24 C
Padang
Jumat, April 23, 2021
Beritasumbar.com

Beli Handphone Dengan Uang Palsu, 2 Pria Ini Diringkus Polisi
B

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Dua pria dari luar Sumbar ini terbilang nekad lakukan aksi mengedarkan uang palsu dengan modus belanja telepon seluler. Kedua pria tersebut masing-masing Muhammad Ali (24) warga Rejang Lebong, Propinsi Bengkulu dan Al Alief (32) warga Empat Lawang, Propinsi Sumatera Selatan nekad mengedarkan uang palsu di Kota Payakumbuh, Sumbar. Bahkan jumlah uang palsu yang diedarkan tersebut, tak main-main, mencapai puluhan juta rupiah.
Aksi kejahatan kedua akhirnya terbongkar. Ali dan Alief berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Payakumbuh pada Minggu (26/7) dilokasi yang berbeda. Muhammad Ali ditangkap di Padang Panjang sedangkan Alief ditangkap di Kota Solok. “Kedua tersangka tidak hanya mengedarkan saja melainkan ikut membuat uang palsu,” terang Ajun Komisaris Besar Polisi Dony Setiawan Kepala Polisi Resor Payakumbuh saat melakukan konferensi pers pada Senin (27/7) siang.
Diterangkan AKBP Dony, modus kedua tersangka untuk mengedarkan uang palsu tersebut terbilang lihai. Keduanya mencampurkan uang asli dengan uang palsu sebelum disebar. “Uang palsu digunakan tersangka untuk membeli ponsel dalam jumlah banyak. Kemudian, ponsel tersebut dibayar dengan campuran uang asli dan uang palsu,” ungkap Kapolres.
Diterangkan AKBP Dony Setiawan, kronologis berawal ketika kedua tersangka mendatangi salah satu konter ponsel di jalan Tan Malaka, Lamposi dengan sepeda motor. Sesampai di konter tersebut, kedua tersangka membeli 5 unit ponsel senilai Rp 17juta. “Saat membayar, kedua tersangka mengelabui kasir konter handphone dengan mencampur uang asli dengan uang palsu. Yakni dengan cara meletakkan uang asli dibagian atas dan uang palsu dibagian bawah,” kata Kapolres.

Kemudian, setelah transaksi selesai, kedua tersangka langsung meninggalkan konter tersebut dan pemilik konterpun tak menaruh curiga sedikitpun dengan aksi kedua pelaku. Ketika uang dicek kembali, ternyata uang diserahkan tersangka adalah palsu.
Dari Rp 17 juta uang yang dibayarkan tersebut, Rp 14 juta diantara adalah uang palsu pecahan Rp 50ribu dan Rp 100ribu. Sedangkan, 5 unit ponsel yang dibeli kedua tersangka dengan uang palsu tersebut yakni merek Iphone, Oppo dan Samsung. Akhirnya pemilik konter melapor hal tersebut ke Mapolres Payakumbuh.
Tak butuh waktu lama bagi polisi mengungkap aksi kejahatan kedua pelaku. Kurang dari 3 hari, Satreskrim Polres Payakumbuh berhasil menciduk kedua tersangka. Saat ditangkap, petugas juga menemukan barang bukti uang palsu yang masih disimpan tersangka sebesar Rp 11 juta.
“Ada Rp 25 juta uang palsu yang dicetak tersangka dengan printer. Rp 14 juta sudah dibelanjakan dan Rp 11 juta masih disimpan dan akan diedarkan oleh tersangka,” ungkap AKBP Doni Setiawan. Akibat kejahatannya, Ali dan Alief terancam hukuman 15 tahun penjara karena melanggar pasal 244 jo pasal 245 KUHP. Beranjak dari sana, AKBP Dony Setiawan meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada setiap melakukan transaksi keuangan secara tunai, terutama untuk mencek keaslian uang saat bertransaksi. “Kita minta masyarakat selalu hati-hati dan waspada. Apabila ada yang mencurigakan atau menemukan uang palsu saat bertransaksi harap lapor ke petugas kepolisian,” terang jebolan Akpol tersebut.
Kepada awak media pemilik dan karyawan counter handphone yang menjadi korban kepada awak media di Mapolres Payakumbuh menceritakan kronologis kejadian. Pelaku siangnya sudah datang ke toko dan bertanya tanya harga handphone. Tidak jadi belanja dan pergi begitu saja. Saat maghrib pelaku datang lagi dan lansung belanja. Kejadian pelaku belanja sekira jam 18.30 wib.
Saat pelayan lainnya lagi istirahat sholat maghrib pelaku lansung transaksi. Tak sampai hitungan menit pelaku bawa pergi 5 handphone dan tinggalkan uang 17 juta rupiah. Pegawai konter hp tersebut tidak curiga akan uang palsu. Beberapa menit usai transaksi, owner konter bertanya barusan transaksi apa dan sudah dihitung lagi uang yang ditinggal pembeli? lansung di jawab jual hp 5 buah dan uang belum dihitung. Saat dilihatkan uang tersebut, owner lansung kaget karena curiga uang tersebut palsu. Ketika di coba uji ternyata benar uang tersebut palsu. Malam itu juga lansung dilaporkan ke Polres Payakumbuh. Cerita pegawai toko hp tersebut. Alhasil dari derak cepat Jajaran Polres Payakumbuh dibantu Polres Kota Solok pelaku pada Minggu 26/7 berhasil di bekuk. Dan satu lagi di Kota Padang Panjang ditangkap.  (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Jumlah Warga Positif Covid Sumbar Meningkat, Bupati Minta Aksi Serius Sampai Ke Nagari

