27 C
Padang
Kamis, April 25, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Peringati HAN, Kreatifitas dan Jiwa Seni Siswa PAUD Ditingkatkan
P

Kategori -
- Advertisement -

Pariaman – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2013, Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mengadakan berbagai lomba untuk meningkatkan kreatifitas dan jiwa seni anak usia dini. Lomba ini diikuti oleh seluruh siswa dari 92 lembaga PAUD se-Kota Pariaman.

Diadakan selama dua hari tanggal 21-22 Juni 2013, bertempat di Pantai Gandoriah, Pariaman. Jenis lomba yang dipertandingkan diantaranya, lomba mewarnai gambar, gerak dan lagu serta baca ayat pendek.
Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, Jumat (21/6) pada saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kreatifitas dapat ditumbuhkan sejak usia kanak-kanak.

Lomba ini salah satu usaha Pemerintah Kota Pariaman untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak Kota Pariaman untuk mewujudkan generasi muda yang kreatif dan inovatif kedepannya.

“Kota Pariaman di masa mendatang harus bisa menjadi daerah yang maju, mempunyai daya saing, mandiri, aman dan sejahtera. Untuk mewujudkannya, tentunya kita harus mempersiapkan anak-anak yang handal dari sekarang. Selah satunya melalui lomba kreatifitas yang kita laksanakan ini” kata Mukhlis.

Menurutnya, sifat-sifat kreatif dan inovatif harus mulai ditanamkan sejak usia kanak-kanak, agar kelak generasi muda Kota Pariaman mempunyai karakter yang tangguh dan punya jati diri serta akhlak mulia, siap menghadapi tantangan masa depan sebagai penerus pembangunan Bangsa ini.

“Momentum kegiatan Hari Anak Nasional ini, jangan hanya bersifat seremonial saja, tetapi menjadi titik dolak dalam meningkatkan kepedulian kita terhadap anak untuk memenuhi hak-hak-nya, sesuai dengan amanah Undang-Undang Perlindungan Anak” ujar Mukhlis.

Pemerintah Kota Pariaman, dalam kurun waktu lima tahun ini sudah melakukan berbagai upaya dalam memenuhi hak-hak anak serta mengembangkan Pariaman sebagai Kota Layak Anak (KLA). Dengan mendorong seluruh stakeholder mengintegrasikan program kegiatan untuk memenuhi hak-hak anak.

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Pariaman ini membuahkan hasil, tahun 2012 Kota Pariaman meraih penghargaan nasional sebagai Kota Layak Anak dari Pemerintah pusat. Kedepan program KLA akan terus dikembangkan untuk memenuhi hak-hak anak. Untuk memenuhi hak-hak anak, dibidang pendidikan sudah menerapkan wajib belajar 12 tahun.

Sedangkan dibidang kesehatan Pemerintah Kota Pariaman sudah melaksanakan Program Jaminan Kesehatan Sabiduak Sadayauang (JKSS). Program berobat gratis bagi seluruh warga Kota Pariaman termasuk anak-anak Kota Pariaman.

Sementara itu Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Pria Sapta Mulya menyebutkan lomba yang dilaksanakan ini tujuannya untuk melihat sejauh mana keberhasilan para pendidik dan pengelola PAUD meimplementasikan ilmunya kepada anak-anak didiknya.

“Kita ingin melihat kreatifitas anak-anak ini, sejauh mana keberhasilan para pendidik dan pengelola PAUD memberikan pendidikan kepada murid-muridnya,” ujar Pria. (so/red)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img