29 C
Padang
Minggu, April 11, 2021
Beritasumbar.com

Hadapi Transmisi Lokal, Ini Himbauan Bupati Agam
H

Kategori -

Agam,BeritaSumbar.com,-Kabupaten Agam mencatat 9 kasus positif COVID-19 dalam waktu 6 hari. 7 kasus diantaranya terjadi karena transmisi lokal (kasus infeksi yang terjadi antar masyarakat).
Kasus pertama Agam terjadi di awal Mei 2020. Seorang laki-laki berusia 60 tahun ber-KTP Payakumbuh yang tinggal bersama anaknya di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso. Kasus pertama ini diyakini terpapar di Payakumbuh, karena kontak dengan salah satu pasien positif di Payakumbuh.
baca juga: Rabu, 6 Mei Sudah 11 Warga Kota Payakumbuh Positif Corona
Kemudian kasus kedua seorang laki-laki berusia 63 tahun warga Koto Baru-Baso. Dari hasil tracing keduanya, didapatkan dua orang positif COVID-19, Selasa 5 Mei 2020. Keduanya merupakan anak dari kasus pertama dan kedua yang terpapar orang tua mereka.
Kemudian, Pemkab Agam kembali melanjutkan tracing level II. Puluhan tenaga medis yang kontak dengan pasien kedua diambil swab. Hasilnya 5 tenaga medis dinyatakan positif COVID-19.
Menyikapi hal ini, Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri mengatakan, untuk menghadapi transmisi lokal, sudah berurusan dengan budaya dan kebiasaan masyarakat. Budaya seperti suka berkumpul-kumpul, majelis taklim, majelis buko basamo, dan lainnya yang melibatkan banyak orang. Semuanya perlu ditinggalkan dulu sementara dan diganti dengan kebiasaan baru seperti physical distancing, memakai masker atau sejalan dengan protokol kesehatan.
Bila tidak dilaksanakan secara konsisten dan penuh disiplin, ditegaskan Indra Catri upaya memutus rantai penyebaran COVID-19 akan sia-sia.
baca juga: Kakek 71 Tahun Hamili Anak Tetangga
“Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membutuhkan pengorbanan banyak pihak akan sia-sia,” kata Indra Catri saat monitoring posko ketupat di Banuhampu, Rabu (6/5).

Dijelaskan Indra Catri , pameo Belanda masih jauh dan tidak berlaku lagi bagi Agam. Virus mematikan itu saat ini benar-benar sudah masuk ke Agam .
“Masyarakat Agam dimintakan siaga penuh menghadapi ancamannya. Tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain,” tegas bupati dua periode itu.
Agar masyarakat paham dan patuh, Pemkab Agam sebelumnya telah membentuk 16 tim untuk diturunkan setiap harinya guna memonitor kondisi lapangan dan memberikan sosialisasi.
Secara khusus tugasnya adalah memberikan sosialisasi tentang bahaya dan pencegahan COVID-19 kepada masyarakat. Selain itu juga memotivasi petani dan peternak agar tetap menjalankan aktivitas pertanian seperti biasa namun disesuaikan dengan protokol kesehatan yang berlaku.
Selain itu, Agam juga menerapkan check poin terhadap masyarakat atau tamu yang datang dari luar Agam. Namun bupati tidak menampik upaya itu tidak berjalan maksimal.
“8 pintu masuk yang kita kawal penuh siang malam tidak bisa lagi diandalkan sepenuhnya. Penularannya tidak lagi dari sana, tapi sudah beralih dari rumah ke rumah, dari pasar ke pasar, dari kain saruang ke kain saruang, dari sajadah ke sajadah dan seterusnya. Oleh sebab itu himbauan agar tidak melakukan keramaian, tidak menyelenggarakan pasar dihari pekan, tidak shalat berjamaah dulu di masjid-masjid, tetap di rumah saja, tolong diindahkan,” pinta bupati yang juga merupakan ninik mamak ini.
Berkenaan dengan antisipasi kebutuhan pangan masyarakatnya, Indra Catri menegaskan, masyarakat yang terdampak tidak mungkin hanya mengandalkan BLT dan bantuan donatur. Masyarakat diminta realistis dan antisipatif dalam menghadapinya.
Pada kondisi sekarang nampaknya parak dan halaman yang paling mungkin diandalkan masyarakat luas. Pemerintah tidak mungkin menyediakan jumlah bantuan yang lebih besar.
“Mana cukup Rp 600.000 per bulan. Oleh sebab itu pemanfaatan pekarangan dan kebun untuk memenuhi kebutuhan makanan, sayuran, dan buah-buahan keluarga sekaligus untuk tuntutan ekonomi sangatlah beralasan,” urai bupati yang selalu mendorong gerakan Agam Menyemai sejak 9 tahun lalu itu dan kini mulai dirasakan masyarakat manfaatnya.

