Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Rabu (25/9), Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh kembali menggelar seminar al-Qur’an bersama DR. Syafruddin, M.Ag. dosen pasca sarjana UIN Imam Bonjol Padang dengan tema aktualisasi pemahaman al-Qur’an. Hadir dalam kegitan ERtersebut Walikota Payakumbuh yg diwakili oleh Devitra, S

Sos, M.Si yang sekaligus ketua Yayasan Darul Furqon Payakumbuh, Ketua STAIDA Payakumbuh, Ahmad Deski, MA, Ketua BAZNAS Kab. Lima Puluh Kota Desembri Chaniago, MA dan mahasiswa serta undangan lainnya.

Ketua STAIDA Payakumbuh, Ahmad Deski, M.A. dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan salah satu kegiatan rutin yag di lakukan STAIDA Payakumbuh dalam rangka pembukaan perkuliahan. semester ganjil ini kita mengambil tema aktualisasi pemhamana al-Qur’an sesuai dengan prodi yg kita miliki yaitu Ilmu al-Qur’an dan Tafsir serta Pendidikan Bahasa Arab. Alhamdulillah peserta seminar banyak yang hadir dari akademisi, tokoh masyarakat serta pejabat diluak limo puluah. Terimakasih atas kehadiran kita semua dan selamat mengikuti seminar pada hari ini. Jelasnya

Ketua Yayasan Darul Furqon payakumbuh Devitra S.Sos, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada ketua serta civitas akademika STAIDA Payakumbuh yang telah sukses melaksanalan seminar ini. Saya selaku ketua Yayasan sekaligus mewakili PEMKO Payakumbuh mengucapkan terimakasih kepada narasumber Bapak Dr. Syafruddin, M.Ag. yang telah berkenan hadir berbagi ilmu bersama civitas akademika dan masyarakat payakumbuh. Mudah mudahan dengan berkah al qur’an bisa membumi ditengah masyakat dan STAIDA Payakukumbuh bisa berperan untuk itu, harapnya

Narasumber DR. Syafruddin, M.Ag. sebelum menyampaikan materinya, menyampaikan pesan khusus untuk mahasiswa STAIDA Payakumbuh perumpamaan orang yg pandai membaca al-Qur’an tapi tidak mampu menafsirkan seperti org yg datang surat tengah malam dalam keadaan gelap sehingga dia tidak mampu membacanya. Maka belajar tafsir hukumnya fardhu kifayah untuk setiap nagari atau kelurahan. Kita berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi minimal satu orang disetiap nagari atau lurah untuk belajar tafsir di staida payakumbuh. Harapnya

Seminar al-Qur’an diikuti oleh semua peserta dengan sangat antusias sehingga pada sesi tanya jawab peserta banyak yang bertanya menanggapi berbagai persoalan tentang aktualisasi pemahaman al Qur’an ini.(rel)

loading...