27.1 C
Padang
Wednesday, November 25, 2020
Beritasumbar.com

Bukti Terbaik Nasional, Warga Kampung Pondok Bangun Monumen
B

Kategori -

Padang – Sebagai bukti sejarah, Kelurahan Kampung Pondok pernah menjadi Kelurahan Terbaik Nasional Tahun 2010, Lurah dan tokoh masyarakat setempat berencana membangun Monumen Adhikarya Bhakti Praja. Monumen tersebut akan dibangun di Simpang Karya.

Hal ini disampaikan Lurah Kampung Pondok Jasmi di kantornya, Selasa (12/5). Menurut Lurah Kampung Pondok, rencana ini didukung oleh tokoh masyarakat. Mereka mengharapkan semangat kebersamaan untuk membangun kelurahan yang pernah dimiliki warga tetap hidup dan sebagai manifestasi dari simbol monumen tersebut.

“Untuk mewujudkannya, kami telah membentuk panitia pembangunan,” ujar Jasmi.

Panitia pembangunan diketuai Mintarja. Menurut Mintarja, pembangunannya diperkirakan menelan dana Rp 400 juta. “Semua warga Kampung Pondok, baik yang ada di sini maupun di rantau akan kita libatkan dalam pendanaannya. Juga dukungan dari perusahaan – perusahaan yang ada di wilayah ini,” kata Mintarja alias Koming.

Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, mengharumkan nama Kota Padang dan Sumatera Barat sebagai Kelurahan terbaik nasional 2010 di masa pimpinan Andree Algamar. Pada masa itu, kelurahan yang dikenal sebagai Indonesia mini karena ragam suku hidup rukun, seperti Minang, Tiongha, India, Batak, Nias dan Jawa ini termasuk yang parah terdampak gempa 2009. Banyak warganya yang mengungsi keluar kota karena dihantui gempa susulan dan terjangan gelombang tsunami.

“Sebagai Lurah, saya berkewajiban mengembalikan kepercayaan masyarakat. Kami harus bangkit,” ujar Andre yang juga hadir dalam rapat pembahasan pembangunan monumen tersebut.

“Lalu, bersama tokoh masyarakat dan Pemko Padang, akhirnya kami berhasil menghilangan trauma akibat gempa,” kata Andree yang saat ini menjabat Sekretaris Polisi Pamong Praja Kota Padang. (der)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Alex Yunggun & Bea Serendy Rilis Videoklip U Give Me Love, Mengudara di 83 Radio 53 Kota se-Indonesia

Alex Yunggun dan Bea Serendy, dua anak muda asal Yogyakarta yang memiliki jiwa sosial dan pecinta alam, ingin Pantai Krokoh jadi salah satu ikon wisata bagi Yogyakarta untuk dapat mensejahterakan masyarakatnya. Lewat videoklip single perdana yang berjudul U Give Me Love, mereka mengekspos keindahan Pantai Krokoh, dirilis pada Jumat 20 November 2020 di kanal YouTube Chossy Pratama Production, dan Prima Founder TV.

Adiba Cahya Angkat Konsep Minimalis Elegan di Videoklip Lagu ‘Kesan di Matamu’ Didukung Beberapa Brand dan Produk

Adiba Cahya, gadis belia usia 14 tahun yang memiliki kecantikan ala putri keraton dan bersuara merdu, optimis meraih kesuksesan dalam meniti karir di dunia musik. Gadis asal Surabaya yang pernah sukses ikut Indonesian Idol Junior dan The Voice Kids Indonesia ini akan merilis videoklip lagu perdananya berjudul 'Kesan di Matamu' pada Selasa 24 November 2020 di kanal YouTube Chossy Pratama Production.

Waspada, Rumpon Asing Si Pembawa Masalah di Perairan Indonesia

Oleh : Dika Putri Sehati dan Shania Refka Fandesti ~ Mahasiswa Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Laut Natuna merupakan salah...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman...

Adiba Cahya Angkat Konsep Minimalis Elegan di Videoklip Lagu ‘Kesan di Matamu’ Didukung Beberapa Brand dan Produk

Adiba Cahya, gadis belia usia 14 tahun yang memiliki kecantikan ala putri keraton dan bersuara merdu, optimis meraih kesuksesan dalam meniti karir di dunia musik. Gadis asal Surabaya yang pernah sukses ikut Indonesian Idol Junior dan The Voice Kids Indonesia ini akan merilis videoklip lagu perdananya berjudul 'Kesan di Matamu' pada Selasa 24 November 2020 di kanal YouTube Chossy Pratama Production.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Dukung PBM Tatap Muka, DPRD Payakumbuh: Terapkan Prokes Secara Ketat

Payakumbuh, beritasumbar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh, mendukung rencana pemerintah kota setempat yang akan melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM)...

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Sudah Zona kuning, Kegiatan PBM Tatap Muka Di Payakumbuh Mulai Rabu Ini

Payakumbuh, beritasumbar.com - Setelah ditetapkan kembali sebagai daerah zona kuning atau daerah dengan zona penyebaran rendah, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...
- Advertisement -