25.7 C
Padang
Sunday, November 29, 2020
Beritasumbar.com

Payakumbuh Awasi Ketat Konsumsi Pangan Sehat dan Bebas Bahan Berbahaya di Masyarakat
P

Kategori -

Pentingnya mengkonsumsi pangan sehat dan bergizi bagi masyarakat, menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Payakumbuh. Bahkan Pemko mengaturnya dalam bentuk peraturan daerah yang disahkan bersama DPRD Kota Payakumbuh. Peraturan tersebut yaitu Perda No. 1 Tahun 2014 tentang Pangan Sehat dan Bebas Bahan Berbahaya. Mengingat pentingnya peraturan ini, Pemko Payakumbuh melalui Bagian Hukum melakukan sosialisasi kepada warga Payakumbuh yang dimulai dari Kantor Camat Payakumbuh Timur, Senin (13/4).

Pemko melakukan pengaturan dalam proses pengolahan, produksi, distribusi, pengawetan, dan perdagangan bahan-bahan makanan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat luas. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan produk pangan yang beredar di Kota Payakumbuh harus bebas dari penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang melebihi ambang batas dan penggunaan bahan berbahaya.

Seperti dikatakan oleh Asisten I Yoherman saat membuka sosialisasi ini, Pemko menaruh perhatian besar terhadap masalah pangan sehat ini. “Bagaimana tidak, dengan mengkonsumsi pangan yang tidak sehat dan mengandung bahan berbahaya, jumlah warga yang menderita penyakit akan terus naik terutama bagi anak-anak. Apabila masyarakat sakit, tentunya akan berimbas pada tingkat kesejahteraan. Untuk itu, demi menciptakan generasi Payakumbuh yang tumbuh sehat dan cerdas, harus dimulai dari sekarang. Kita sama-sama memberikan makanan yang sehat dan bergizi bagi mereka” ujar Yoherman.

Ditambahkan oleh Elzadaswarman, Kadis Kesehatan Kota Payakumbuh, yang merupakan salah satu narasumber dalam sosialisasi ini, jenis pangan yang diolah bersama bahan berbahaya sangat rentan dikonsumsi oleh anak-anak. Apalagi tidak diawasi oleh pemerintah, tentunya membuka jalan bagi penyakit baru untuk berkembang dan menyerang warga dan anak-anak. “Dengan Perda ini, tentunya Dinas Kesehatan bersama SKPD terkait lainnya, dapat melakukan tindakan bagi oknum-oknum yang masih mengolah bahan pangan dengan bahan berbahaya. Kita akan terus memantau dan berkoordinasi dengan masyarakat dan instansi terkait untuk terus mengawasi lingkungan kita masing-masing. Untuk itu, Pemko juga mengajak warga masyarakat untuk bisa berperan aktif dalam menghadapi masalah ini bersama-sama” kata Elzadaswarman lagi.

Oleh sebab itu, target peserta dalam sosialisasi ini adalah ibu-ibu PKK, LPM, serta masyarakat luas yang peduli dengan mengonsumsi pangan sehat. Selain sebagai ujung tombak dalam menyebarluaskan perda ini kepada masyarakat lainnya, masyarakat diminta untuk mempunyai andil dalam mengatasi masalah ini kedepannya. “Apalagi salah satu tujuan PKK yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui mengonsumsi pangan sehat dan bergizi bagi keluarga” kata Kabag Hukum Setdako, Prima Yanuarita.

Menurut Prima Yanuarita lagi, dalam Perda No. 1 Tahun 2014 tersebut juga diatur tentang batas penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) bagi produk olahan makanan, jenis-jenis bahan makanan yang berbahaya dikonsumsi, standar pengolahan pangan, sertifikasi mutu proses produksi pengolahan pangan, hingga pengawasan penggunaan BTP dan bahan berbahaya, serta sanksi hukum bagi yang melanggar peraturan ini.

“Bagi oknum masyarakat yang melanggar, dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana, dimana dapat dituntut paling lama 6 (enam) bulan kurungan penjara atau denda paling banyak Rp. 500 juta” ujar Prima Yanuarita mewanti-wanti.

Selain Elzadaswarman, sebagai narasumber dalam sosialisasi ini yaitu Hery Suroto dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh. Setelah dibuka di Kantor Camat Payakumbuh Timur, selanjutnya sosialisasi ini akan bergerak ke Kantor Camat Payakumbuh Barat yang pesertanya juga berasal dari Payakumbuh Selatan. Hari terakhir (Rabu 15/4) sosialiasi akan berlangsung di Kantor Camat Payakumbuh Utara yang juga bergabung dengan Kecamatan Latina.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tampil Di Pasar Ekraf 2020, Sanggar Kumbang Cari Harapkan Gamaik Diminati Anak Muda

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Para pemusik tuo-tuo legend (senior) dari Sanggar Gamaik Kumbang Cari asal Kota Padang yang tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020...

Erwin Yunaz Jadi Pemateri Pada Acara LKMM-TD 2020

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Sebagai pemimpin yang energik serta banyak digandrungi oleh generasi muda, Wakil Wali Kota Payakumbuh didaulat sebagai pemateri dalam kegiatan Latihan...

Pemukulan Tambua Tandai Festival Ekraf 2020 Dibuka Secara Resmi

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Setelah digelar selama 7 hari, Pasar Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2020 yang digelar di Kawasan Batang Agam, Agam Jua Art and...

Warga Digemparkan Dengan Api Menyala Di Drainase Belakang SPBU Parit Rantang

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Warga Parit Rantang Payakumbuh Barat sekitar jalan Padang tepatnya belakang SPBU pada Sabtu 28/11 pagi dibuat geger bahkan ada yang histeris....

Bumerang Microplastic Di Masa Pandemi

Oleh : Annisa Vitri, Arin Simatupang(Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Andalas, Padang) Seperti yang kita ketahui dunia...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...

Peminat KPPS Di Kecamatan VII Koto Padang Pariaman Melimpah

Padang Pariaman, beritasumbar.com -Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan VII Koto Sungai Sariak menyerahkan hasil seleksi calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh...
- Advertisement -