25.2 C
Padang
Selasa, Januari 18, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Tim Monev LPPM Unand Kunjungi sekolah Percontohan Virtual Reality SMPN 24
T

Kategori -
- Advertisement -

Padang,BeritaSumbar.com,- Menindaklanjuti Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di SMPN 24 dan SMPN 38 berupa pelatihan dan pendampingan yang dikahiri dengan lomba dan pembuatan konten virtual reality. Rabu Pagi (8/12), tim Monitor dan Evaluasi (Monev) lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) Universitas Andalas mengunjungi lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 24 Kota Padang, tepatnya di Jl. By Pass, Lubuk Begalung Nan XX, Kec. Lubuk Begalung, Kota Padang Sumatera Barat.

Tim  Monev yang terdiri dari empat orang, dipimpin  Elita Amrina, ST., M.Eng., Ph.D disambut hangat oleh PIC (person in charger) mitra  yaitu Kepala Sekolah SMPN 24 dan sekaligus PLT Kepala Sekolah  SMPN 38 Ibu Dwifa Kesuma S.Pd . Beliau  sangat  bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada tim pengabdian Unand yang telah mau menyediakan waktu untuk melakukan pembinaan dan pendampingan agar kedua sekolah tersebut  menjadi sekolah percontohan Virtual Reality. Selama ini SMPN 24 juga telah dikenal sebagai sekolah berprestasi dengan adanya seribu anggrek dan seni budaya Minang.

Sebagaimana dijelaskan Elita , bahwa tujuan kegiatan monev ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan yang didanai oleh LPPM UNAND, dan memberikan masukan serta koreksi kepada penerima dana tentang pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan. Hasil monev yang didapatkan akan digunakan sebagai dasar acuan LPPM UNAND untuk mengevaluasi programnya secara keseluruhan.

Kegiatan monev ini dihadiri juga oleh perwakilan 4 guru peserta pembinaan.  Viro Handoko, guru matematika dari SMPN 24 dan sekaligus juara 2 lomba konten VR tempo lalu menjelakan akan kebermanfaatan VR dalam membantunya sebagai seorang guru, Menurutnya VR merupakan media pembelajaran yang sangat menarik, karena mampu seakan membawa anak didiknya ke dunia VR sehingga menimbulkan efek pembelajaran yang lebih interaktif dari pada hanya mengirimkan materi video saja. Akan tetapi Viro mengakui media ini belum sempat diujicobakan ke siswa karena sudah berada di ujung semester. Namun, rencananya  akan diimplentasikan ke  siswa pada semester genap ini, Oleh karena itu, saat ini guru-guru sedang mempersiapkan konten VR untuk semester depan. Berkat pelatihan juga, Bapak Viro Handoko mendapat undangan dari Pemkot untuk menjadi juri penilai media pembelajaran sekota Padang.

Ketua Pengabdian Masyarakat, Ns. Boby Febri Krisdianto M.Kep mengatakan pengabdian masyarakat ini akan terus berlanjut dalam pendampingan dan diharapkan dari 20 peserta dapat menularkan ilmunya ke guru-guru lain di sekolah SMPN 24 dan SMPN 38. Bahkan, Boby mempunyai visi agar banyak sekolah di Sumatera Barat belajar Virtual Reality di kedua sekolah tersebut. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya telah menggandeng Millealab , pihak wasta yang concern di bidang VR dan Pemerintah. Timnya telah melakukan audiensi dan penyelengaraan Webinar yang mengundang Gubenur Sumatera Barat dan Kepala dinas Kota Padang yang telah dilaknakan pada Bulan Oktober lalu. Timnya juga  merencanakan meluncurkan Padang Virtual Community Education di tahun 2022 nanti, kegiatan makin berkembang dengan terbentuknya komunitas dan kesinergian berbagai pihak. 

Pada kesempatan yang sama , Ibu Dwifa menekankan bahwa dirinya sangat terbuka dengan segala bentuk upgrading skill dari guru guru, karena Pendidikan harus dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman apalagi di tengah Pandemi Covid 19 ini ,dan dirinya berharap kegiatan ini akan diteruskan sampai pembuatan penelitian tindakan kelas. Beliau juga akan senang sekali jika ilmu pembuatan konten virtual reality ini, pihaknya dapat ikut  menularkannya ke sekolah lain di Sumatera Barat.

Pada Akhir kegiatan, monev ditutup dengan podcast bersama Ketua Tim Monev , Ibu Elita Amrina. Beliau mengungkapkan dirinya puas dengan kegiatan  Pengabdian masyarakat yang diketuai Pak Boby. Pengabdian Bersama timnya telah dilaksanakan dengan baik sesuai proposal dan dampaknya telah dirasakan oleh para di kedua sekolah tersebut. Kemudian Ibu Elita juga memberikan apresiasi terhadap mitra karena sangat semangat untuk mau belajar walaupun beberapa peserta guru sudah tidak muda lagi. Terakhir ketua tim pengabdian ini juga mengucapkan terimakasih  dan mengajak kepada para guru guru di SMPN 24 dan SMPN 38 agar tetap bersemangat agar nantinya banyak sekolah lain yang akan datang dan belajar mengenai Virtual Reality di sekolah ini.

.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img