23 C
Padang
Kamis, Januari 21, 2021
Beritasumbar.com

Atlet Yunior Payakumbuh Selamatkan Muka Sumbar
A

Kategori -

Nama Sumatera Barat terselamatkan dalam Kejurnas Paralayang Series I/2014, yang berlangsung di Bukik Langkisau, Kabupaten Pesisir Selatan, dan berakhir Minggu (20/4). Satu-satunya gelar juara pertama yang direbut atlet paralayang Sumatera Barat dalam kejurnas ini, diraih oleh Riani Kusuma Kembari, asal Kota Payakumbuh.

 

Riani, 23 tahun, atlet paralayang  asuhan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Payakumbuh, merebut gelar juara pada nomor ketepatan mendarat puteri yunior. Mahasiswi UPI Padang ini, mendarat  dengan mulus setelah terbang dari atas bukit dengan ketinggian 240 meter.  Riani membuyarkan harapan atlet dari Jabar, DKI, Jateng, Kaltim, Riau dan Jatim dalam perlombaan itu.

 

Pelatih merangkap ofisial rombongan FASI Payakumbuh, Erwin Nauli Harahap, di Balaikota Payakumbuh, Rabu (23/4), menginformasikan,  dalam kejurnas ini Payakumbuh mengirim 9 atlet paralayang, masing-masing 5 putera dan 4 puteri. Dari 9 atlet yang bertarung, hanya Riani sendiri merebut gelar bergengsi. Sedangkan, atlet puteri lainnya, Rina Ningrum, harus puas  merebut gelar juara harapan pertama, dalam nomor ketepatan mendarat senior puteri.

 

Tujuh atlet lainnya, sebut Erwin, meski gagal masuk 10 besar, tapi prestasi mereka cukup membanggakan. Mereka tampil tak memalukan atau tidak berada pada posisi paling buncit.

 

“Kita senang dan cukup bangga, dengan catatan prestasi yang diukir anak-anak,” kata Erwin dengan wajah berseri-seri. Pasalnya, dalam kejurnas itu, atlet paralayang Payakumbuh tampil dengan alat pinjaman dari daerah lain. Diakui Erwin,  tak pantas anak-anak tampil dengan alat pinjaman itu. Tapi, karena semangat atlet yang begitu tinggi,  untuk mendapatkan pengalaman bertanding, makanya rasa malu tersebut hilang  dengan  sendirinya.

 

Harapan Erwin, keterbatasan fasilitas latihan ini, seyogianya menjadi perhatian bagi KONI atau Pemko Payakumbuh. Menurutnya, Kejurnas Paralayang Series II/2014, akan berlangsung di Manado, Sulut, 19 September 2014. “Kita optimis, jika alat-alat latihan, seperti parasut, arnes, payung cadangan dan  GPS tersedia, prestasi atlet paralayang Payakumbuh tidak akan kalah dengan atlet nasional,” tegas Erwin.

 

Menurut Erwin, ke-9 atletnya itu, akan  membela bendera Payakumbuh pada Porprov Sumatera Barat XIII/2014 di Dharmasraya, Desember mendatang. Ia memprediksi, seluruh atlet tersebut akan  mampu mendulang medali dalam Porprov nanti. Dua perak yang direbut pada Porprov Sumbar XII/2012 di Limapuluh Kota, akan disepuh menjadi emas, kata Erwin optimistis.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Melalui Disperkim, Pemko Payakumbuh Lanjutkan Program peningkatan Kualitas RTLH

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Payakumbuh kembali lanjutkan program kegiatan bantuan swadaya peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Payakumbuh untuk tahun 2021.
- Advertisement -

Riza Falepi : JK Pensiun, Saya dan Wartawan Merasa Kehilangan

Rapat Koordinasi Pemko Payakumbuh di awal tahun 2021 terasa berbeda. Karena juga ada momen perpisahan dengan pejabat yang memasuki purna tugas atau pensiun di Kafe Agam Jua, Kawasan Batang Agam, Rabu (13/1).

Wawako Buka Open Turnamen Nusa Bersinar CUP

Masih dalam rangka peringangatan HUT Kota Payakumbuh yang ke 50, secara resmi Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz membuka open turnamen Nusa Bersinar CUP
- Advertisement -

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.

Erwin Yunaz Pimpin Goro Di Gedung Asrama Ponpes CI Yang Terbakar

Wakil Wali Kota Erwin Yunaz memimpin gotong royong pembersihan dan pembenahan puing-puing bekas kebakaran yang menimpa Asrama Putri Pondok Pesantren Cahaya Islam di Lingkungan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara Minggu (17/1) pagi.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Lima Kantor Hukum Ajukan Diri Mewakili KPU Lima Puluh Kota di Sidang MK

Tanjung Pati, beritasumbar.com - Menhhadapi sidang persengketaan hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Kostitusi, lima kantor hukum mengajukan proposal untuk mewakil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten...

Sidang Di Lokasi Perkara, PN Batusangkar Periksa Objek Sengketa

Tanah Datar, beritasumbar.com - Guna menentukan dan pemeriksaan Objek sengketa,Pengadilan Negeri Batusangkar melakukan sidang di lahan perkara yang terletak di Pinggang Bukik Gunung Seribu...

77 Pejabat Baru Dilantik, Ini Tuntutan Wako Padang Panjang

Padang Panjang, beritasumbar.com - Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano melantik 77 pejabat struktural daerah itu di Hall Lantai III...

Disnakerin Payakumbuh: 51 Paket Pelatihan Akan Diselenggarakan Pada 2021

Payakumbuh, beritasumbar.com- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh, mengemukakan pada tahun 2021 akan  ada 51 pelatihan keterampilan dari berbagai bidang yang akan...

Polres Payakumbuh Rekonstruksi Pembunuhan Di Situjuah, 40 Adegan Diperagakan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat melakukan rekonstruksi peristiwa pembunuhan di Jorong Bumbuang, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota yang terjadi saat hari H...

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Bantuan Covid- 19 Untuk TPA Tidak Transparan, Pengurus Dilaporkan Ke Polisi

Tanah Datar, beritasumbar.com- Diduga dana bantuan Covid-19 Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Surau Annur, Jorong Tanjung Tengah, Nagari Tanjung Bonai,Kecamatan Lintau Buo Utara tidak transparan,...

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...
- Advertisement -