24.5 C
Padang
Tuesday, November 24, 2020
Beritasumbar.com

KAMPUS INKLUSIF
K

Kategori -

BeritaSumbar.com,- Fenomena Dosen menggendong bayi, anak dari salah satu mahasiswanya telah berulangkali viral di media sosial. Kejadian di Indonesia ketika Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengajar di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta juga melakukannya, bukanlah yang pertama kali di dunia. Termasuk pengakuan seorang Kawan Dosen yang pernah kuliah di Amerika Serikat, menceritakan tentang Profesornya yang dengan santai bercanda dengan anak salah seorang mahasiswanya di kelas.

Namun, fenomena tersebut seharusnya bukanlah peristiwa istimewa yang hanya terjadi di beberapa kampus di beberapa negara. Seharusnya fenomena tersebut menjadi peristiwa keseharian yang bisa dan biasa saja terjadi di manapun. Faktanya, selalu terjadi disparitas kebijaksanaan dan perbedaan pandangan terhadap kasus-kasus tersebut.

Alih-alih menerima fenomena tersebut sebagai peristiwa yang lumrah terjadi, justru tidak jarang terjadi resistensi bahkan oleh para Dosen yang juga seorang ibu. Bagi mereka hal tersebut bisa mengganggu proses belajar mengajar (PBM) di dalam kelas, di laboratorium, dan di manapun dalam perkuliahan.

Harus diakui bahwa memang kampus-kampus kita di Indonesia, termasuk Universitas Andalas (Unand) kurang sensitif dan ramah pada setiap perbedaan dan keadaan civitas akademiknya. Termasuk kepada balita, anak-anak, dan ibu-ibu yang sedang hamil, menyusui, dan mengasuh anak-anak mereka sebagai Dosen, Mahasiswa, maupun Tenaga Kependidikan.

Para ibu yang Dosen atau Mahasiswa, mungkin juga Tenaga Kependidikan hanya bisa memikirkan sendiri solusinya. Bukan menjadi solusi kolektif yang terlembagakan sebagai bagian dari fasilitas kampus. Kita memang belum menjadi masyarakat yang sadar dan bijak dengan kemampuan membangun ekosistem yang kolaboratif.

Harus terus didorong oleh siapapun, termasuk Majelis Dosen Merdeka (MDM) di setiap kampus -bukan hanya di Unand- ada kebijakan kampus inklusif yang ramah kepada siapapun yang berkebutuhan khusus untuk mendapatkan hak-hak mereka dengan mewajibkan semua Dosen, Mahasiswa, dan Tenaga Kependidikan ikut serta berpartisipasi menegakkan dan mewujudkannya.

MDM Unand pun merekomendasikan kepada Rektor Unand yang baru, Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH agar kedepan haruslah mewujudkan kampus inklusif yang ditandai dengan kampus yang mampu mengakomodasi kepentingan seluruh stakeholder. Ukurannya bukan hanya menjadikan kampus yang ramah lingkungan, namun juga terhadap disabilitas, orang tua, ibu hamil/menyusui, dan sebagainya.

Selain itu juga perlu didukung dengan penyediaan infrastruktur dan perubahan sikap semua. Memudahkan hidup semua orang adalah bagian dari penghormatan terhadap fitrah manusia.

Kampus inklusif adalah kampus yang melibatkan semua stakeholder nya dalan setiap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi program dan kegiatan di kampus. Kampus inklusif memberikan ruang bagi kebebasan berfikir dan tumbuhnya nalar kritis siapapun, bukan justru membungkam dan melegitimasi dominasi tafsir tunggal kebenaran.

(Padang, 14 Desember 2019, oleh Virtuous Setyaka a.k.aTan Patuih, Dosen HI FISIP & Aktivis MDM Unand)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

Sudah Zona kuning, Kegiatan PBM Tatap Muka Di Payakumbuh Mulai Rabu Ini

Payakumbuh, beritasumbar.com - Setelah ditetapkan kembali sebagai daerah zona kuning atau daerah dengan zona penyebaran rendah, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Launching TRD Holding, H Suherman TRD Lahirkan Peradaban Baru Dari Silabuak 5 Kaum

Tanah Datar, BeritaSumbar.com,- TRD Holding merupakan group bisnis terbaru H Suherman TRD untuk membangun kampung resmi diluncurkan selasa ( 17/11/ 2020) kemarin.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Mahyeldi Audy Punya Kedekatan Dengan Pemerintah Pusat

Oleh Reido Deskumar Mahyeldi Audy tidak hanya memiliki visi misi dan program unggulan yang handal, akan tetapi juga memiliki...

Asman Abnur Sebaiknya Mundur Sebagai Ketua Umum DPP IKA Unand

Oleh Reido Deskumar (Alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas) Atmosfer Pilgub Sumbar semakin “angek”. Terlebih soal dukung mendukung yang diberikan...

Model Kepemimpinan Berkarakter dalam Konteks Manajemen Hubungan Masyarakat di Lembaga Pendidikan

Secara umum dalam era globalisasi menuntut supaya peran lembaga pendidikan untukmemberikan manajemen dan layanan yang profesional kepada masyarakat. Masyarakatsebagai pemakai lembaga pendidikan...

Corona Minggat, Keluarga Tanaman Rimpang Mampu Mengusir Virus, Benarkah?

Apa kabar vaksin? Huru hara masyarakat akan datangnya vaksin yang tak kunjung memiliki anginbaik, sehingga membuat masyarakat benar-benar mampu untuk beradaptasi...

Peran Media Sosial dalam Membentuk Karakter Anak

Media Sosial kini menjadi sebuah hal yang tergolong penting bagi kehidupan seseorang sehari-hari, meskipun pendapat tersebut mungkin dicekal banyak pihak namun bila...

Megy Aidillova: Peringatan Hari Pahlawan 2020 Dalam Kondisi Pandemi, Jadilah Pahlawan Bagi Diri Sendiri

JAKARTA – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Setiap tanggal 10 November kita semua Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan....

Di Hari Pahlawan Para Kooperator Indonesia Gelar Diskusi Daring Dengan Tema “Inisiasi Pendirian dan Deklarasi Partai Koperasi di Indonesia”

Bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Selasa, 10 November 2020, pukul 20.00-22.00 WIB, sejumlah aktivis koperasi atau yang biasanya disebut sebagai kooperator di...

Perencanaan Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri secara umum diartikan sebagai perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang. Setiap perubahan tersebuat akan selalu diikuti oleh perubahan...

Laportea ( Jelatang) Tumbuhan Yang Dihindari Dan Ditakuti Saat Pendakian Dan Kegiatan Susur Hutan, Benarkah?

Tumbuhan Ini adalah tumbuhan  yang dihindari pendaki karna duri yang mengarah ke atas pada daunnya. Kalau kena kulit Gatal dan merah.Jelatang/Girardinia palmata...

Audy Joinaldy Anak Muda Yang Hobi Diskusi

Oleh Reido Deskumar Bicara anak muda, pasti banyak cerita yang menyertainya. Salah satunya tentang hobi. Ya, sebuah aktivitas yang...
- Advertisement -