27 C
Padang
Kamis, Oktober 28, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

NDC Unand Berkalaborasi Dengan Berbagai Pihak Untuk Pemberdayaan Masyarakan Melalui Bidang pariwisata Di Nagari Sungai Pinang
N

Kategori -
- Advertisement -

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Sungai Pinang sebagai salah satu nagari di Kawasan Wisata Bahari Nasional Mandeh terus berbenah. Hal ini tentu suatu hal yang penting bagi tumbuhnya daya ungkit perkembangan usaha pariwisata di Nagari Mandeh untuk mendongkrak peningkatan usaha ekonomi masyarakat di nagari. Seperti yang diungkapkan Wali Nagari Sungai Pinang yang baru saja terpilih Bapak Darmen S.Pd., bahwa usaha pariwisata merupakan salah satu usaha alternatif pendukung peningkatan ekonomi masyarakat, mengingat Nagari Mandeh memiliki potensi peluang usaha bidang kepariwisataan.

Nagari Sungai Pinang merupakan lokasi yang memiliki banyak sekali panorama indah dan menarik yang menjadi daya pemikat pengunjung wisata ke Kawasan Mandeh. Selain memiliki pantai yang indah dengan pasir putih dan air yang jernih juga memiliki terumbu karang yang bagus serta kawasan wisata pulau yang cantik. Sayangnya kawasan ini belum terkelola secara baik dan terencana apalagi kawasan wisata yang berwawasan lingkungan. Untuk itulah pemerintah nagari menjalin kerjasama dengan Universitas Andalas dibawah koordinasi Nagari Developmen Center (NDC) Universitas Andalas. Sebagai Tim Pengabdi ada Wahyu Pramono dan Indraddin (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) serta Faidil Tanjung (Fakultas Pertanian), mengungkapkan bahwa sedang dilakukan kegiatan peningkatan kemampuan masyarakat dan pengelola usaha pariwisata di Nagari Sungai Pinang.

Terungkap bahwa selama ini pengelolaan pariwisata di Nagari Sungai Pinang dilakukan sesuai kemauan dan kemampuan pengelola usaha pariwisata saja, sehingga tata kelola lokasi pariwisata belum memperhatikan aspek lingkungan dan tata ruang. Kalau hal itu dibiarkan tentu keindahan dan kenyamanan yang menjadi daya tarik suatu destinasi pariwista lambat laun akan hilang. Menyadari hal demikian pemerintah nagari menyusun langkah-langkah pembenahan pengelolan pariwisata dengan melakukan pemberdayaan kepada masyarakat dalam hal pengelolaan, pengembangan, dan pelestarian lingkungan di kawasan pariwisata.

Bersama Tim Pengabdian Universitas Andalas telah dirancang beberapa kegiatan antara lain: pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis), penyusunan desain tata ruang pengembangan pariwisata, dan penguatan kelompok pelestarian lingkungan di Kawasan Pariwisata Sungai Pinang. Pokdarwis dibentuk tidak saja dengan mengangkat pengurus kelompok tapi terlebih dahulu dengan melakukan aktifitas yang berkaitan dengan penumbuhan kesadaran tentang pentingnya usaha pariwisata di nagari dan pentingnya melakukan intervensi terhadap masyarakat pelaku usaha pariwisata.

Penyusunan desain tata ruang pariwisata dilakukan secara partisipatif, hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kemandirian masyarakat sebagai pelaku usaha pariwisata dan terjaminnya keberlanjutan program intervensi penguatan pelaku usaha pariwisata.

Langkah-langkah yang dilakukan adalah melakukan pengkajian masyarakat dari sisi sosial dan kelembagaan. Pengkajian menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) untuk memetakan potensi permasalahan serta solusi dalam mengatasi masalah pengembangan usaha pariwisata. Dengan dipetakannya masalah tentu dapat disusun dengan tepat langkah-langkah pemberdayaan baik di tingkat masyarakat sebagai pemangku kepentingan maupun pelaku pariwisata secara individu dan kelembagaan.

Penguatan kelompok pelestarian usaha pariwisata dilakukan melalui menjalin kerjasama dengan kelompok peduli lingkungan yang sudah ada di Sungai Pinang. Ada dua kelompok peduli lingkungan yang sudah beraktifitas di nagari tersebut, yaitu Andespin dan Yayasan Rimba.

Andespin yang dipelopori oleh David memiliki konsentrasi terhadap menjaga kerusakan terumbu karang dan pengembangan hutan mangrove. Kelompok ini pada awalnya bergerak dalam bidang selam, lalu dari aktifitas ini pemuda yang tergabung dalam aktifitas selam itu diajak berpartisipasi dalam pemeliharaan terumbu karang. Selain menjaga terumbu karang, kelompok ini juga aktif melakukan pemeliharaan hutan mangrove.

Aktifitas yang mereka lakukan adalah mengembangkan pembibitan mangrove dengan melibatkan partisipasi masyarakat terutama pemuda. Untuk memperlancar aktifitas mereka kelompok ini menjalin kerjasama dengan berbagai pihak seperti Dinas Lingkungan Hidup, PT Jasa Raharja, dan juga Lembaga Swadaya Masyarakat WARSI (Warung Informasi Konservasi).

Persiapan Penanaman Mangrove di Nagari Sungai Pinang

Yayasan Rimba selama ini juga peduli dengan kelestarian laut dan terumbu karang. Dalam menjalankan aktifitasnya kelompok ini mengajak anak-anak dan remaja sambil mendukung proses pendidikan bagi anak dan remaja.

Yayasan Rimba dalam aktifitasnya mengajak masyarakat peduli lingkungan juga sekaligus mendukung suksesnya pendidikan anak-anak setempat. Mereka mengajak anak-anak peduli dengan sampah plastik dengan cara mengumpulkan sampah plastik yang ada di sekitar pantai Nagari Sungai Pinang, lalu diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Walaupun produksi minyaknya belum begitu banyak secara ekonomi tapi nilai pembelajarannya sangat tinggi untuk anak-anak dan remaja yang terlibat. Biasanya sebelum melakukan aktifitas memilih sampah plastik dan mengolahnya dengan mesin yang dimiliki sendiri, anak-anak diajak dulu membaca buku di pustaka yang tersedia di ruang baca Yayasan Rimba. Buku yang dibaca anak berkaitan dengan mata pelajaran mereka di sekolah. Ini bertujuan menumbuhkan minat baca di kalangan anak dan remaja di nagari.

Tim Pengabdian Masyarakat NDC Unand bersama Kelompok Pecinta Lingkungan di Lokasi Pengeolahan Sampah dan Minyak

Menurut Indraddin, dalam Teori Deviasi Positif, pengembangan pembelajaran juga efektif dengan belajar kepada orang-orang yang memiliki penyimpangan positif. Munculnya dua kelompok pencinta lingkungan di Nagari Sungai Pinang tentu dapat digunakan untuk menularkan perilaku positif kepada masyarakat yang berada di Kawasan Wisata Nagari Sungai Pinang.

Dilaporkan oleh Indraddin dan Virtuous Setyaka (Dosen FISIP Unand).

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img