28 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

DPRD Payakumbuh Sidak Perda 12 Tahun Kebelakang
D

Kategori -

Payakumbuh — Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi produk hukum antara DPRD dengan Pemerintah Kota Payakumbuh dari tahun 2008 hingga 2019 dievaluasi oleh DPRD, dalam rapat evaluasi Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) bersama Pemko di Aula Sidang DPRD, Sabtu (12/9).

Rapat dipimpin Ketua Bapemperda Ahmad Ridha serta anggota lainnya seperti Heri Iswandi, Mesrawati, Fahlevi Mazni, dan Al Hudri, Mawi Etek Erianto serta Sekwan Elvi Jaya. Wali Kota diwakili Staf Ahli Herlina bersama Kabag Hukum Bode Arman.

“Ada sebanyak 121 Perda Kota Payakumbuh yang telah dihasilkan sejak 12 tahun silam. Artinya selama 3 periode DPRD (2004-2019), produk hukum ini tentu dilihat bagaimana perjalanannya hingga sekarang. Apa saja yang masih berlaku dan mana yang tidak berlaku,” kata Ahmad Ridha.

Ahmad Ridha menambahkan memang agak sulit mengefektifkan seluruh Perda-Perda itu dikarenakan ada kewenangan masing-masing perangkat daerah.

“Kedepan kita akan buat Panitia Khusus di DPRD terkait ini, dan akan memanggil masing-masing perangkat daerah agar menindaklanjuti produk hukum Kota Payakumbuh, agar Perda dapat berjalan dengan efektif,” tukuk Ahmad Ridha menambahkan.

Sementara itu, Heri Iswandi Dt. Muntiko Alam menyebut contohnya Perda yang belum ditindaklanjuti adalah Perda Nomor 23 Tahun 2016 tentang Pedoman Pemberian Nama Jalan dan Fasilitas Umum dan Perda Nomor 25 Tahun 2016 Tentang Pelestarian Adat dan Pengembangan Adat Nagari yang merupakan Perda inisiatif DPRD.

“Dua Perda ini sebagai identitas daerah yang kita miliki, kalau identitas itu hilang maka hilang juga budaya kita. Kami di DPRD menyayangkan Perda ini tidak diakomodir, biaya pembuatan 1 Perda itu tidak sedikit,” kata Dt. Munti.

Sementara itu dewan lain seperti Fahlevi Mazni dan Al Hudri meminta Pemko agar Perda yang telah lahir dapat diakomodir dengan baik.

Dihubungi terpisah, Ketua DPRD Hamdi Agus menyebut dari 121 Perda, hanya 94 yang berlaku, dan sisanya 27 tidak berlaku. Tidak berlaku karena sudah ada perda penggantinya seperti perda APBD di tahun-tahun sebelumnya.

“Kita lebih menyorot kepada Perda yang masih berlaku, namun tidak ada efektifitas pelaksanaan dan tindaklanjut oleh OPD terkait. Rencana evaluasi ini sudah jauh hari kita laksanakan, melihat perjalanan produk perda yang sudah ada, apakah ada inventarisasi, setelah itu dievaluasi, dicari sebabnya mengapa tidak ada tindaklanjut, sebagaimana mestinya,” kata Hamdi Agus.

“Harapan DPRD tidak hanya teradministrasi dan terdokumentasi dengan baik. Perda juga dapat mendukung pemko sebagai dasar melaksanakan sebuah kegiatan/program, ini harus ditindaklanjut oleh OPD guna mendukung jalannya pemerintahan demi memberikan yang terbaik bagi masyarakat kota ini,” tambahnya.

Terkait Perda yang telah dikeluarkan Gubernur bersama DPRD Sumbar yang mengatur protokol kesehatan pandemi Covid-19 Hamdi Agus berharap juga segera ditiindaklanjuti dengan Perwako, karena memang selama ini aturan protokol kesehatan masih longgar.

“Bila tak ada sanksi, maka awareness kurang. Ini tentu penting untuk keamanan bersama. Nantinya diukur sanksinya apakah sanksi pekerjaan sosial seperti menyapu jalan, memungut sampah, atau kegiatan sosial lain yang memberi efek jera dan mengedukasi,” pungkasnya.

Menjawab tuntutan DPRD, Sahli Herlina didampingi Kabag Hukum Bode Arman menyebut inventarisir sudah dilakukan, sementara itu untuk Perwako sebagian besar sudah dilahirkan.