Dalam monitoring itu, bupati meminta Wali Nagari Pakan Sinayan, Wali Nagari Cingkariang dan Wali Nagari Taluak IV Suku agar mengajak masyarakat untuk tidak mengkonsumsi makanan instan.
“Mari kita jaga bersama, jangan sampai hendaknya nanti masyarakat menghadapi lagi masalah lainnya seperti gangguan sistem pencernaan di Ramadhan ini,” harap bupati.
Salah satu petani di Sungai Pua mengaku sangat terbantu dengan program Agam Menyemai. Terlebih saat kondisi di tengah wabah COVID-19 saat ini. “Semua kebutuhan sudah ada di ladang dan pekarangan rumah,” katanya di sela kunjungan bupati.(amc)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

49 Orang Petugas Lapas Sijunjung Di Vaksin

Sijunjung, BeritaSumbar.com,-Sebanyak 49 ( Empat Puluh Sembilan ) orang petugas Lembaga Permasyarakatan ( Lapas) kelas ll B Muaro Sijunjung di vaksin covid-19, pada Senin (5/4). Kepala Lapas Muaro Sijunjung B.O.Situngkir mengatakan seharus ada 51 orang pegawai Lapas yang harus di vaksin, tapi yang 2 ( dua) orang lagi cuti. Pada pelaksanaan vaksin di lapas juga ada dari anggota Polres Sijunjung.
- Advertisement -

Musda Golkar Bukittinggi Berlansung Panas

Bukittinggi, BeritaSumbar.com,- Musda ke X Partai Golkar Kota Bukittinggi berlansung panas. proses pemilihan ketua DPD Partai Golkar Kota Bukittinggi yang dilansungkan di hotel Dymens Bukittinggi pada Kamis 8/4 berlansung penuh interupsi dan nyaris ricuh.

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,- Polres Pesisir Selatan mengadakan Survei Tata Kelola Eksternal Polres 2021 intuk mendorong perbaikan kinerja Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di jajaran Polres Pesisir Selata. Penilaian Indeks Tata Kelola (ITK) tersebut bertempat di aula pertemuan Mapolres Pessel, Kamis (8/4/2021).
- Advertisement -

Ustadz Orange, Sampaikan Tausiah di Masjid Terapung Samudera Ilahi Carocok

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Ustadz Narlis Nazar, yang dikenal dengan Ustadz Orange ini, memberikan Tausiah agama di Masjid Terapung Samudera Ilahi Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan Kamis (8/4).

Disdukcapil Kota Payakumbuh Disambangi Tim Penilai Tingkat Provinsi

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Payakumbuh disambangi Tim penilai Disdukcapil kabupaten/kota terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...

Polres Payakumbuh Amankan Tiga Tersangka Terduga Penggelapan Dana Koperasi

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan tiga orang tersangka terduga penggelapan dana Koperasi Serba Usaha (KSU) Sutra Ketinggian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota. Kasat...

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

Mahyeldi Dukung Pemajuan Kebudayaan Koto Gadang Koto Anau untuk Jadi Destinasi Wisata Dunia

Peninggalan sejarah memiliki potensi besar bagi kemakmuran masyarakatnya. Jika tidak dijadikan cagar budaya, keberadaannya akan mengalami kepunahan. Menyikapi hal tersebut, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) memprakarsai Penyusunan Grand Design Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau yang digelar pada 3 - 4 April 2021 di Depan Balai Adat Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kabupaten Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Provinsi Sumatera Barat.

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...

Wako Sawahlunto: Mari Ciptakan Generasi Berlandaskan Al-Quran-Hadits

Sawahlunto, beritasumbar.com - Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan perlu menciptakan anak-anak di daerah itu agar memiliki landasan hidup yang kuat dengan Al-Quran dan Hadits....

Percepat Pembangunan Infrastruktur, DPRD Sumbar Raker Bersama Pemkab Pasaman-Pasbar

Padang, beritasumbar.com - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Daerah Pemilihan (Dapil) IV Pemilihan Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, melakukan Rapat Kerja Usaha Percepatan Penanganan dan...

Terlibat Kasus Narkoba, Dua Personel Polres Sijunjung Dipecat

Sijunjung, beritasumbar.com - Dua personil Polres Sijunjung dipecat dari Anggota Kepolisian Republik Indonesia karena terlibat kasus narkoba. Upacara pemberhentian tidak hormat untuk Brigadir  Andres Ofiyandra sesuai...
- Advertisement -