26.2 C
Padang
Saturday, November 28, 2020
Beritasumbar.com

BRSDM Budidayakan Abalon Bernilai Ekonomi Tinggi
B

Kategori -

Gondol – Sejak 2008, Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan
Perikanan (BBRBLPP) Gondol telah berhasil memproduksi benih abalon
(Haliotis squamata) yang indukan awalnya diambil dari perairan Bali,
dengan karakteristik serupa dengan spesies abalon H. diversicolor yang
hidup di perairan Taiwan.

Proyek budidaya kerang abalon yang dirintis para peneliti BBRBLPP
Gondol ini terbilang sukses. Pasalnya, hingga kini BBRBLPP mampu
mempercepat periode panen abalon dibandingkan menggunakan teknik
pengembangbiakan secara alamiah.

“Budidaya abalon dari hulu ke hilir memakan waktu sampai 1,5 tahun.
Sedangkan jika dihitung dari ukuran benih 2,5cm hingga ukuran konsumsi
sekitar 5-6cm, abalon baru bisa dipanen setelah 8 bulan pemeliharaan.
Kita terus berusaha untuk memproduksi abalon dalam waktu yang jauh
lebih singkat, namun tetap berkualitas,” terang Ibnu.

Benih abalone hasil riset BBRBLPP, pada awalnya diproduksi pada
Hatchery Skala Rumah Tangga (HSRT) di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten
Buleleng, Bali. Dari riset tersebut, selama dua bulan periode
pemeliharaan, dapat dihasilkan benih abalon dengan panjang cangkang
0,8-1,1cm dan sintasan 10-14 persen. Pada pemeliharaan lanjutan atau
pendederan, benih abalon dalam keranjang tertutup dengan sistem
terapung selama 2,5 -3 bulan, diperoleh benih abalon dengan panjang
cangkang 2,5 – 3,0 cm dan sintasan mencapai 95-99 persen.

“Melalui data tersebut, dapat diartikan bahwa budidaya abalon memiliki
potensi yang tinggi. Penelitian kerang abalon ini dimulai dari koleksi
dan transportasi induk, pematangan gonad, pemijahan, pemeliharaan
veliger dan juvenil abalon yang dilakukan dalam bak terkontrol.
Sedangkan, pembesaran abalon dilakukan dalam bak semen dan juga
keramba apung,” jelas Ibnu.

Dalam penelitiannya, sedikitnya terdapat 3 keuntungan dari teknologi
budidaya abalon yang digalakkan BBRBLPP. Pertama, teknologi perbenihan
abalon terbilang mudah dan sederhana untuk dilakukan oleh masyarakat
pembudidaya dan dapat dilakukan sepanjang tahun. Kedua, produksi benih
abalon tergolong efisien, ekonomis, dan layak dikembangkan karena
dapat diterapkan secara terintegrasi di HSRT Ikan Laut sebagai
alternatif usaha tambahan tanpa harus beralih profesi.

Ketiga, teknologi budidaya abalon sangat ramah lingkungan karena tidak
menggunakan bahan kimia atau disinfektan, hanya menggunakan mikroalga
dan makroalga jenis Gracillaria sp. dan Ulva sp. sebagai pakan pada
proses produksi benih sehingga tidak mencemari lingkungan. selain itu,
cangkang abalon dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat
perhiasan.

“Karena itulah, budidaya abalon dinilai Ibnu sangat menjanjikan. Dalam
hitungan kasar, biaya produksi/ekor benih abalon adalah sekitar 600
Rupiah. Sementara saat ini benih abalon untuk pendederan sudah dijual
seharga 1.000 Rupiah untuk ukuran 1cm. Tak menutup kemungkinan
keuntungan tersebut dapat bertambah mengingat teknologi budidaya
abalon dapat diintegrasikan dengan komoditas lainnya seperti kerapu,”
tutur Ibnu.

Kepala BBRBLPP, Bambang Susanto, mengatakan bahwa alasan
dikembangkannya abalon di BBRBLPP, karena teknologinya sudah dikuasai,
dari pembenihannya, pendederan, pembesarannya hingga sudah
diaplikasikan ke masyarakat. Selain di Gondol, saat ini BBRBLPP juga
tengah melakukan transfer teknologi budidaya pembenihan abalon di
wilayah Pangandaran, Jawa Barat serta di Maluku. Bahkan di Maluku,
budidaya kerang abalon sudah mulai dirintis pihak swasta dengan basis
pemberdayaan masyarakat.

“Masa depan budidaya kerang abalon sangat baik mengingat lahan yang
cocok sangat luas. Terlebih pakan abalon terbilang mudah dan relatif
murah, berupa makroalga/rumput laut yang banyak di alam maupun dari
hasil budidaya. Selain untuk dikonsumsi, abalon juga memiliki nilai
artistik. Karena kulit abalon dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk
membuat kerajinan. Kita juga tengah memproduksi abalone dalam kemasan
kaleng, sehingga pemasarannya tidak hanya merambah pasar lokal tapi
juga manca negara,” papar Bambang.(rel)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Mahyeldi Audy Punya Kedekatan Dengan Pemerintah Pusat

Oleh Reido Deskumar Mahyeldi Audy tidak hanya memiliki visi misi dan program unggulan yang handal, akan tetapi juga memiliki...

Ketum LPPKI Azwar Siri Dipercaya Sebagai Team Seleksi Calon Anggota BPSK Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,- Seleksi tertulis dan wawancara calon anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Sumatra Barat dari unsur pemerintah yang dilaksanakan di Aula...

Laporan Kinerja DPRD Kota Payakumbuh Tahun 2020, Sampai Bentuk Pansus Tangani Covid-19

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com (adv)- Tentunya banyak hal yang penting dan perlu diketahui oleh masyarakat terhadap apa yang telah diperbuat oleh wakil rakyat Kota...

Kantor Wali Kota Payakumbuh Didatangi KPK RI

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Datang dari Gedung Merah Putih, Ibu Kota Indonesia, Jakarta, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Lili Pintauli Siregar mandatangi...

Nasrul Abit Dengar Keluhan Warga dan Nelayan

Mentawai, BeritaSumbar.com, - Setelah menepuh perjalanan lebih kurang 11 jam dari Padang, calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, sampai di Muara...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

JAKARTA - Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon...

Satgas Covid-19: Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya Jadikan Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...
- Advertisement -