25.9 C
Padang
Rabu, Januari 26, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kawa Naik Daun Terima Kujungan Tim Penilai Pemuda Pelopor Provinsi Sumatera Barat
K

Kategori -
- Advertisement -

Limapuluh Kota_ Beritasumbar.com _ Pada tahun 2021 ini, Kawa Naik Daun dipercaya sebagai peserta lomba Pemuda Pelopor tingkat provinsi Sumatera Barat, mewakili Kabupaten Limapuluh Kota, menerima kunjungan dari tim penilai lomba Pemuda Pelopor tingkat Sumbar Pada Selasa 27/07. Bertempat dikediaman M.Hadid Qosim.ST sekaligus rumah produksi Kawa Naik Daun, Padang Ambacang Situjuh Limo Nagari Kab. Limapuluh kota.

Rombongan tersebut diterima langsung oleh Bupati Limapuluh Kota dalam hal ini diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian Fitma Indrayani, SH, didampingi Camat Situjuah Limo Nagari Bapak Rahmat Hidayat beserta jajarannya, Kabid Pemuda Sakiman, juga dihadiri Kapolsek, Koramil dan pemuka masyarakat Situjuh.

Dalam Sambutan Fitma Indrayani Mengucapkan Kesannya Luar Biasa, karena pada tahun ini Lima puluh Kota masih dipercaya untuk ke empat kalinya menjadi kontestan di ajang Pemuda Pelopor tingkat Provinsi Sumbar bidang pangan, yang terpilih pada tahun ini yaitu M.Hadid Qosim. ST dengan produknya Minuman Tradisional Kawa Daun.
“Kita berharap mudah-mudahan pada tahun ini kita bisa masuk pada tingkat nasional. “Harapnya.

Kawa daun adalah jenis minuman tradisional Minangkabau yang sudah ada sejak jaman penjajahan, bahkan ada berbagai versi mengatakan kawa daun sudah dikonsumsi oleh orang Minangkabau jauh sebelum VOC melakukan tanam paksa di negeri kita.

Melalui inovasi yang saat ini dikembangkan oleh M.Hadid Qasim yang akrap disapa Hadid, Kawa daun yang dulunya cuma dianggap minuman kelas bawah, sekarang sudah berevolusi menjadi minuman yang berkelas, yang bisa dinikmati oleh kaum muda milenial.

Lihat saja, berbagai varian dan dikemas dengan sangat menarik, Botolan siap saji dengan beraneka rasa, Dripbag, Celup, Bubuk, sebagian sudah tersedia dibeberapa pusat oleh-oleh di Payakumbuh, Bukittinggi dan Bandar Udara International Minangkabau, bahkan ada yang disajikan dalam bentuk Latteart layaknya di kefe-kafe.

“Usaha saya yang telah berdiri satu tahun ini memang tidak berjalan dengan lancar, tapi Alhamdullilah perlahan produk kawa daun kita sudah mulai diterima oleh masyarakat, semua tidak terlepas suport juga dukungan dari Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota serta kawan-kawan komunitas penggiat kopi Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota Bangkel Kopi Uda Parjock, Kopi LULI serta Mak Toigh juga kawan komunitas di media sosial sebagai media promosi.” Terang Hadid.

Lili Ahmadin, Kabid UPTD Logam Provinsi Sumbar, yang juga salah seorang juri pada lomba ini, sangat terkesan dengan usaha yang sedang dijalankan Hadid, dari semula minuman yang hanya dianggap sebagai minuman kelas bawah, dan sekarang melalui usaha kreatif Hadid sudah bisa dijadikan sajian kaum minelial.

Kepada Hadid Lili berpesan, “Pemuda Pelopor jangan takut untuk berbagi pengetahuan, Pemuda Pelopor diharapkan menjadi pemacu dalam pembangunan pemuda khususnya dalam aspek peningkatan kapasitas sumber daya manusia, diharapkan dapat mengurangi permasalahan pemuda, serta mampu mendorong peran pemuda dalam masyarakat yakni pemuda sebagai kekuatan moral, sebagai control sosial didalam masyarakat.” Ucapnya. (j.a)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img