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com, - Positif rate Covid-19 terus menjadi perhatian serius pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Langkah dan aksi terus menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menekan lonjakan positif Covid-19 yang terjadi.
- Advertisement -

Pengurus Karang Taruna Se-Kota Padang Panjang Sepakat Laksanakan Pesantren Leadership Ramadhan

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,- Permasalahan sosial yang muncul di tengah masyarakat tidak dapat dipungkiri salah satunya juga disebabkan karena pemuda itu sendiri. Masih banyaknya pemuda yang tidak bisa menentukan arah masa depannya secara jelas, terkadang membuat mereka mengambil jalan pintas yang berujung pada tindakan kriminal, seperti mengonsumsi Narkoba dan prilaku yang mengganggu ketertiban umum lainnya.

AM Kuncoro Rilis ‘Kau Dewiku’, Lagu Kontemplasi untuk Bersyukur

Eksistensi AM. Kuncoro punya magnet tersendiri bagi industri musik Indonesia. Penyanyi asal Kota Yogyakarta tersebut hadir menyajikan karya-karya lagu anti mainstream, mengikuti idealisme bermusiknya sendiri tanpa terimbas trend musik yang ada, seperti pada lagu Kau Dewiku yang dirilis di channel YouTube Prima Founder TV dan diputar serentak di 78 stasiun radio se-Indonesia pada Selasa, 20 April 2021.
- Advertisement -

Polres Pessel tangkap 5 orang Penyalahgunaan Narkoba

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Selama operasi antik 2021 digelar, tim dari satreskrim Polres Pesisir Selatan ungkap 5 kasus narkoba. Hasil ini disampaikan Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo. S.IK.MM melalui Kasat Narkoba Polres Pessel AKP. Hidup Mulia, SH.

Tentang Kompensasi Lahan Di PLTMH, Ini Komentar Walinagari Tanjuang Bonai

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Proses ganti rugi tanaman dilahan masyarakat yang telah ada proses pembayaran sebelumnya,di wilayah kerja pengembangan Perusahaan Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) Nagari Lubuk Jantan Kecamatan Lintau Buo Utara,diduga ada permainan tidak sehat antara pemilik lahan dan salah satu lembaga nagari terhadap Ikhwan Mega Power (IMP) selaku pengembang proyek Kalo Kalo dengan pembiayaan Penanaman Modal Asing (PMA).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

DEMA STAIDA Payakumbuh Gelar Aksi Sosial-Edukasi Dengan Anak Yatim

Payakumbuh, beritasumbar.com - DEMA STAIDA Payakumbuh atau yang dulu dikenal dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) langsungkan kegiatan Daurah Tahfizh Juz 30 di Panti Asuhan Muhammadiyah...

