spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

BI: Investasi Sektor Bangunan Sumbar Minim
B

Kategori -
- Advertisement -

Padang – Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat investasi sektor bangunan di daerah itu rendah pada triwulan I 2015 yang hanya tumbuh sekitar 1,8 persen.

“Akibat rendahnya investasi pada sektor bangunan menyebabkan perekonomian Sumbar melambat hanya tumbuh 5,46 persen, kata Kepala perwakilan BI Sumbar Puji Atmoko di Padang, Jumat (5/6).

Menurut dia pertumbuhan investasi sektor bangunan sangat berdampak pada pertumbuhan investasi secara umum mengingat pangsanya yang besar yaitu sekitar 63 persen dari total investasi.

Melambatnya investasi pada sektor bangunan pada awal tahun juga tercermin dari konsumsi semen di Sumbar yang turun dibandingkan triwulan IV 2014.

“Pada triwulan IV 2014 konsumsi semen di Sumbar mencapai sekitar 340 ribu ton sedangkan pada triwulan I 2015
hanya sekitar 200 ribu ton,” ujar dia.

Selain itu, kata dia, rendahnya investasi pada sektor bangunan juga terlihat dari penurunan jumlah proyek maupun nilai investasi.

Sementara Anggota Komisi II DPRD Sumbar yang membidangi ekonomi, Rahmat Shaleh berpendapat untuk meningkatkan pertumbuhan investasi di daerah ini perlu kreativitas dari pemerintah daerah.

“Siapa pun pemimpinnya akan dihadapkan pada persoalan ini, karena ini perlu upaya kreatif untuk mendatangkan investor,” kata dia.

Ia mengakui salah satu kendala yang dihadapi adalah kearifan lokal yang harus disikapi dengan bijaksana seperti
tanah ulayat dan pinsip budaya lokal.

Menurut dia, jika ada jaminan kepastian dari pemerintah kemudian infrastruktur juga baik maka investor akan tertarik untuk berinvestasi di Sumbar. (mad/ant)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img