24 C
Padang
Senin, Maret 1, 2021
Beritasumbar.com

Novel “Senandung Sabai” Karya Vera Yuana Angkat Budaya Minang
N

Kategori -

Jakarta – Tak salah bermimpi. Sepanjang mimpi itu baik dan bertujuan baik. Mimpi itulah yang mengantarkan Vera Yuana berhasil menulis novel “Senandung Sabai” (Cinta dan Luka) dan terbit tahun ini.

Vera mengakui bahwa novel “Senandung Sabai” (FAM Publishing, 2015) merupakan karya perdananya yang akan selalu dianggap spesial, karena lahir dari sebuah mimpi kecil dan sederhana  yang ia bangun beberapa tahun silam.

“Saya berkeinginan memiliki buku yang saya tulis sendiri dan dibaca banyak orang.  Keinginan itu selalu saya katakan pada diri sendiri tanpa henti. Awalnya saya ingin menulis buku nonfiksi berupa kisah-kisah inspiratif,  tapi justru berubah haluan menjadi novel,” kata Vera Yuana di Jakarta, Kamis (26/11).

Diakui Vera, novel “Senandung Sabai” merupakan novel sederhana dengan bahasa sederhana. Novel ini berlatar Ranah Minang karena setting cerita diambil di Kota Padang.

Menurutnya, Kota Padang sangat jarang dijadikan setting cerita dari penulis-penulis terkenal saat ini. Itu pula yang melatarbelakanginya untuk mewujudkannya.

“Sumatera Barat khususnya Kota Padang juga layak kok untuk diangkat menjadi latar sebuah cerita,” kata Vera.

Kecintaannya kepada Ranah Minang diwujudkannya dalam cerita “Senandung Sabai”. Dalam novel itu, Vera ingin memperkenalkan budaya baralek (pesta perkawinan) dan mengangkat kembali hikayat/cerita masyarakat minang “Sabai Nan Aluih” yang mungkin sudah sedikit terlupakan oleh generasi muda. Kisah yang disampaikannya dalam bentuk dialog antara ayah dan anak. Karena itu, kata Sabai sengaja diangkat sebagai judul utama dari novel ini.

Wanita berdarah Minang yang pernah menjadi Kepala Personalia merangkap Sekretaris Direksi di Harian Umum Mimbar Minang ini menceritakan kalau ia mulai mencintai tulis menulis sejak berkecimpung di surat kabar dan bergaul dengan para jurnalis. Ia merasa beruntung, lebih mengenali bakat kecilnya ini sejak di sana.

Meski tidak bisa dipungkiri kalau ketika remaja ia suka sekali menulis di buku diary tentang apa saja. Namun sayang, buku diary itu justru tak diketahui lagi keberadaannya.

“Padahal bisa saja dibukukan dalam kemasan berbeda,” lanjutnya sembari tertawa.

Novel “Senandung Sabai” bercerita tentang kisah perjalanan seorang perempuan Minang bernama Reana Sabai. Kisah yang tidak selalu manis. Ada cinta dan luka. Cinta dan luka dalam pengertian tak terbatas. Berbagai cobaan seakan tak berhenti menghujaninya mulai dari saat ia harus kehilangan sang ayah, persoalan pilihan hidup termasuk persoalan percintaan.

Yang menarik dari cerita ini justru konflik atau dendam masa lalu yang mengagetkan. Penulis sepertinya ingin menggambarkan tentang kekuatan seorang wanita yang seharusnya dimiliki perempuan-perempuan Minang.

Menurut rencana, novel ini akan diluncurkan dalam acara bedah buku dan talkshow kepenulisan di salah satu kampus terkemuka di Kota Padang. Bedah buku tersebut diprakarsai Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Sumatera Barat bekerja sama dengan FAM Unit Kampus UNP. (rel)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Dilantik Jadi Wako dan Wawako Bukittinggi, Erman Safar – Marfendi Minta Doa Masyarakat

Padang, beritasumbar.com -- Hari ini, Bukittinggi telah resmi memiliki wali kota dan wakil wali kota baru. Dilantik langsung Gubernur Sumbar, Erman Safar - Marfendi...
- Advertisement -

