31 C
Padang
Jumat, Januari 22, 2021
Beritasumbar.com

Masyarakat Punggasan Linggo Sari Baganti Minta Perhatian Bupati
M

Kategori -

Pesisir Selatan – Banjir besar tanggal 3 November 2011 yang melanda daerah Pesisir Selatan benar-benar dasyat. Beberapa ruas jalan dan jembatan putus dibuatnya. Salah satunya adalah jembatan Talao Kandi di nagari Punggasan Timur, kecamatan Linggo Sari Baganti. Jembatan penghubung daerah Punggasan dengan Lubuak Buayo Air Haji itu putus dan tak bisa dilewati lagi.

Putusnya jembatan Talao Kandi sangat mengganggu kelancaran transportasi masyarakat Punggasan dan Lubuak Buayo Air Haji. Daerah yang biasanya bisa ditempuh dengan jarak 2 kilometer, kini terpaksa dilalui lewat jalan memutar ke Air Haji dengan jarak 8 kilometer lebih. “Kondisi ini sangat menggangu masyarakat,” sebut Azhari, tokoh masyarakat Punggasan di lokasi jembatan Talao Kandi, Senin (17/6) lalu.

Dikatakan Azhari, di awal putusnya jembatan tersebut, masyarakat bergotong royong membuat jembatan darurat dari bambu. “Tapi banyak masyarakat yang jatuh masuk sungai olehnya,” ujarnya sembari menyebutkan, untung saja tak ada yang terbentur ke besi bantalan jembatan lama yang masih melintang di lokasi tersebut. “Untung saja tak ada korban jiwa,” tambahnya.

Melihat kondisi seperti itu, lanjut Azhari, seorang perantau Punggasan (anggota Kostrad) di Jakarta bernama Jamaris yang kebetulan pulang kampung, langsung menggerakan masyarakat membangun jembatan darurat yang lebih bagus dari batang kelapa. “Sejak itu sudah tak ada lagi yang jatuh,” sebutnya. “Tapi untuk membawa pupuk dan hasil pertanian, masyarakat tetap harus lewat jalan memutar ke Air Haji yang jaraknya 8 kilometer lebih,” tegasnya.

Azhari bersama tokoh masyarakat Aziz berharap Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan segera membangun kembali jembatan tersebut. “Karena kondisinya sangat menyusahkan masyarakat,” ujar Aziz sembari berharap ada perhatian khusus dan lebih serius dari Bupati Nasrul Abit. “Pak Bupati NA (Bupati Nasrul Abit-red), bilo jambatan kami ka bapaelokan, pak….?,” ujar kedua tokoh masyarakat Punggasan itu menyampaikan pesan kepada Bupati Nasrul Abit.

Masih Menuggu Dana dari BNPB

Walinagari Punggasan Timur, Syafrijal yang ditemui di kantornya menyebutkan, pihaknya sudah berulang kali mendesak Dinas PU Kabupaten Pesisir Selatan untuk segera membangun kembali jembatan Talao Kandi tersebut.

“Setiap ada urusan ke Painan, selalu saya sempatkan menanyakannya ke Dinas PU, tapi belum ada kepastian kapan akan dibangun kembali,” ujarnya. “Kata orang Dinas PU, itu menunggu dana bencana alam dari pusat,” tambahnya.

Ditambahkan Syafrijal, di Punggasan Timur ada dua jembatan lagi yang juga dalam kondisi rusak berat. “Jembatan Koto Langang yang menghubungkan nagari Punggasan Timur dangan Punggasan (nagari induk) juga dalam kondisi rusak berat,” ujarnya sembari menjelaskan, pondasi dan lonengnya retak akibat gemba 2007 dan 2009 lalu. “Kini lantainya yang dari kayu juga sudah banyak yang patah karena sudah lapuk,” tambahnya.

“Jembatan gantung Talatau Lubuak Ulu juga rusak,” lanjut Syafrijal sembari menjelaskan, jembatan ini rusak akibat banjir besar akhir tahun 2011 lalu. “Pondasinya ambruk, dan sling penahan lantainya putus,” ujarnya. “Kini sudah diperbaiki oleh masyarakat, tapi itu perlu diperbaiki lagi secara permanen supaya lebih aman,” tambahnya sembari berharap Pemkab Pessel segera memperbaiki ketiga jembatan tersebut.

Camat Linggo Sari Baganti, Nuzirwan N, MT yang dikonformasi via ponselnya mengatakan, pembangunan kembali jembatan Talao Kandi sudah masuk dalan anggaran tahun 2013. “Itu dibangun tahun ini,” ujarnya seraya menyebutkan, dana pembangunan jembatan tersebut masuk dalam DAK (dana alokasi khusus) tahun 20013 senilai Rp850 juta. “Tapi kapan akan dimulai, kita belum dapat kepastian dari Dinas PU,” ujarnya lagi.

