25.2 C
Padang
Selasa, Januari 18, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Nurhayati Subakat : Barang Bagus Harga Bersaing Kunci Sukses UMKM
N

Kategori -
- Advertisement -

Padang,BeritaSumbar.com, -Luar biasa, semoga menjadi amal jariah bagi Magek Saondoh TV yang sudah melakukan ‘Maota Lamak” dengan para pelaku usaha baik swasta maupun pemerintah. Melalui media zoom Selasa (7/12) pukul 19.30 wib. Sangat beruntung para pelaku UMKM yang bergabung dalam kegiatan maota lamak tersebut, karena mereka bertemu dan mendapatkan berbagai cara untuk tetap eksis melakukan usaha ditengah pandemic covid-19 yang entah kapan berakhirnya.

Ungkapan salud kepada MSTV juga layak diberikan karena mampu menghadirkan para pembicara yang berasal dari Sumatra Barat yang sudah bercokol di tingkat nasional, saat itu hadir Eddy Satriya Deputy Bidang Usaha Mikro Kementrian Koperasi dan UMKM, Fadli Amran Wali Kota Padang Panjang/ketua gebu minang Sumbar, Nurhayati Subakat Pendiri wardah kosmetik paragon technologi dan innovation dan Bunda Een Reffan’s Ketua UMKM Sumbar. Alhamdulillah, rasa syukur kepada Allah dan bangga sebagai orang Sumatra Barat semua naras umber ini adalah orang Minang.

Maota lamak tersebut sangat hangat sekali dengan Bahasa ibu masing-masing yang digunakan oleh masing-masing nara sumber. Fasih minangnya, padahal sangat di yakini di usia mereka yang sudah berusia diatas lima puluh tahun, bahkan ada yang di atas tujuh puluh tahunan dimana dalam keseharian mereka sudah dikepung dengan Bahasa keduanya. ternyata saat ini bahasa minangnya sangat kental. “Hujan ameh bana dikampuang urang kampuang halaman tetap dihati.

 Donny Magek Piliang sang penguasa chanel saat itu memulai maota lamak dengan meminta paparan pejabat Kementrian Koperasi dan UMKM, Eddy Satriya mengatakan bahwa pemerintah tidak berpangkutangan saat masyarakatnya berjuang menghadapi pandemic cobid-19 ini.”Pemerintah langsung eksen.” Papar Eddy.  

Eddy menambahkan bahwa pemerintah tahu bahwa pendapatan UMKM menurun drastic, oleh sebab itu pemerintah terus mendorong agar pendapatan UMKM ini terus bertambah. Banyak hal yang sudah dilakukannya diantaranya memberikan subsidi, merendahkan bunga kur dan non kur, imbal jasa, bantuan tunai usaha mikro.

Eddy menghimbau agar para pelaku UMKM bisa lebih inten berkoordinasi dengan dinas setempat untuk mendaptkan informasi tentang bantuan dari pemerintah. “Silahkan selalu berkoordinasi dengan dinas setempat agar bantuan bisa didapatkan.” Ungkap Eddy.

Wali kota Padang Panjang, Fadli Amran yang hadir saat itu menegaskan bahwa Ia selaku pimpinan daerah sangat focus membenahi UMKM agar bisa eksis walaupaun pandemic melanda seperti sekarang ini. Hal itu bisa dilakkan dengan bantuan kewirausahaan agar bisa memberikan sumbangsih untuk kemajuan ekonomi. Al;hamdulillah akhir-akhir ini para pelaku UMKM siudah mullai mengeloiat, para hotel sudah mulia penuh dan lain-lian.

Nara sumber ketiga seorang bundo kanduang yang sudah memiliki 10.00 ribu orang karyawannya. Dimana produk nya menjadi produk nomor satu di Indonesia yaitu Uni Nurhayati Subakat Pendiri wardah kosmetik paragon technologi dan innovation. Tampil bak seorang motivator saat itu mampu manjagoan harimau lalok para peserta Maota Lamak saat itu. Uni Nur sapaan akrabnya gadih Bungo Tanjung Padang Panjang saat itu memulai carito nya dengan awal merintis perusahaan ditahun 1985. Uni Nur menyampaikan perusahaan yang dimanahi Allah saat ini kepadanya berdiri diatas lahan 20 hektar. Pada awalnya hanya adalah UMKM perusahaan rumahan dengan dua orang karyawan, itupun pembantu rumah tanggannya. Uni Nur tamatan diniyah putri Padang Panjang itu sangat yakin kepada pertolongan Allah. Ia punya prinsip dagang yakni bagaimana ia bisa melahirkan produk bagus tapi harganya bersaing.”Kata kuncinya adalah barang bagus harga bersaing.” Tegasnya.

Uni Nur menceritakan bahwa awal usahanya diberi cobaan oleh Allah, yakni rumah tempat ia berusaha terbakar. Saat itu kondisinya minus. Cobaan kebakaran itu baginya lebih berat dari pada pandemi yang melanda saat ini. “Cobaan itu lebih berat dari pandemi ini.” Ungkapnya.

Dalam suasana sedih menjalani cobaan tersebut ia diberi semangat dari dirinya untu bisa menolong para aryawan. Arena niat menolong orang lain, banya juga pertolongan Allah yang ia dapatan. Sangat yain dengan nilai yang tertanam dalam eluarganya yang dijadiannya sebagai unci suses, nilai itu antara lain; 1. Ketuhanan, (setiap ada kesulitan ada kemudahan, jaga kepercayaan.) 2. Kepedulian (bermanfaat untuk oranglain.) 3. Kerendahan hati (jangan sombong,) 4. Tangguh 5. Inovasi. Dalam filsafat minangabau banya ajaran tentang inovasi ini yang didapatannya dari orang tua seperti tatumbuak biduak dibelokkan. Iduaik harus basumbek ikua lukah dan jangan tinggi pasak dari tiang.

Sementara itu, Bunda Een Reffan’s Ketua UMKM Sumbar mengajak para pelaku UMKM harus kreatif, ulet dan Tangguh.

Oleh: Ahdi Susanto

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img