Agam,BeritaSumbar.com,-Pilkada serentak 2020 dalam beberapa bulan kedepan akan dimulai. Berbagai persiapan, target serta strategi untuk memperoleh kursi pemimpin daerah oleh partai-partai politik telah di siapkah dari jauh hari. Nama-nama yang potensial akan coba di munculkan untuk memetakan dukungan.

Pada Pilkada 2020 khususnya Kabupaten Agam telah banyak mencuat nama-nama yang akan berpotensi untuk masuk kedalam daftar pencalonan bupati/ wakil bupati dari mulai incumbent, pimpinan legislatif hingga pimpinan Partai Politik. Diantara nama-nama tersebut diprediksi akan ada satu nama yang akan mencuat ke permukaan, salah satu representatif pemuda atau millenials yaitu Hari Novar

Seperti yang diketahui, Hari Novar merupakan pemuda lulusan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau berasal dari Nagari Duo Koto, Maninjau. Hari Novar salah satu tokoh pemuda Indonesia yang nama nya cukup terdengar dengan prestasi dan kontribusi beliau untuk dunia pendidikan dan kepemudaan.

“Kalau niat pasti adalah untuk berbuat lebih demi kampung halaman, jalur nya apa ? ya banyak, tergantung nanti lah. Untuk pencalonan yang pasti belum sampai ke hal yang detail, karena harus memiliki perahu atau partai dulu untuk bisa ikut berpartisipasi” ujar Hari Novar ketika di wawancara

Pemuda yang diakrab di panggil Hari ini banyak berkiprah di sektor LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang fokus pada bidang pendidikan di daerah pelosok, serta ia membantu pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang di canang kan oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa).

Dalam menanggapi isu yang mana nama ia akan masuk dalam bursa pencalonan Bupati Agam representatif dari pemuda, ia tidak terlalu menanggapi serius. Ia lebih melihat bagaiamana kondisi di lapangan terutama pemilih millenials/ pemuda di Kabupaten Agam itu cukup banyak, sehingga perlunya sebuah hal yang berbeda serta innovatif yang ditawarkan kepada mereka.

“Kita bisa lihat lah saat ini generasi millenials ini merupakan target dari politik praktis. Kalau calon hanya menawarkan program warisan ataupun tidak innovatif ataupun visioner, ya sangat disayangkan. Di era yang sangat dinamis ini kita memang harus cepat untuk menangkap perubahan ke arah yang lebih baik” kata Hari Novar

Disamping itu ketika ditanyakan tentang kesiapan beliau untuk maju dan program apa yang ditawarkan kepada masyarakat, ia tidak memaparkan secara spesifik apa yang akan ia lakukan dengan isu yang berkembang ini. Karena bagaiamana pun dengan umur yang sangat muda, pengalaman di masyarakat cukup mumpuni, tentu ia memiliki ide-ide yang fresh untuk mensejahterahkan masyarakat di Kabupaten Agam

“Kalau saya bilang gak siap itu bukan pemuda, siap nggak siap ya harus siap. Tapi kan ini hanya isu saja. Toh kalo ada partai ataupun tawaran, saya siap untuk berbuat untuk kampung sendiri, tapi saya lebih cendrung ke wakil. Sebenarnya kalo program itu terlalu kejauhan, karena teknis ya. Tapi intinya kita benahi birokrasi kita, terus kita coba step by step menghilangkan dinding-dinding pembatas antar pemimpin dan masyarakat. Selebihnya nanti aja kalau memang jadi yah” Jawab Hari Novar (Adi)

loading...