26.1 C
Padang
Jumat, Oktober 22, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

BKKBN: Ingin Anak Jadi Profesor, Perhatikan 1.000 Hari Pertama Kehidupan
B

Kategori -
- Advertisement -

Sumber daya manusia (SDM) yang canggih bisa diupayakan sejak janin tertanam di rahim ibu hingga lima tahun pertama kehidupannya, namun yang paling rawan dan perlu diperhatikan adalah masa 1.000 hari pertama kehidupan bayi. Karena gangguan psikis maupun penyakit dapat mengakibatkan kematian bayi atau jika bayi hidup bisa terkena dampak ganggunan sehingga bayi tidak tumbuh dengan optimal.

“Dampak negatif dari gangguan itu dalam jangka panjang dapat mengganggu perkembangan otak, mengganggu pertumbuhan massa tubuh dan komposisi badan yang tidak sempurna, serta gangguan metabolisme glukosa, lemak (lipids), protein, serta hormon,” kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prof dr Fasli Jalal, PhD, SpGK dalam orasi ilmiah “Bonus Demografi: Tantangan Peneliti untuk Pengabdian yang Konkret dalam Pembangunan Negara dan Bangsa” pada Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture XIV di LIPI, Jakarta, Senin (25/8).

Gangguan perkembangan otak akan memberikan dampak negatif pada perkembangan kognitif dan prestasi belajar pada jangka panjang, sedangkan gangguan pertumbuhan massa tubuh dan komposisi badan akan menurunkan kekebalan tubuh dan kapasitas kerja dalam waktu jangka panjang.

Sedangkan gangguan metabolisme glukosa, lemak (lipids), protein, dan hormon berdampak negatif pada penyakit degeneratif seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke, dan disabilitas lansia. “Perkembangan otak ini dimulai sejak masih janin sampai dengan lahir,” ujarnya.

Perkembangan otak janin juga dipengaruhi oleh kesehatan ibu hamil yang didampingi oleh tenaga kesehatan dan kecukupan asupan gizi ibu. “Perkembangan otak juga perlu stimulasi yang diberikan orangtuanya melalui suara, sentuhan, rasa, interaksi sosial, serta gerakan otot halus dan otot kasar yang diberikan sesuai tahap pertumbuhan bayi,” papar Fasli.
BKKBN melalui Bina Keluarga Balita (BKB) memberi pendampingan agar para ibu hamil dapat menjaga 1.000 hari pertama kehidupannya dengan memberikan stimulasi, asupan bergizi bagi ibu hamil, agar ibu dan bayinya berkembang dan tumbuh secara optimal. (kkb2/bkkbn online)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img