23 C
Padang
Selasa, Januari 19, 2021
Beritasumbar.com

Ketidakhadiran Ali Mukhni Di Panggung Publik Merupakan Bentuk Ketidaksiapan Dan Kegagapan Memimpin Sumbar
K

Kategori -

Rabu malam 14 Oktober 2020 Padang TV mengadakan acara debat dengen tema Adu Strategi Pengembangkan BUMD dengan mengundang semua kandidat calon wakil gubernur yang akan berlaga pada kontestasi Pilgub Sumbar 2020. Punggung publik seperti ini sangat perlu diapresiasi karena dari sinilah masyarakat bisa mengetahui kualitas kepala daerah yang akan memimpin Sumbar lima tahun kedepan. Baik itu dari segi ide, gagasan, pemikiran serta program-program kerja yang akan dihadirkan untuk masyarakat Sumbar. Dan dengan panggung publik seperti ini, bisa langsung menakar mental calon pemimpin beradu gagasan dengan panelis maupun antar satu kandidat dengan kandidat lainnya.

Dengan kemudahan teknologi, acara ini sangat bisa langsung dilihat melalui live streaming kanal youtube Padang TV. Dapat dibayangkan ribuan mata melihat acara yang hanya berlangsung 2 jam saja. Sehingga punggung publik ini bisa dikatakan sebagai media yang sangat efektif mengkampanyekan diri dimasa pandemi. Sangat beruntung sekali jika kandidat bisa tampil dengan performa terbaik meyakinkan masyarakat.

Debat malam tadi merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat baik yang ada di Sumbar maupun luar Sumbar. Apalagi ini merupakan debat pertama yang disiarkan langsung oleh televisi daerah dengan mengangkat sebuah topik penting dengan menyeret calon wakil gubernur ke ranah publik. Masyarakat tidak lagi melihat campaign kandididat melalui spanduk, media sosial bahkan slogan yang disebar, dikarenakan hal ini sudah biasa. Akan tetapi kandidat ditarik ke ranah publik melalui siaran langsung media televisi daerah secara bersamaan merupakan hal yang luar biasa.

Cawagub Ali Mukhni Tidak Hadir

Acara Debat malam tadi yang diadakan Padang TV sangat direspon baik oleh Indra Catri, Genius Umar dan Audy Joinaldy. Mereka sangat kooperatif dengan undangan tersebut. Buktinya mereka hadir. Akan tetapi tidak untuk Ali Mukhni cawagub nomor urut satu yang berasangan dengan Mulyadi. Ali Mukhni memilih untuk berada di daerah, sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh Nashrian Bahzein moderator acara bahwa Ali Mukhni tidak bisa hadir dikarenakan sedang berada di daerah Lubuk Sikaping.

Perlu diketahui acara debat ini, undanganya sudah disampaikan sebelum acara diselenggarakan. Artinya ada space waktu untuk bisa mengatur jadwal atau me-reschedule jadwal agar bisa hadir di acara debat ini. Jika kandidat memiliki jiwa kooperatif, walaupun sudah ada jadwal tentu akan meluangkan waktu untuk hadir. Karena ini punya nilai dan arti tersendiri bagi masyarakat.

Dengan sikap Ali Mukhni tidak hadir, tentu menimbulkan berbagai macam spekulasi di tengah-tengah masyarakat. Jika alasanya ada kunjungan ke daerah, apakah kandidat lain tidak memiliki aktivitas yang sama?. Audy Joinaldy misalnya, berani meng-cancel acara di Solok Selatan yang sudah dijadwalkan jauh hari dan itu tidak hanya satu titik, akan tetapi ada  tujuh belas titik kunjungan yang dibatalkan demi hadir di depan publik menyampaikan pemikiran, adu gagasan dan program dengan kandidat lain.

Kalaupun tidak bisa hadir, harusnya Ali Mukhni bisa mencari alternatif lain agar sosok dan pemikiranya tetap hadir diacara debat semalam. Misalkan dengan video conference atau via telepon conference. Sungguhpun tidak bisa dikarenakan akses signal internet dan telepon tidak memadai didaerah, setidaknya ada perwakilan yang ditunjuk untuk bisa hadir mewakili. Apakah itu dengan mendelegasikanya ke perwakilan tim sukses sesuai dengan kompetensi yang dimiliki di bidang BUMD atau bisa langsung mendatangkan tandemnya Mulyadi calon gubernur. Hal tersebut lebih terhormat dibandingkan tidak datang dan tidak mendatangkan pewakilan sama sekali.

Disisi lain timbul pertanyaan, apakah Ali Mukhni tidak siap untuk beradu gagasan, ide dan pemikiran dengan kandidat lain di panggung publik?. Dengan pengalaman sebagai Bupati Padang Pariaman dua periode seharusnya pertanya tersebut terjawab. Akan tetapi dengan ketidak hadirnya tadi malam, spekulasi masyarakat makin kuat bahwa Ali Mukhni tidak percaya diri tampil ke publik disandingkan dengan kandidat lain walaupun mempunyai pengalaman.