“Tinggal beberapa perda yang belum ditindaklanjuti, menunggu eksekusi dan penganggarannya saja,” kata Herlina. (Humas)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...
- Advertisement -

Himbau Warga Untuk Urus BPJS. Riza Falepi : Jangan Pas Masuk Rumah Sakit Baru Diurus

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi sangat memperhatikan bagaimana setiap warganya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik. Namun, masih ada beberapa warga yang terkadang tidak memperdulikan kesehatannya dan keluarga, padahal edukasi kesehatan sudah sering dilakukan petugas kesehatan dari puskesmas ke kelurahan-kelurahan.

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...
- Advertisement -

Ingin Dapat BPUM Rp1,2 Juta, Ayo Daftar Sebelum 21 April

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, membuat program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM), untuk pelaku usaha yang terdampak covid-19 di kota itu. Pendaftaran...

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Padang,BeritaSumbar.com,-Anggia Erma Rini Wakil ketua Komisi IV DPR RI melaksanakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan bertempat di Hotel Pangeran Beach. Padang, Minggu (11/04).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Sarang Tawon Di Depan SPBU Ngalau Dibasmi Damkar Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Keberadaan sarang tawon di pohon pelindung tepatnya di depan SPBU Ngalau, Jalan Soekarno Hatta sangat meresahkan warga. Hal itu diketahui berawal dari postingan di grup facebook Informasi Payakumbuh dan Limapuluh Kota, ada warga yang mengingatkan pengendara untuk hati-hati dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 sore.

Untuk Pertama Kali, School Of Randang Digelar di Kota Payakumbuh

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,— Agar dapat mengenalkan dan melestarikan kearifan lokal masakan tradisional ranah Minang dalam memasak Randang, Dinas Tenaga Kerja dan Industri melalui UPTD Sentra Randang kota Payakumbuh laksanakan kegiatan School of Randang yang berlangsung di dapur utama sentra rendang IKM kota Payakumbuh, Senin (12/4/2021).

Wako Riza Harapkan ASN Jadi Contoh Bagi Masyarakat, Jaga Kinerja Demi Pelayanan Prima

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi mengatakan ASN harus menjadi pionir dan contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan ibadah shalat berjemaah di mesjid selama bulan Ramadhan.

Pemko Payakumbuh Terima Penghargaan Dari BI Sumatera Barat

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, – Pemerintah Kota Payakumbuh menerima penghargaan dari Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat sebagai Kota yang telah melaksanakan pembentukan dan penandatanganan SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Barat yang diserahkan secara langsung oleh Gubernur Sumatera Barat yang dalam hal ini diwakilkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Benni Warlis di Kantor Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat, Jumat (9/4).

Himbau Warga Untuk Urus BPJS. Riza Falepi : Jangan Pas Masuk Rumah Sakit Baru Diurus

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi sangat memperhatikan bagaimana setiap warganya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik. Namun, masih ada beberapa warga yang terkadang tidak memperdulikan kesehatannya dan keluarga, padahal edukasi kesehatan sudah sering dilakukan petugas kesehatan dari puskesmas ke kelurahan-kelurahan.

Wali Kota Riza Falepi Tutup Objek Wisata Selama Balimau Dan Libur Lebaran

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Menyambut bulan Suci Ramadhan setiap tahunannya, ada adat istiadat dan budaya yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, namanya ”Potang Balimau” yang dilaksanakan di lokasi-lokasi objek wisata sebagai bentuk mensucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Ada juga tradisi pulang basamo untuk merayakan hari lebaran bersama saudara dan kerabat.

Pemko Payakumbuh Kembali Sukses Gelar Lomba Karya Inovasi dan Teknologi Tepat Guna

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) kembali menggelar Lomba Karya Inovasi dan Teknologi Tepat Guna Tingkat Kota Tahun 2021.

Disdukcapil Kota Payakumbuh Disambangi Tim Penilai Tingkat Provinsi

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Payakumbuh disambangi Tim penilai Disdukcapil kabupaten/kota terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kota Payakumbuh kembali Raih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,– Kota Payakumbuh berhasil meraih juara II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021 yang diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah kepada Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi pada acara Musrenbang RKPD tingkat provinsi tahun 2021 di Hotel Grand Inna, Jumat(9/4).
- Advertisement -