Kab.Sijunjung,BeritaSumbar.com,-Sijunjung sangat dikenal dari Objek Wisatanya, Seperti Geopark Silokek dan Perkampungan Adatnya. Dukungan Pemerintah Daerah mengalir untuk membangun Objek Wisata di Sijunjung. Bahkan sekarang Sijunjung sedang bejuang menjadikan Geopark Silokek sebagai Warisan Dunia. Geopark Silokek ini terintegrasi khususnya ada 5 Nagari. Silokek, Durian Gadang, Mangganti, Sumpur Kudus Selatan dan Nagari Sumpur Kudus.

Salah satu objek wisata yang terkenal dan terintegrasi dalam Geopark Silokek yaitu Ombak Palukahan. Belum ke Sijunjung, kalau belum pernah ke Ombak Palukahan. Ada bebatuan di objek wisata ini yang tersusun rapi secara alami bak serasa Bangka Belitung ke dua. Hamparan pasir putih yang luas layaknya di pesisir pantai sangat memungkinkan untuk area perkemahan dan acara lainnya. Hening dari hirup pikuk dan suara desiran ombak menimbulkan ketenangan dan kesan alaminya. Yusri, tokoh masyarakat Durian Gadang dan juga sebagai Wali Nagari terpilih sangat berkomitmen untuk memajukan pariwisata di durian gadang. Salah satunya tentu Ombak Palukahan.

“Saya akan dorong masyarakat, ninik mamak dan pemerintahan nagari untuk sama-sama berkomitmen memajukan objek wisata di Durian Gadang. Salah satunya yaitu Objek Wisata Ombak Palukahan. Insya Allah akses jalan dan fasilitas di Objek Wisata ini akan kita usahakan untuk dilengkapi. Agar Wisatawan bisa lebih mudah mengakses tempat ini”, Tanggap Yusri, Tokoh Masyarakat Durian Gadang.

Ombak Palukahan juga merupakan penghasil ikan terbesar di Sijunjung. Disinilah masyarakat setempat menangkap ikan dengan cara “malukah dan posok” (perangkap ikan). Objek ini juga sangat strategis untuk spot pancing ikan besar seperti Patin, Baung, Buan, dll. Dahulu Ombak Palukahan menghasilkan ikan sampai 1 Ton Per Hari. Tapi hari ini memang sangat jauh berkurang. Bapak Suhat, sebagai salah seorang penangkap ikan di Ombak Palukahan juga mengakui merosotnya hasil tangkapan ikan dari tahun sebelumnya.

“Dulu disini sumber ekonomi terbesar masyarakat kami. Bahkan hasilnya bisa sampai 1 Ton Per hari. Tapi hari ini hasil tangkapan kami jauh berkurang. Hanya cukup untuk pembeli beras saja”, Kata Suhat, Salah seorang Penangkap ikan di Ombak Palukahan.

Tidak hanya itu, Ombak Palukahan juga menjadi arena Arum Jeram. Bahkan tingkat kesulitan medan Arum Jeram disini mencapai Level 4. Jarang yang bisa melewati jalur ini kalau tidak punya skill tingkat tinggi. Tidak hanya itu. Ombak Palukan juga kaya akan nilai-nilai sejarah dan peradaban manusia. Tatkala dahulunya transportasi masyarakat via sungai, Ombak Palukahan merupakan tempat Transitnya kapal atau perahu.(Harbi)

loading...