Hal ini sangat berbeda dengan Audy Joinaldy yang belum punya pengalaman jabatan politik akan tetapi tetap kooperatif hadir dan menyampaikan gagasan pemikiran serta narasinya. Hal hasil anak muda millenial ini mampu menyampaikan pemikiranya begitu sistematis,  terstruktur, dan terukur dengan topik yang diangkat. Walaupun berhadapan dengan kandidat yang sudah menjadi walikota dan bupati sekalipun.

Sebuah kata bijak mengatakan ketidakhadiran calon pemimpin di depan publik dalam rangka adu gagasan, ide dan pemikiran dengan berbagai alasan yang tidak begitu urgent, sudah menandakan  ketidaksiapan dan kegagapan dalam berkompetisi.

Panggung publik ini sangat penting, dan punya arti tersendiri bagi masyarakat. Apalagi semua kandidat dihadirkan di waktu dan tempat yang sama untuk adu gagasan. Sehingga bisa meyakinkan masyarakat siapa kandidat yang pantas dan berkualitas memimpin Sumbar lima tahun kedepan.

Oleh Reido Deskumar

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Riza Falepi : JK Pensiun, Saya dan Wartawan Merasa Kehilangan

Rapat Koordinasi Pemko Payakumbuh di awal tahun 2021 terasa berbeda. Karena juga ada momen perpisahan dengan pejabat yang memasuki purna tugas atau pensiun di Kafe Agam Jua, Kawasan Batang Agam, Rabu (13/1).
- Advertisement -

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Enam Penambang Emas Tertimbun Longsor Di Solok Selatan, Dua Meninggal

Padang Aro, beritasumbar.com - Akibat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir, sebanyak enam orang penambang emas asal Jawa Tengah tertimbun longsor di...
- Advertisement -

Dengan Dana CSR, PT HKI Bantu Perbaikan Jalan Di Lareh Sago Halaban

Upaya keras dan perjuangan masyarakat Lasahan untuk perbaikan infrastruktur jalan utama di Kecamatan Lareh Sago Halaban yang menghubungkan Payakumbuh-Tanah Datar ini akhirnya berbuah manis dan segera terwujud, setelah sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda mengadakan perbahasan final yang bertempat di ruangan Kantor Camat Lareh Sago Halaban pada Rabu (13/01) siang.

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.

Melahirkan Kepercayaan Masyarakat Untuk di Vaksinasi

Untuk lahirkan Kepercayaan Masyarakat Pada Vaksin Covid-19 pemerintah perlu lebih transparan soal vaksin Covid-19, terutama pada aspek keamanan dan biaya.

Waspadai ! Perbudakan Intelektual dibalik Akreditasi Perguruan Tiggi

Perguruan Tinggi / Kampus adalah salah satu wadah pendidikan yang sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban bangsa dengan mencetak para intelektual yang berkualitas. Melalui keilmuan yang dimilikinya mereka akan terjun kemasyarakat untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi.

Menkes: Bantu para Tenaga Medis dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya keras pemerintah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di sisi hilir tidak akan lengkap bila tanpa dibarengi dengan upaya di sisi hulu atau pencegahan. Maka itu, kesadaran seluruh pihak untuk melakukan upaya proaktif mencegah penyebaran Covid-19 amat diharapkan.

Keuntungan Berbisnis Kotoran

Mungkin agak tekesan jorok istilah keuntungan berbisnis kotoran ini kita dengar. Tapi hal ini sangat membantu meningkatkan ekonomi para petani. Kotoran disini yang dimaksud adalah kotoran binatang ternak seperti sapi, kambing, kerbau atau lainnya yang banyak di pelihara masyarakat.

Universitas Bung Hatta Padang Tekan MoU dengan Yayasan Madani

Kamis 17 Desember 2020, bertempat di ruang Rektorat Universitas Bung Hatta Padang telah ditanda tangani kesepakatan atau MOU antara universitas Bung Hatta Padang dengan Yayasan Madani yang mempelopori gerakan Kembalikan Marwah Minangkabau.

Politik Dinasti dan Gerbang Meritokrasi

Bagi banyak individual, tata aturan kekerabatan tidaklah secara teoritis mengesampingkan aturan politik. Menurut definisi morgan terdahulu, kekerabatan megatur keadaan socitas dan yang kedua mengatur civitas. Atau menggunakan terminologi yang sering digunakan sekarang ini yang pertama merujuk pada struktur-struktur respositas dan kedua merujuk pada dikotomi yang jelas.

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih - Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Corona sudah menjadi beban dunia sejak pertama kalinya China melaporkan adanya penyakit...

Budidaya Sri Rejeki, Pilihan Bisnis Santai Namun Menjanjikan Saat Pandemi

Oleh: Iga Permata Hany & Jelita Putri Adisti Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan ibu-ibu saat ini, siapa lagi kalau...

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian orang di belahan bumi utara menghabiskan...
- Advertisement -