26 C
Padang
Jumat, Mei 27, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Dinas Pertanian Kembangkan Embrio Transfer
D

Kategori -
- Advertisement -

Program embrio transfer, pola pembibitan pejantan unggul atau induk sapi yang subur, terus digalakkan Dinas Pertanian Payakumbuh. Minat petani peternak mengaplikasikan pola embrio transfer cukup tinggi, hanya saja Dinas Pertanian terkendala dengan keterbatasan mendapatkan embrio, selain kendala teknis pada pelaksanaan transfer embrio itu sendiri.

Kepala Dinas Pertanian Payakumbuh Iqbal Bermawi, di Balaikota Payakumbuh menginformasikan, Selasa (8/10), sistem embrio transfer yang dikembangkan cukup membantu pendapatan peternak. Dari pembelian embrio transfer Rp1.500.000, begitu anak sapi simental tersebut lahir, sudah dapat dijual Rp25 juta untuk jantan dan Rp20 juta untuk anak betina. Dinas Pertanian, dikatakan, punya 6 petugas teknis terlatih, yang telah mengikuti diklat di Cipelang, Bogor.

Hanya saja, sebut Iqbal, didampingi petugas teknis reproduksi ternak, Arifnal dan Koordinator teknis reproduksi Dinas Pertanian Syafrizal, S.ST, pengadaan embrio transfer sangat terbatas. Ketersediaan embrio untuk Sumatera Barat hanya berjumlah 45 bibit per tahun. Sementara, permintaan dari berbagai kota/kabupaten di Sumbar cukup tinggi.

Alasan teknis, juga mengendala Dinas Pertanian dalam pengembangan pola embrio transfer. Pasalnya, meski induk sapi siap dibuahi, tapi belum tentu rahim sapi bersangkutan dapat menerima embrio transfer. “Kita harus melihat kesiapan rahim sapi tersebut secara teknis yang sudah ditentukan,” ucap Syafrizal.

Sejak program embrio transfer dikembangkan tahun 2005 lalu, Dinas Pertanian Payakumbuh sudah punya 8 ekor pejantan dan induk sapi simental hasil pembuahan embrio transfer tersebut. Pejantan-pejantan tersebut, siap untuk membuahi sapi-sapi milik masyarakat. “Insya Allah, pejantan itu akan menghasilkan bibit sapi unggul, jika pembuahannya berhasil,” simpul Iqbal.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img