spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Korupsi, Wako Riza Falepi Siap Dihukum
K

Kategori -
- Advertisement -

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi Datuak Rajo Ka-Ampek Suku menyatakan siap dihukum bila melakukan tindak pidana korupsi. Pernyataan itu disampaikan Riza saat menjadi bintang tamu dalam acara variety show Hitam Putih yang ditayangkan secara langsung dari studio Trans7, Selasa (17/2) malam.

Dalam acara yang dipandu mentalis sekaligus pesulap keturunan Tiongkok, Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo atau lebih dikenal sebagai Deddy Corbuzier tersebut, Riza Falepi mengenakan batik cokelat, terlihat sedikit nervous.

Mungkin karena dipicu faktor kelelahan, karena sehari sebelum wawancara, mantan anggota DPD-RI itu masih di Payakumbuh menghadiri sejumlah agenda daerah.

Selain terlihat sedikit nervous, Riza yang diwawancarai Deddy Corbuzier bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan anggota DPR-RI dari Partai Demokrat Nurul Qomar, nampak tak seperti biasanya.

Ide-ide mengejutkan yang sering mencuat saat berdiskusi dengan Riza, tidak muncul pada malam itu. Mungkin ini juga dipicu durasi wawancara yang terlalu singkat. Walau terlihat sedikit nervous, bukan berarti Riza Falepi gagal menguasai panggung Hitam Putih pada malam itu.

Di pengujung wawancaranya dengan Deddy Corbuzier, Riza sempat mencuri perhatian dan tepuk-tangan penonton studio Trans7 dengan pernyataan yang cukup menyindir.

Waktu itu, Deddy meminta pendapat Riza Falepi dan Ganjar Pranowo, soal banyaknya pejabat-pejabat di negeri ini yang melakukan tindak pidana korupsi, sehingga membuat kepercayaan rakyat terhadap pemerintah menurun.

“Saya pernah wawancara dengan Pak Abraham Samad. Dia bilang, kalau korupsi siap ditembak. Bagaimana dengan bapak berdua,” tanya Deddy. Ganjar yang mendapat kesempatan menjawab duluan menyebut, negeri ini sudah memiliki undang-undang soal korupsi. ”Kita mengacu ke undang-undang itu saja,” kata Ganjar.

Saya sependapat dengan Pak Ganjar. Tapi saya tentu tak ingin dihukum karena korupsi. Saya juga melihat, sistem penegakan hukum kita harus dibenahi secara sistemik. Karena buat apa menyatakan siap dihukum, tapi kenyataannya enggak,” kata Riza disambut gelak tawa.

Sebelum mendapat pertanyaan soal korupsi, Riza Falepi dan Ganjar Pranowo juga ditanyai Deddy Corbuzier soal cara mereka dalam menjaga kepercayaan publik dan membangun komunikasi dengan konsituen.

Terkait hal ini, Ganjar mengaku, membangun kepercayaan publik dengan melibatkan mereka mengawal proses pembangunan. Caranya, dengan memberdayakan media atau jejaring sosial, seperti Twitter.

”SKPD saya suruh bikin akun Twitter. Saya juga kelola Twitter saya sendiri. Dengan ini, kita bisa komunikasi dengan warga. Terakhir, kami bikin gerakan Jawa Tengah Tanpa Lobang. Lewat gerakan ini, saya ajak warga memantau jalan-jalan berlobang, dengan meng-upload di Twitter. Nanti, saya teruskan ke Dinas PU untuk diperbaiki. Kalau sudah diperbaiki, Dinas PU foto balik lagi,” kata Ganjar yang pernah berkunjung ke BPTU Limapuluh Kota.

Berbeda dengan Ganjar, Riza Falepi justru mengaku tidak terlalu memberdayakan media sosial.

”Pernah saya coba, tapi tidak terlalu efektif. Sebab orang Padang, jago bersilat lidah. Makanya, saya lebih memilih bertemu langsung. Kepada satpam (Satpol PP) yang jaga rumah dinas saya bilang, siapa saja yang datang, asalkan tak mabuk, suruh masuk,” kata Riza.

Putra Nagari Koto Nan Gadang itu juga sempat menceritakan proses ia menjadi wali kota di Payakumbuh.

“Saya menjadi wali kota setelah diminta orang kampung. Karena belum pernah sejarahnya orang kampung saya menjadi wali kota. Untuk itu, saya yang sebelumnya menjadi anggota DPD-RI maju jadi wali kota,” ujarnya.

Tidak sekadar berbagai pengalaman menjadi wali kota, dalam acara Hitam Putih Riza Falepi juga ditanyai Deddy Corbuzier soal potensi pertanian Payakumbuh, termasuk soal produksi padi yang diklaim sudah 8 ton/hektare.

Sebelumnya, Riza dan Ganjar Pranowo sempat diwawancarai tentang keseharian mereka, oleh seorang anak yang menjadi Bintang Ceria Hitam Putih.

 

Sumber
 Wartawan : Fajar Rilah Vesky - Padang Ekspres
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img