25.6 C
Padang
Senin, Oktober 18, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Radio Edukasi Inovasi SMP Negeri 1 Luak Akan Pastikan Izin Mengudara
R

- Advertisement -

Limapuluh Kota, BeritaSumbar – Radio edukasi sekolah yang merupakan inovasi milik SMP Negeri 1 Luak, Kabupaten Limapuluh Kota untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi COVID-19 masih dalam tahap pengurusan izin dari Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (SFR).

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Luak, Harnieti mengatakan saat ini pihaknya telah mendapatkan surat rekomendasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk izin lainnya ke Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio masih dalam proses.

“Radio edukasi sekolah ini kami pastikan tidak ada komersilnya, ini murni hanya untuk mendukung PJJ. Meski begitu kami akan tetap memastikan izinnya,” kata dia, Senin (2/11)

Ia mengatakan inovasi radio edukasi sekolah ini memang hanya untuk mendukung PJJ karena terdapatnya beberapa kendala saat pelaksanaan PJJ via Whatsapp dan lainnya.

“Mulai dari susahnya anak mengerti pelajaran, kuota baik guru maupun siswa, permasalahan jaringan dan semacamnya, karena ini kami mulai dari jajaran sekolah yang didukung oleh komite mencoba untuk membuat inovasi radio ini,” sebutnya.

Setiap guru akan diberikan jadwal untuk dapat menerangkan atau menjelaskan materi melalui radio dengan frekuensi 107,5 FM yang diyakini telah mencapai radius 15 kilometer.

Ia mengatakan guru tetap masih menggunakan komunikasi via whatsapp atau telepon untuk mempermudah anak berkomunikasi langsung ke guru yang bersangkutan.

“Kalau apa yang diterangkan guru melalui radio ini ada yang tidak dimengerti, bisa langsung hubungi guru. Jadi guru dapat menjelaskan kembali apa yang tidak dimengerti oleh peserta didik,” kata dia didampingi Ketua Komite Sekolah Syafri.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi mengatakan inovasi yang dibuat oleh jajaran SMP N 1 Luak ini menang sangat dibutuhkan di tengah pandemi COVID-19.

“Saya berterima kasih karena jajaran sekolah dan dinas pendidikan telah melahirkan inovasi yang merupakan kontribusi positif, yang pastinya sangat dibutuhkan dalam mendukung PJJ,” kata dia didampingi Kadis Pendidikan, Indrawati.

Ia mengatakan inovasi yang dihadirkan ini tentu menjawab kekhawatiran dari banyak orang tua siswa tentang susahnya anak dalam belajar di tengah pandemi COVID-19.

“Ini jelas solusi untuk tetap memberikan yang terbaik untuk peserta didik di tengah pandemi COVID-19 ini. Sekarang baru satu sekolah ini, semoga sekolah lain juga dapat melahirkan inovasi untuk mendukung PJJ,’ ujarnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img