29.7 C
Padang
Wednesday, October 21, 2020

Jamin Target Prooduksi, Jaga Pupuk Bersubsidi Tak Hilang

Pemerintah Kota Payakumbuh mengingatkan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) kota ini, untuk menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi, selama musin tanam (MT) Oktober 2015 sampai Maret 2016. Pupuk bersubsidi jangan sampai hilang, karena akan berdampak kepada target produksi beras di kota ini.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Payakumbuh diwakili Kabag Perekonomian  Julpiter, SE,  ketika memimpin rakor bersama seluruh anggota KP3 dan pimpinan SKPD terkait, Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan dan Dinas Koperasi UMKM Industri Perdagangan, di Balaikota di Bukik Sibaluik, Rabu (30/9).

Di Payakumbuh tercatat dua distributor dan 14 pengecer  yang dipercaya menangani pupuk bersubsidi itu. Walikota Payakumbuh, sebut Julpiter, meminta KP3 benar-benar menjalankan tugasnya, untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran pupuk bersubsidi di Payakumbuh.

Karena itu, pemko akan  memberikan sanksi tegas, jika ada distributor nakal,  menyalahgunakan peredaran pupuk bersubsidi  dimaksud.  “Kita tak ingin petani resah, tidak memperoleh pupuk bersubsidi selama   musim tanam,” tegas walikota dikutip Julpiter.

Dalam hal pengawasan pupuk itu, menurut Kadis Koperasi UMKM Industri Perdagangan, Dahler, pihaknya setiap bulan melakukan rapat evaluasi terhadap peredaran pupuk bersubsidi. Selama ini, pihaknya belum menemukan distributor atau pengecer yang nakal dalam pendistribusian pupuk bersubsidi, katanya.

Keterangan Kepala Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan,  Zulinda Kamal didampingi Sekretarisnya, Syahril, tahun ini target produksi gabah kering giling (padi) 35.000 ton, dengan luas areal sawah tersedia 2.751, 41 hektar.

Menurutnya, dengan makin baiknya  jaringan irigasi tersier dan jaminan ketersediaan pupuk serta peningkatan SDM petani dalam bercocok tanam, target 35.000 ton padi itu, optimis terpenuhi. Hitung-hitungan Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan, dari 35.000 ton padi itu, jika dijadikan beras bakal menjadi 19.500 ton.

Sementara kebutuhan  beras Payakumbuh, dikatakan,  dengan jumlah penduduk 125 ribu jiwa, hanya 15.000 ton. Itu berarti, Payakumbuh akan mengalami surplus 4.500 ton beras atau punya stok beras untuk 4 bulan makan, ungkap Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Syahril.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

P3S Gelar Webinar Dengan Tema “Masa Depan Penyiaran Analog (Konvensional) di Indonesia”

Topik menarik seputar kontroversi antara penyiaran analog dan digital akan dibedah dalam webinar Political and Public Policy Studies (P3S) dan esensinews.com yang...

BPBD Kota Payakumbuh Serahkan Bantuan Untuk 2 Korban Kebakaran Di Parik Rantang

Payakumbuh — Dua pemilik rumah korban kebakaran hebat di Kelurahan Parik Rantang RT 05 RW 04, pada Minggu (18/10/2020) pagi langsung mendapat...

Pjs Bupati Solsel Sidak Ke RSUD Muaro Labuah

Solok Selatan – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah di Muara...

Delmansyah Siap Memenagkan Darma Tani Di Tanjung Emas

Tanah Datar, - Struktur tim pemenangan darma tani kecamatan Tanjung emas Tanah Datar Resmi dibentuk pada minggu ( 18/10/20) malam.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Polling Pilkada Kota Bukittinggi 2020

Mari semangati calon Walikota - Wakil Walikota Bukittinggi pilihan pembaca dengan klik dukungan di polling di bawah ini.

Polling Pilgub Sumbar 2020

Mari dukung dan semangati kandidat calon Gubernur Sumbar di Pilkada serentak 2020 pilihan pembaca dengan klik polling berikut ini.

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020
- Advertisement -