Lewat Safari Ramadhan, Padang Pariaman Jalin Silaturrami-Sosialisasikan Program Pemerintah Ke Masyarakat

Padang Pariaman, beritasumbar.com - Tim Safari Ramadhan Pemkab Padang Pariaman pada Rabu, (21/4) serentak berakhir melakukan kunjungan ke masjid atau musholla untuk melaksanakan Qiamuramadhan selama...

Hindari Dampak Lingkungan Saat Kelola SDA, Pemkab Sijunjung Buat KLHS

Sijunjung, beritasumbar.com - Kabupaten Sijunjung memiliki kekayaan Sumber Daya Alam yang banyak, seperti Batubara, Batu Kapur, Batu Mangan, Batu Marmar, Batu Granik, Emas dan...

Dokter Bek : Pasien Covid-19 Meninggal Kemarin, Hasil Swab Baru Keluar Hari Ini

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh kembali mengumumkan adanya satu orang pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. BM, laki-laki (67), warga Padang Tangah Payobadar yang sebelumnya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit dengan gejala demam, batuk serta lemah anggota gerak dan telah dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Walikota dan Kapolres komit Atas Keputusan Pemerintah Menghadapi pengamanan Idul Fitri 1442 H

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Berdasarkan surat telegram Kapolda Sumbar nomor : STR/1235/VI/OPS.1.1/2021 tanggal 20 April 2021, Polres Payakumbuh menerima undangan zoom meeting Rakor lintas sektoral Ops Ketupat SGL 2021.

Luak Limopuluah-Kampar : Riza Falepi, Adat Salimbago Nan Badunsanak

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Luhak Limopuluah dan Kampar adalah "badunsanak, tali indak buliah putuh, dahan indak buliah sakah". Mengingat pertalian budaya Minangkabau yang telah berkurun panjang masanya melintas batas administrasi pemerintahan sekarang maka perlu dirajut selalu dan dilestarikan.

Pemko Gelar Rakor Penanganan Covid-19

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 09 tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan pengoptimalan posko penanganan Covid-19 dan terjadinya peningkatan kasus covid-19 gelombang ketiga di Kota Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Camat dan Lurah se Kota Payakumbuh.

Pelatihan Rendang Go Digital Oleh Pertamina, Peserta Diberi Materi “Dagiangnyo Bana”

ayakumbuh,BeritaSumbar.com,- 40 orang pengusaha Randang telah mengikuti pelatihan UMKM Rendang Go Digital dalam Rangka Workshop Re-Branding Product Berbasis E-Commerce dilaksanakan oleh BUMN Pertamina bekerja sama dengan Pemerintah Kota Payakumbuh selama dua hari, bahkan mereka mendapat bantuan tabung LPG Bright Gas ukuran 5 Kg.

Asyik Mabuk Lem Konsumsi Miras, 5 Remaja Diamankan Pol PP

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Di bulan suci ramadhan yang suci dan penuh berkah, Pemerintah Kota Payakumbuh terus membuktikan komitmen untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, serta bebas dari segala bentuk maksiat dan penyakit masyarakat.

Hadiri Vaksinasi Kedua, Wawako Erwin Yunaz Ajak Warga Selalu Patuhi Prokes

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Setelah dilaksanakan vaksinasi covid-19 pertama pada tanggal 23 Maret 2021 yang langsung disaksikan oleh walikota Riza Falepi, tepat pada hari Selasa (20/4/2021) kembali dilaksanakan proses vaksinasi kedua yang bertempat di gedung Himpunan Bersatu Teguh (HBT), kelurahan Nunang Daya Bangun, kecamatan Payakumbuh Barat.
- Advertisement -