27.1 C
Padang
Tuesday, October 27, 2020

Batu Akik Suliki Diperkenalkan, BAKORPAKEM PAYAKUMBUH STUDI KOPERATIF KE MATARAM

Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, jadi daerah tujuan bagi anggota Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Payakumbuh, untuk melakukan kunjungan kerja atau studi komparatif,  19-22  November. Kunjungan ini diperlukan, untuk  berbagi informasi terhadap penanganan aliran kepercayaan  masyarakat dan memelihara kerukunan umat beragama di Payakumbuh ke depan. Walikota Riza memperkenalkan batu akiak lumuik Suliki kepada pimpinan kota setempat.

Rombongan studi koperatif ke Mataram berjumlah 45 itu,  dipimpin langsung pasangan Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, bersama Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam.  Dalam rombongan ini juga ikut Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Trisno Widodo, Ketua MUI H. Mismardi, BA, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Desembri P. Chaniago bersama pengurus lainnya. Berikutnya Kepala Kantor Kesbangpol Hj. Elfriza Zaharman bersama puluhan stafnya sebagai penyelenggara kegiatan.

Kemudian juga ikut serta  Kepala Kantor Kementerian Agama H. Salman S. Memed, Kepala Dinas Pendidikan H. Hasan Basri, Kasat Intel Kejari Mursal, SH,  Kasat Intel Kodim Suherman,  Kasat Intelkam Polresta AKP Efrizaldi, SH, MH, serta Asisten I Setdako Yoherman, camat kelima kecamatan, sejumlah kabag di jajaran Setdako dan pimpinan SKPD terkait.

Kedatangan rombongan Bakorpakem Payakumbuh di Mataram itu, disambut hangat Walikota Mataram  H. Ahyar Abduh bersama Wawako  Mohan Ruslikana dan Sekdako HL. Makmur Said. Tidak hanya itu, tuan rumah juga menghadirkan Ketua DPRD Mataram H. Didi Sumardi, seluruh anggota Muspida, Ketua MUI, Ketua FKUB Mataram, jajaran SKPD terkait serta Ketua Perantau Sumatera Barat di  NTB dan Mataram. “Kita diperlakukan teramat baik oleh tuan rumah,” ucap Wawako Suwandel Muchtar, Minggu (23/11).

Selain menjelaskan rencana kunjungan, Walikota Riza Falepi, menggambarkan kondisi Payakumbuh sekarang ini. Menurutnya, dari 125 ribu jiwa penduduk Payakumbuh, 98 persen di antaranya adalah pemeluk agama Islam. Sisanya, pemeluk agama kristen protestan, katolik dan lainnya. Kerukunan umat beragama berjalan baik, damai, tak ada keributan. Kalaupun ada, hanya bersifat interen, tapi dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.

Walau begitu, sebut Walikota Riza, kebijakan-kebijakan apa yang pantas ditiru dalam penanganan kerukunan umat beragama di Pulau Lombok dan Mataram ini, yang pantas dibawa pulang ke Payakumbuh. “Sepanjang untuk kebaikan dan kemajuan, kebijakan Mataram ini pantas dipelajari,” tegas walikota.

Sementara itu, Walikota Mataram Ahyar Abduh, juga mengaku senang dengan kunjungan rombongan Payakumbuh dimaksud. Menurutnya, dari segi luas wilayah, Mataram kalah luas dengan Payakumbuh. Hanya saja, dari kepadatan  penduduk, Kota Mataram lebih tinggi dengan ragam agama, suku, dan etnis  yang  lengkap. Keenam agama di Indonesia, Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Kong Hu Cu ada di Kota Mataram. “Mataram untuk semua warga Indonesia,” tegasnya.

Menyinggung potensi konflik, menurut Walikota Mataram Ahyar, bisa saja terjadi. Tapi, dengan pendekatan dan sosialisasi yang dilakukan FKUB, semua konflik dapat diselesaikan dengan damai. Menurutnya, pemko memfasilitasi terhadap pertikaian internal sesama pemeluk agama. Pendekatan sosial budaya, ternyata cukup ampuh mempersatukan seluruh pemeluk agama di Mataram.

Pertemuan Bakorpakem kedua daerah itu, berakhir dengan pertukaran cenderamata. Tuan rumah juga membagi-bagikan Alqur’an kepada seluruh rombongan Payakumbuh. Sebaliknya, selain plakat kota, makanan khas, pakaian tenun dan songket, Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wawako H. Suwandel Muchtar, Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam serta Dandim 0306/50 Kota Trisno Widodo juga menyerahkan cincin batu akiak lumuik Suliki kepada pimpinan daerah setempat.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Wako Riza Harapkan ASN Berikan Pelayanan Bersih. Tolak Pungli Dan Gratifikasi

Payakumbuh --- Wali Kota Riza Falepi berharap setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Payakumbuh dapat menjunjung tinggi nilai-nilai dalam pelayanan yang...

Sekolah Online Ditengah Pandemi, Masyarakat Sungai Salak Tanjung Emas Terhalang Jaringan

Tanah Datar,- Wabah virus covid 19 masih terasa efeknya hingga saat ini, bahkan kepelosok desa/ nagari sekalipun. Ditengah kasus...

Sejarah Baru, Kecamatan Latina Juara Umum MTQ Nasional Ke XXXIX Tingkat Kota Payakumbuh

Payakumbuh --- MTQ Nasional ke XXXIX Tingkat Kota Payakumbuh yang digelar di Kecamatan Payakumbuh Selatan selama 2 hari pada 24 dan 25...

Sultani : Petani Itu Adalah Kita

Tanah Datar,- Sultani, calon wakil bupati tanah datar mengatakan bahwa kita harus memperhatikan petani dengan memunculkan berbagai program yang menguntungkan dan membantu...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Cuaca Ekstrim, Pemko Tata Pohon Pelindung Yang Berpotensi Tumbang Dan Patah

Payakumbuh --- Petugas kebersihan dinas lingkungan hidup Kota Payakumbuh tampak membenahi beberapa pohon pelindung yang ada di sepanjang Jalan Soekarno Hatta. Upaya...

Menteri PPN Soroti Ketersediaan Air Bersih di Pulau Jawa Pada Acara International Workshop on Coastal Reservoir

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas menjadi narasumber dalam acara International Workshop on Coastal Reservoir: “Water Availabilty, Coastal Security and Sustainability” yang...

Polres Inhil Ungkap Narkoba, 50 KG Sabu Berhasil Diamankan

Riau, - Sat Narkoba Polres Inhil patut diapresiasi karena berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis shabu seberat 50 kilo, di Perkebunan milik PT...

Sekolah Online Ditengah Pandemi, Masyarakat Sungai Salak Tanjung Emas Terhalang Jaringan

Tanah Datar,- Wabah virus covid 19 masih terasa efeknya hingga saat ini, bahkan kepelosok desa/ nagari sekalipun. Ditengah kasus...
- Advertisement -