23.8 C
Padang
Sunday, September 27, 2020

Dunia Soroti Kapal Selam RI yang Bikin Geger ASEAN

Indonesia membuat geger kawasan ASEAN karena menjadi satu-satunya negara yang memproduksi kapal selam. Sejumlah media asing pun menaruh perhatian pada salah satu andalan alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik Indonesia.

The Diplomat menulis Indonesia ke depan menargetkan bakal memiliki 12 kapal selam untuk kebutuhan menjaga perairan di Indonesia. Salah satu mitra dalam pembuatannya adalah Korea Selatan.

Indonesia awalnya hanya memesan tiga kapal selam dalam kesepakatan yang dicapai pada tahun 2011. Penambahan jumlah diperlukan karena negara Asia Tenggara juga secara bertahap mengembangkan kemampuannya.

Proses undocking Kasel Nagapasa Class dari Graving Dock Irian. Doc PT PAL Indonesia

Salah satu kapal selam yang dibuat di Indonesia yakni Aluguro juga tidak lepas dari perhatian. Setelah mampu menyelam hingga kedalaman sekitar 250 meter.

“Tidak mengherankan, beberapa spesifikasi tambahan diperlihatkan secara publik tentang hasil uji coba atau prospek masa depan kapal selam secara lebih umum,” tulis laman tersebut.

Meski sinar publikasi keberhasilan Indonesia dalam kapal selam mulai naik, namun kabarnya Kementerian Pertahanan bakal melakukan review ulang untuk kerjasama selanjutnya dengan Korea Selatan. Bukan karena hasil yang tidak memuaskan, melainkan karena keterbatasan dana.

“Kementerian Pertahanan Indonesia (MoD) dilaporkan sedang mempertimbangkan kembali kontrak senilai $ 900 juta dengan pembuat kapal Korea Selatan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) untuk batch kedua dari tiga tipe 209/1400 kelas Nagapasa (kelas Chang Bogo) untuk Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut,” tulisnya kembali.

Alasan utama di balik langkah Kementerian Pertahanan untuk mengevaluasi kembali kontrak tersebut adalah untuk dilaporkan mengurangi pengeluaran pertahanan di tengah ekspektasi penyusutan anggaran pertahanan di tahun-tahun mendatang. Dua sumber di Kementerian Pertahanan dan Angkatan Laut Indonesia mengonfirmasi.

Indonesia membuat geger kawasan ASEAN karena menjadi satu-satunya negara yang memproduksi kapal selam. Sejumlah media asing pun menaruh perhatian pada salah satu andalan alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik Indonesia.

The Diplomat menulis Indonesia ke depan menargetkan bakal memiliki 12 kapal selam untuk kebutuhan menjaga perairan di Indonesia. Salah satu mitra dalam pembuatannya adalah Korea Selatan.

Indonesia awalnya hanya memesan tiga kapal selam dalam kesepakatan yang dicapai pada tahun 2011. Penambahan jumlah diperlukan karena negara Asia Tenggara juga secara bertahap mengembangkan kemampuannya.

Salah satu kapal selam yang dibuat di Indonesia yakni Aluguro juga tidak lepas dari perhatian. Setelah mampu menyelam hingga kedalaman sekitar 250 meter.

“Tidak mengherankan, beberapa spesifikasi tambahan diperlihatkan secara publik tentang hasil uji coba atau prospek masa depan kapal selam secara lebih umum,” tulis laman tersebut.

Meski sinar publikasi keberhasilan Indonesia dalam kapal selam mulai naik, namun kabarnya Kementerian Pertahanan bakal melakukan review ulang untuk kerjasama selanjutnya dengan Korea Selatan. Bukan karena hasil yang tidak memuaskan, melainkan karena keterbatasan dana.

“Kementerian Pertahanan Indonesia (MoD) dilaporkan sedang mempertimbangkan kembali kontrak senilai $ 900 juta dengan pembuat kapal Korea Selatan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) untuk batch kedua dari tiga tipe 209/1400 kelas Nagapasa (kelas Chang Bogo) untuk Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut,” tulisnya kembali.

Alasan utama di balik langkah Kementerian Pertahanan untuk mengevaluasi kembali kontrak tersebut adalah untuk dilaporkan mengurangi pengeluaran pertahanan di tengah ekspektasi penyusutan anggaran pertahanan di tahun-tahun mendatang. Dua sumber di Kementerian Pertahanan dan Angkatan Laut Indonesia mengonfirmasi. (red)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Panwascam Koto VII Adakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat

Sijunjung,-Panwascam Koto VII telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pilkada Serentak Tahun 2020 terhadap Masyarakat dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten...

Pilkada Ditengah Pandemi, Bagaimana Menurut Pembaca?

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditengah pandemi banyak mendapat tanggapan dari pengamat politik maupun kesehatan masyarakat. Bahkan ada yang mengusulkan pilkada diundur sementara...

Nomor Urut Calon Gubernur Sumbar Dan Bupati Limapuluh Kota Yang Sama, Ini Komentar Ketua DPD Golkar Payakumbuh

Payakumbuh - Ketua DPD Partai Golkar Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam mengungkapkan ada hikmah baik yang dapat dilihat dari dengan...

Satlantas Polres Pessel Bagikan Masker Pada Warga dan pengendara

Pesisir Selatan,- Dalam rangka menekan penyebaran Covid-19, serta penerapan Adaptasi Kebiasan Baru ( AKB) di wilayah Hukum Polres Pesisir Selatan, Kapolres Pesisir...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Ibu Rumah Tangga dan Organisasi Perempuan Ujung Tombak Tekan Penularan Dalam Klaster Keluarga

JAKARTA - Peran serta anggota keluarga dalam satu rumah tangga dinilai sangat penting dalam mencegah penularan virus Covid-19. Dalam hal ini ibu...

H.M.Gunawan: Appraisal Sangat Menunjang Program Perbumma Adat Nusantara

JAKARTA – Dunia Usaha sekarang sangat terpengaruh oleh adanya Virus corono (covid-19), namun uniknya, Appraisal (Jasa Penilaian) justru tetap stabil, bahkan mengalami...

MPR RI Bangun Sinergitas dengan Perbumma Adat Nusantara, Angkat Program Kampung Empat Pilar

JAKARTA – Dengan telah digagasnya Perbumma (Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat) Adat Nusantara oleh KUP Suta Nusantara, Perbumma selalu menggencarkan program-programnya untuk...

Pernyataan Sikap PBNU Terhadap Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

بسم الله الرحمن الرحيم Mencermati perkembangan penanggulangan pandemi Covid-19, Nahdlatul Ulama membersamai segala ikhtiar, doa dan tawakal guna menanggulangi...
- Advertisement -