25.6 C
Padang
Tuesday, October 20, 2020

Pelaku UMKM Temu Mitra Dengan BUMN dan Pengusaha Sukses

Dalam rangka memotivasi pelaku usaha kecil dam menengah kota Payakumbuh, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Payakumbuh gelar temu mitra UMKM dengan BUMN dan pengusaha sukses, Selasa (8/10). Temu ramah berlangsung pada salah satu hotel melati di Labuah Basilang Payakumbuh. Kegiatan dibuka Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindag Suhatril AK.

Kegiatan temu mitra ini dihadiri 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Payakumbuh yang bergerak dibidang usaha makanan ringan, kerajinan tangan dan tenunan serta pedagang pasar. Sementara itu, pengusaha daerah yang juga sebagai narasumber, H. Tito Idroes, PT Asri, dari BUMN PT. Angkasa Pura II diwakili Suprihandoyo serta Martin Irfan dari PT. Sucofindo, BUMN yang bergerak dibidang inspeksi, supervisi, pengkajian dan pengujian.

Temu ramah, menurut Kepala Bidang Koperasi UMKM Dinas Koperindag Betriyetti, S.PI, bertujuan, membangun komunikasi antara BUMN selaku pembina pelaku usaha mikro kecil dan menengah dengan pelaku usaha daerah. Selain itu temu mitra ini, untuk memotivasi pelaku ekonomi mikro dan kecil, agar termotivasi memperbesar usahanya. Temu ramah, dinilai, pembuka jalan dan penambah wawasan pelaku UMKM di kota ini.

Tito Idroes selaku salah satu pelaku usaha air kemasan ASRI di Payakumbuh menyampaikan, trik-triknya dalam mengelola usahanya. Dikatakan, Tito, usaha kecil harus dimulai dari angan-angan. Dengan berangan-angan dan berikhtiar menjalankan usaha, akan dapat mewujudkan mimpi menjadikan pengusaha menengah. Di samping itu diungkapkan, Tito Idroes salah satu faktor utama penunjang kemajuan usaha adalah kepercayaan dari konsumen serta penerapan sistem pembukuan keuangan yang rapi dan bersih.

Sementara itu, terkait permodalan yang masih banyak menjadi keluhan dikalangan pelaku UMKM Payakumbuh, menurut Suprihandoyo perwakilam BUMN, Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Minangkabau dan Martin Irfan dari PT. Sucofindo, memberikan solusi terkait permodalan.

Dikatakan Suprihandoyo, di Sumatera Barat terdapat 31 BUMN, dimana setiap BUMN memiliki Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) pada setiap wilayah kerjanya. Program ini bertugas dalam membantu tumbuh kembangnya usaha mikro kecil dan menengah dengan cara pemberian pinjaman modal usaha.

Terkait dengan cara peminjaman dana tersebut, Suprihandayo mengatakan pelaku UMKM Payakumbuh dapat langsung mengajukan proposal kepada salah satu BUMN di Sumatera Barat atau dapat berkoordinasi melalui dinas koperasi UMKM perindustrian dan perdagangan setempat.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Bawaslu Sijunjung Gelar Rakor Pengawasan Partisipatif

Sijunjung, Berita Sumbar--Ketua Bawaslu Kabupaten Sijunjung Hustrial Tatul, mohon maaf kepada Kepala OPD dan ASN Ranah Lansek Manih, yang berani main api,...

Tetap Konsisten Pertahankan Kampung Tangguh, Dit Pam Obvit Polda Sumbar Apresiasi Warga Kubang Gajah

Payakumbuh --- Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Sumbar Kombes Pol Agus Krisdiyanto bersama Kasubdit Wisata Ilva Siswanto mendatangi Kampung Tangguh Nusantara Perumnas...

30 Orang Terjaring Razia Prokes Di Kawasan Batang Agam

Payakumbuh --- 30 orang harus memilih diberikan sanksi kerja sosial di Kawasan batang Agam. Warga yang terkejut kedatangan Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh...

Begini Cara Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo Berdayakan Potensi Lokal

Limapuluh Kota,- Hadirnya pasangan Darman Sahladi-Maskar M Datuak Pobo untuk pemimpin Limapuluh Kota kedepan, merupakan angin segar bagi kehidupan warga setempat. Kenapa...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Pertamina Mengkaji Penghapusan Premium dan Pertalite

PT Pertamina (Persero) kini tengah mengkaji penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan (Research Octane Number/ RON) di bawah...

Krisis Ekonomi Dampak Pandemi

Jakarta – Sampai kini, ekonomi Indonesia mulai dari makro sampai moneter terus terpuruk di tengah pandemi corona, melihat kondisi Political and Public Policy Studies...

Ada Peluncuran Uang Pecahan Rp 75 Ribu Saat Hut RI Ke 75

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersama Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dikabarkan bakal meluncurkan uang pecahan Rp 75 ribu. Uang emisi 2020 itu...
- Advertisement -