Penilaian Kemenpan RB, Polres Payakumbuh Sangat Baik Memberikan Pelayanan Publik

Payakumbuh, beritasumbar.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memberikan penghargaan kepada Polres Payakumbuh sebagai Pelayanan Publik Sangat Baik dalam evaluasi pelayanan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...
- Advertisement -

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

KPUD Padang Pariaman Gelar Rapat Evaluasi Pilkada 2020

Padang pariaman,BeritaSumbar.com,- Dengan telah usainya pelaksanaan pemilihan kepada daerah serentak 2020, KPUD Padang Pariaman Gelar rapat evaluasi pelaksanaan pilkada. Rapat tersebut digelar selama dua hari di salah satu hotel di Kota Bukittinggi.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

PD PII Padang Dilantik; SKB 3 Menteri Kembali Menuai Tantangan

Polemik SKB tiga Menteri kembali menuai tantangan berat dari berbagai elemen di Sumatera Barat, selain tokoh ulama dan tokoh adat; saat ini juga di...

Wako Bukittinggi Erman Safar Buktikan Janji dan Komitmennya

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Sering memang, seseorang setelah duduk di tahta yang telah didapat, bakal banyak lupa apa yang telah dijanjikan. Penyakit lupa, terkadang harus...

Dilantik Jadi Wako dan Wawako Bukittinggi, Erman Safar – Marfendi Minta Doa Masyarakat

Padang, beritasumbar.com -- Hari ini, Bukittinggi telah resmi memiliki wali kota dan wakil wali kota baru. Dilantik langsung Gubernur Sumbar, Erman Safar - Marfendi...

Presiden Jokowi Lantik Mahyeldi-Audi bersama Dua Gubernur dan Wagub lainnya, Masa Bakti Hingga 2024

Jakarta, beritasumbar.com - Presiden Joko Widodo melantik tiga pasang gubernur dan wakil gubernur terpilih pada Kamis, (25/2), dimana pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara,...

Dirujuk ke RS M Djamil, Pasien Lutut Besar Dibezuk Danlantamal Padang

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Bintang Herlambang (18), pasien lutut membesar sebesar bola kaki karena kanker stadium 4, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit M. Djamil Padang...

BNPT Angkat Novel ‘Si Doel Anak Jakarta’ Versi Original Jadi Webseries untuk Media Pendidikan Toleransi

Novel Si Doel Anak Jakarta versi original yang ditulis oleh Aman Datuk Madjoindo yang diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1932 akan dijadikan webseries oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pesan webseries tersebut lebih menitikberatkan pada kesalehan, jiwa sosial, dan toleransi anak-anak Betawi.

Lutut Membesar Sebesar Bola Kaki, Ini Penyebabnya

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Miris, rupanya lutut membesar sebesar bola kaki dialami Bintang Herlambang (18), yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi, karena...

Kecelakaan di Pendakian Kodok Palupuh, 20 Penumpang Nyaris Tewas

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Sebanyak 20 penumpang bus PO Family BA 7983 DU nyaris tewas, setelah bus hilang kendali di Simpang Pendakian Kodok, Jorong Batang...

Terlambat Laporkan SPT Tahunan, Wismar: Tak Berpenghasilan Tetap Didenda

Bukittinggi, beritasumbar.com - KPP Pratama Bukittinggi mengimbau masyarakat wajib pajak pribadi atau badan, meski tak berpenghasilan diwajibkan melaporkan SPT tahunan 2020 sebelum jatuh tempo,...

KH. T. ZULFIKAR ; Penyertaan BUMA Pasca Berakhirnya Kontrak Chevron Jadi Momentum Kebangkitan Riau

Akan segera berakhirnya kontak migas Chevron di blok rokan Provinsi Riau pada bulan Agustus 2021 nanti tengah menjadi atensi yang tinggi dari masyarakat Riau, bahwasanya dengan berakhirnya kontrak migas Chevron di blok rokan Riau merupakan sebuah momentum bagi masyarakat Riau untuk dapat bangkit melalui imbal hasil dari sumber daya alam yang besar sehingga mampu menjadi Provinsi yang lebih maju
- Advertisement -