Payakumbuh – Wali Kota (Wako) Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), Riza Falepi mengatakan menyediakan penginapan yang representatif merupakan salah satu tantangan bagi pemerintah daerah itu.

“Menyediakan tempat penginapan yang representatif adalah tantangan kami pada masa yang akan datang,” kata dia di Payakumbuh Rabu.

Ia mengatakan hal itu disaat menghadiri kegiatan Tour de Singkarak 2015, yang mana etape V finis di Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah Kota Payakumbuh.

Menurutnya, selain untuk kunjungan wisata, penginapan yang layak itu juga dapat dimanfaatkan untuk iven-iven yang bertaraf internasional, salah satunya Tour de Singkarak.

Dengan demikian, kata dia, para peserta dan tamu itu dapat bermalam di Kota Payakumbuh, sehingga dampak dari kegiatan tersebut dapat lebih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar.

“Kalau mereka menginap di Payakumbuh, secara lansung akan berdampak kepada perekonomian, salah satunya usaha kuliner yang ada di daerah ini,” kata dia.

Ia mengatakan, selama ini, para peserta dan tamu itu menginap di Kota Bukittinggi dan Padang, sehingga Payakumbuh hanya sebagai tempat pelaksana kegiatan tersebut.

“Saat ini di Kota Payakumbuh ada beberapa hotel, namun belum sesuai dengan standar internasional,” kata dia.

Ia menambahkan, daerah itu ada beberapa destinasi wisata serta berbagai kesenian serta permainan anak nagari yang dapat menjadi daya tarik wisata agar mereka berkunjung ke Payakumbuh.

Sementara itu, Ketua DPRD Payakumbuh Yendri Bodra menyarankan agar tantangan itu dapat direalisasikan secepat mungkin.

Menurutnya, untuk mencapai target tersebut ada dua langkah, yakni melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau mendatangkan investor. (Ant/rfk)

loading...