudah diundang dalam kegiatan tradisi pengambilan ikan larangan serta  sekaligus membuka secara resmi dimulainya kegiatan tradisi buka ikan larangan di daerah tersebut

“Selamat bersuka ria para pecandu pembuka ikan larangan, ini kegiatan yang positif untuk mempertahankan nilai budaya dan ekonomi masyarakat. Agenda ini sangat besar mamfaatnya terutama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.”  Sebut bakal Calon Wakil Bupati Pasaman Sabar AS

Menurutnya tradisi dan budaya seperti ini patut dilestarikan, sebuah bentuk cerminan kekompakan dan persatuan masyarakat khususnya jorong pertemuan , memperat tali silaturahmi antara masyarakat serta sebuah modal persatuan untuk kemajuan daerah di Kabupaten Pasaman 

Tradisi turun temurun ini telah menjadi andil besar memupuk tali persaudaraan masyarakat serta memberikan mamfaat kepada kelompok-kelompok masyarakat di jorong Pertemuan seperti pemuda dan niniak mamak untuk mengumpulkan dana yang digunakan untuk kegiatan sosial bahkan untuk khas untuk pembangunan mesjid

Selain itu kegiatan ini juga memberikan manfaat kepada ekosistem sungai supaya terjaga dengan baik, karena tradisi ini selama setahun penuh tidak boleh seorangpun mengambil ikan di sungai baik dengan racun , menyetrum atau dengan jala sekalipun, sebelum waktu buka ikan larangan itu tiba, dampaknya ekosistem sungai terjaga dan ikan-ikan kecil tidak mati sia-sia.

“Kearifan lokal ini perlu dijaga, tradisi ini membantu menjaga ekosistem sungai serta menjaga ikan-ikan kecil tidak punah, selain itu kegaitan ini ada pariwisata didalamnya yang akan perlu kita kejar” jelas Sabar AS

Sementra itu seorang pemuda Pertemuan, Leiyu Mahyudi selaku panitia acara buka ikan larangan, saat kami Tanya apa harapan untuk kegiatan pembukaan ikan larangan tahun ini, ia menuturkan

“sebagai pemuda setempat, saya sangat menaruh harapan besar untuk kegiatan ini, alhamduliah tahun ini, kami di datangi oleh banyak tokoh-tokoh Pasaman  seperti Sabar  AS Aggota DPRD provinsi sekaligus calon Wakil Bupati Pasaman, Anggota DPRD Pasaman H Mulyadi, Haniful Khairi, sebagai wakil-wakil nrakyat  kami menaruh harapan, semoga kegiatan ini untuk memperat silaturahim, ,Memperkenalkan budaya serta tradisi kampung, serta menaruh perhatian lebih kepada kampung terpencil kami yang masih jauh dari kata sejahtera”

Acara berlangsung meriah penuh canda tawa dan kebersaman, berlomba-lomba untuk mendapatkan ikan, bahkan calon wakil Bupati Sabar AS mencoba untuk menguji kepiwaiannya dalam melempar jala ke dalam sungai. Kegiatan ini di akhiri dengan makan bersama dengan masyarakat menikmati hasil tangkapan. (Reza J)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img