29 C
Padang
Sabtu, April 20, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Jampuik Anta Marapulai Koto Nan Gadang Diperkenalkan ke Batam
J

Kategori -
- Advertisement -

Budaya japuik anta marapulai (jemput antar penganten lelaki) adat Nagari Koto nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, diperkenalkan kepada masyarakat Kota Batam. Gubernur Kepri H. Muhammad Sani bersama Walikota Batam Ahmad Dahlan dan anggota Muspidanya, cukup terkesima menyaksikan iringan japuik anta marapulai itu dalam karnaval budaya, di jalan utama Nagoya, Batam, Kamis (17/4).

Karnaval budaya itu diikuti 21 kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota (Apeksi) Komisariat Wilayah Komwil) I Sumatera, dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komwil I Apeksi, 16-18 April 2004. Disparpora bersama Bagian Tapem Setdako Payakumbuh yang menjadi tanggung jawab acara ini, memperkenalkan budaya japuik anta marapulai Koto nan Gadang dan kesenian daerah Payakumbuh dalam event ini.  Pasangan pengantennya Dipa Surya Persada dengan Icha

Meski sampai dipanggung kehormatan, hujan tiba-tiba turun cukup deras, tapi antusias peserta  karnaval dan warga setempat cukup tinggi menyaksikannya. Gubernur bersama Walikota, anggota Muspida serta kepala daerah bersama isterinya, juga tak henti-hentinya menyampaikan rasa senangnya terhadap penampilan peserta.

“Saya sangat senang melihat pakaian penganten Minang ala Koto nan Gadang ini,” sebut Gubernur kepada Ibu Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Dr. Henny Riza Falepi. “Kalau diizinkan  Walikota Payakumbuh, kita pingin memakai adat Minang untuk melakukan pesta anak kami,” sebut Walikota Batam asal Melayu ini.  “Kurang laweh tapak tangan jo nyiru kami tampuang,” jawab Ny. Henny Riza Falepi kepada walikota Batam.

Selain  karnaval budaya, kegiatan Raker Apeksi Komwil I itu, juga dimeriahkan dengan pameran atau Expo Batam, dengan mengambil tempat di Mal Nagoya Hil.  Di Batam Expo ini, Payakumbuh memperkenalkan produk unggulan Kota Batiah, berupa rendang Riry Lampasi dan Chokato atau Coklat Kapalo Koto, Payakumbuh Selatan. Di pentas hiburan, grup tari binaan Disparpora juga menyuguhkan tarian Rampak Sapayuang di depan ratusan publik.

Kedua pengusaha muda ini, Haris Budiman pemilik Rendang Riry dan Joni Saputra pemilik  Chokato, tak henti-hentinya melayani pengunjung yang ingin mendapatkan permintaan rendang dan coklat. “Kita senang, mampu memperkenalkan rendang dan coklat kepada warga Singapura dan Malaysia yang datang ke arena pameran,” kata keduanya.

Dalam rombongan Apeksi ini, Walikota Riza Falepi juga didampingi  Asisten I Setdako  Yoherman, Staf Ahli Walikota Merry Yuliesday, Kepala BKD Ruslayetti,  Kabid Mutasi Afridol, Kadisparpora Syahnadel Khairi, Kadis Koperasi UKM Indag Indra Syofyan, Kabag Tapem Erwan dan Kabag Umum Supriadi.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img