Di kesempatan terpisah, Daswito, ST, Kabid Bina Marga Dinas PU Kabupaten Pesisir Selatan yang dikonfirmasi via ponselnya, Jumat (21/6) mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan jembatan Talao Kandi akan dibangun kembali.

“Kita sedang menunggu dana dari BNPB (Badan Nasional Penangguilangan Bencana-red),” ujarnya. “Itu sudah kita usulkan bersama jembatan dan jalan yang rusak oleh gempa dan bencana alam lainnya,” tambahnya.
“Karena sudah dimasukan ke program bencana alam BNPB, makanya kita tidak menganggarkannya lagi di APBD Pesisir Selatan,” ujar Daswito lagi.

“Namun hingga kini kita belum mendapat kepastian kapan dana tersebut turun,” tambahnya sembari berjanji akan terus mendesak BNPB supaya segera menurunkan dana bencana alam ke Pesisir Selatan. “Masyarakat harus bersabar, karena APBD kita sangat terbatas,” pungkasnya. (red/so)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Bantuan Randang Siap Saji Dari Pemko Kepada Yayasan Cahaya Islam Yang Alami Musibah Kebakaran

Pemerintah Kota Payakumbuh memberikan bantuan berupa randang kepada Pondok Pesantren Cahaya Islam yang dilanda musibah. Asrama putri ponpes yang berada di Kawasan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate itu ludes dilahap si jago merah, Sabtu (16/1) dini hari.
- Advertisement -

Berpasangan Dengan YB Dt Parmato Alam, Wawako Kalahkan Dirut Perumda Tirta Sago Di Nusa Bersinar Cup

Wakil Wali Kota Payakumbuh memenangkan pertandingan eksekutif saat pembukaan turnamen Nusa Bersinar Cup 2020 di lapangan PB. Nusa Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Sabtu (16/01) malam.

Sopir 2 Dan Kernet Bus ALS Dibekuk Jajaran Polres Sijunjung

Jajaran Satreskrim Polres Sinjujung akhirnya berhasil ungkap kasus kematian salah seorang warga Tanjuang Gadang beberapa hari Lalu. Dua orang Pelaku pembunuh OK (40) berhasil dibekuk. Sementara dua lainnya masih masuk daftar pencarian orang.
- Advertisement -

Buntut Tertangkapnya Pembunuh OK, Warga Tanjung Gadang Datangi Mapolres

Buntut dari penangkapan tersangka pembunuhan Ok, Warga Nagari Tanjung Gadang mendatangi Mapolres Sijunjung, Rabu (20/1).

Berpasangan Dengan YB Dt Parmato Alam, Wawako Kalahkan Dirut Perumda Tirta Sago Di Nusa Bersinar Cup

Wakil Wali Kota Payakumbuh memenangkan pertandingan eksekutif saat pembukaan turnamen Nusa Bersinar Cup 2020 di lapangan PB. Nusa Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Sabtu (16/01) malam.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Lima Kantor Hukum Ajukan Diri Mewakili KPU Lima Puluh Kota di Sidang MK

Tanjung Pati, beritasumbar.com - Menhhadapi sidang persengketaan hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Kostitusi, lima kantor hukum mengajukan proposal untuk mewakil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten...

Sidang Di Lokasi Perkara, PN Batusangkar Periksa Objek Sengketa

Tanah Datar, beritasumbar.com - Guna menentukan dan pemeriksaan Objek sengketa,Pengadilan Negeri Batusangkar melakukan sidang di lahan perkara yang terletak di Pinggang Bukik Gunung Seribu...

77 Pejabat Baru Dilantik, Ini Tuntutan Wako Padang Panjang

Padang Panjang, beritasumbar.com - Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano melantik 77 pejabat struktural daerah itu di Hall Lantai III...

Disnakerin Payakumbuh: 51 Paket Pelatihan Akan Diselenggarakan Pada 2021

Payakumbuh, beritasumbar.com- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh, mengemukakan pada tahun 2021 akan  ada 51 pelatihan keterampilan dari berbagai bidang yang akan...

Polres Payakumbuh Rekonstruksi Pembunuhan Di Situjuah, 40 Adegan Diperagakan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat melakukan rekonstruksi peristiwa pembunuhan di Jorong Bumbuang, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota yang terjadi saat hari H...

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Bantuan Covid- 19 Untuk TPA Tidak Transparan, Pengurus Dilaporkan Ke Polisi

Tanah Datar, beritasumbar.com- Diduga dana bantuan Covid-19 Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Surau Annur, Jorong Tanjung Tengah, Nagari Tanjung Bonai,Kecamatan Lintau Buo Utara tidak transparan,...

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...
- Advertisement -