25 C
Padang
Jumat, Januari 21, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Lamposi Kembali Menjadi Tiga Nagari
L

Kategori -
- Advertisement -

Tanggal 24 Desember 2013, menjadi tanggal yang penting bagi masyarakat Lamposi Tigo Nagori. Bagaimana tidak, pada tanggal ini, rapat paripurna yang digelar oleh Ninik Mamak, Anak Nagari, serta Bundo Kanduang Nagari Lamposi. Mereka sepakat untuk mengembalikan sejarah daerah Lamposi Tigo Nagori. Tiga nagari yang dulunya digabung pada masa penjajahan kolonial Belanda menjadi nagari Lamposi, kembali di mekarkan. Nagari Lamposi dihapuskan, menjadi Nagari Sungai Durian Lamposi, Nagari Parambahan Lamposi, serta Nagari Koto Panjang Lamposi.

Ketiga Nagari ini dikukuhkan dalam sidang adat yang bertempat di Aula Kantor Camat Lamposi Tigo Nagori. Pengukuhan ketiga nagari ini tertuang dalam naskah pengukuhan dan Pelewaan yang dikeluarkan oleh LKAAM Payakumbuh. Acara pengukuhan 3 nagari ini, juga sekaligus memperingati HUT ke 5 kecamatan Lamposi Tigo Nagori sejak dimekarkan dari kecamatan Payakumbuh Utara, pada tahun 2008 yang lalu.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wakil Walikota Payakumbuh, H. Suwandel Mukhtar, dalam pandangannya menyampaikan, Pemko menyambut baik keputusan ninik mamak dan anak nagari Lamposi ini. Pemekaran dan pelewaan kembali nagari Lamposi ini, merupakan tonggak sejarah bagi generasi Lamposi mendatang. “Sehingga, anak kemenakan nantinya, juga menyadari bahwa masing-masing nagari memiliki sejarah yang panjang” ujar Wawako.

Ditambahkan, pemekaran Nagari ini diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi anak kemenakan. Permasalahan adat dimasing-masing nagari bisa diselesaikan dengan lebih mudah. Selain itu, masing-masing nagari juga bisa setara dengan 7 nagari lainnya yang ada di Kota Payakumbuh.

“Pemekaran dan pelewaan kembali Nagori ini, diharapkan menjadi awal yang baik bagi anak kemenakan. Bukan mengedepankan kepentingan-kepentingan pribadi. Seperti kata pepatah, Duduak samo rondah, togak samo tinggi” kata Wawako lagi.

Dilain pihak, Ketua DPRD Payakumbuh, Wilman Singkuan yang turut hadir, juga mengapresiasi pemekaran dan pelewaan nagari ini. “Diharapkan, pemekaran dan pelewaan kembali nagori Lamposi ini menjadi trend positif bagi masing-masing nagari. Ketiga Nagari yang baru, juga diharapkan bisa menjalin kerjasama yang baik dengan Pemerintah. Saciok Bak Ayam, Sadanciang Bak Basi” ujar Wilman.

“Jika dilihat dari sejarah daerah Lamposi ini, ketiga nagari yang digabung tersebut merupakan nagari yang berbeda. Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lamposi tidak bisa mencampuri urusan adat masing-masing nagari, karena nagari mempunyai ninik mamak serta kepala adat yang berbeda-beda. Hal inilah yang menjadi latar belakang, kenapa Nagari Lamposi di pecah kembali menjadi 3 nagari asalnya” ujar ketua LKAAM Payakumbuh, Indra Zahur Dt. Rajo Si Marajo.

YK Dt. Patiah Baringek, salah seorang pemuka adat dari nagari Koto Panjang Lamposi mengungkapkan, perjuangan untuk melewakan kembali Nagari Lamposi ini telah dimulai sejak tahun yang lalu. Ditandai dengan Musyawarah Nagari, tanggal 5 Desember 2013, yang menghasilkan surat Kesepakatan Bersama yang ditandatangani oleh ninik mamak ketiga nagari.

“Masing-masing nagari juga telah bermusyawarah. Kami semua, bersepakat untuk melewakan kembali Nagari Lamposi menjadi 3 Nagari asalnya. Kalau tidak ada aral melintang, hari Kamis (26/12) mendatang, masing-masing ketua KAN dari masing-masing nagari akan dilantik oleh Walikota Payakumbuh, Riza Falepi Dt. Rajo Ka Ompek Suku” katanya.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img