28.7 C
Padang
Kamis, Mei 13, 2021
Beritasumbar.com

Anak Muda Harus Terus Meningkatkan Literasi Selama Pandemi
A

Kategori -

Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia, dideteksi pertama kali di Kota Wuhan, China dan menjadi pandemi global yang menginfeksi seluruh dunia. Pandemi ini menjadi perhatian serius bagi banyak negara termasuk Indonesia. Indonesia juga mulai kewalahan dalam mengantisipasi penyebaran virus Sars-CoV-2 penyebab Covid-19 ini karena menginfeksi tanpa pandang usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Orang yang berstatus ODP, PDP dan Positif Covid-19 didominasi oleh kelompok usia produktif di Indonesia. Provinsi DKI Jakarta adalah provinsi dengan jumlah orang terinfeksi tertinggi di Indonesia dan memiliki ODP dan PDP dalam rentang umur 20-39 tahun. Rentang umur tersebut dikategorikan sebagai usia muda. Achmad Yurianto sebagai Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 menyatakan bahwa kelompok usia muda juga rawan tertular virus Covid-19, dengan gejala yang sangat minim karena imunitas yang masih bagus.
Kelompok usia muda adalah kelompok immunocompetence (memiliki sistem kekebalan tubuh yang berfungsi baik), kebalikannya adalah immunocompromised yang didominasi oleh orang-orang yang telah berusia tua. Oleh karena itu, anak muda berpotensi menjadi carrier (pembawa virus) dan tanpa disadari bisa menularkan virus kepada orang yang lebih rentan.  Orang yang mempunyai penyakit bawaan seperti kardiovaskular, diabetes, hipertensi atau kanker akan semakin berbahaya jika tertular virus Covid-19.
Anak muda dituntut untuk menjadi lebih bijak dalam bersikap karena berpotensi besar sebagai carrier virus Covid-19. Anak muda harus selalu mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap berkegiatan dari rumah yang pasti akan sangat membosankan. Namun, waktu luang yang lebih banyak di rumah dalam rangka pencegahan penularan virus adalah kesempatan besar untuk meningkatkan budaya literasi.
Secara sederhana literasi dapat diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis dalam satu bahasa untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Budaya literasi anak muda sekarang ini terus terkikis karena dampak negatif dari perkembangan teknologi. Teknologi telah membuat anak muda menjadi usang, anak muda mulai melupakan kecakapan hidup yang lebih luas. Contohnya, dengan kehadiran GPS membuat anak muda tidak benar-benar menggunakan sebuah landmark di suatu lokasi untuk membimbing mereka mencari suatu tempat. Contoh lain adalah aplikasi penentu kiblat shalat bagi Muslim telah menghilangkan rasa ingin tau anak muda untuk belajar menentukan kiblat secara manual. Akhirnya ketika tidak ada teknologi, anak muda menjadi generasi yang gagap di dalam menjalani kehidupan.
Kemudahan hidup mengurangi rasa ingin tahu anak muda yang mengikis budaya literasi. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan literasi akan meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan kreatif, seperti kegiatan membaca. Membaca buku menjadi alternatif kegiatan untuk membunuh kebosanan selama di rumah dan sebagai cara untuk meningkatkan budaya literasi bagi anak muda. Kegiatan literasi akan memperkaya pengetahuan dan bisa bermanfaat sebagai penangkis berita-berita hoax yang tersebar masif di media sosial. Anak muda mempunyai andil yang besar untuk mengonfirmasi kebenaran suatu berita kepada orang dengan kategori usia lebih tua yang kurang melek teknologi. Oleh karena itu, anak muda dituntut untuk mempunyai kemampuan literasi yang lebih baik.
Anak muda yang kesulitan dalam menumbuhkan minat baca, bisa memulai dengan membaca fiksi seperti kumpulan cerpen atau novel. Memilih tema bacaan yang diminati akan membuat kegiatan membaca selama di rumah menjadi lebih menyenangkan. Jika kesulitan memilih genre, membaca buku populer menjadi alternatif pilihan. Buku populer bisa didapatkan tanpa harus membeli, namun bisa dipinjam di perpustakaan-perpustakaan daring. Perpustakaan daring yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional atau iPusnas telah mempunyai banyak koleksi buku yang bisa dipinjam kapanpun. Sebenarnya tidak ada lagi alasan untuk memperoleh sebuah buku untuk dibaca pada zaman sekarang ini.
Meningkatkan budaya literasi anak muda khususnya anak milenial menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah bisa menambah koleksi buku bacaan baik itu luring atau daring. Penerbitan juga tidak tertutup kemungkinan untuk menambah buku-buku berkualitas dengan harga yang terjangkau. Komunitas membaca luring dan daring bisa menjadi wadah diskusi dalam meningkatkan pemikiran kritis. Sehingga dampak negatif teknologi dalam mengikis budaya literasi di kalangan anak muda bisa diatasi sedari dini.
Selama pandemi Covid-19, kegiatan membaca buku akan menjadi salah satu alternatif anak muda dalam mengurangi intensitas kongkow bersama teman sebaya, kegiatan kongkow tersebut akan memperbesar peluang transfer virus karena terjadi interaksi sosial secara langsung. Konsistensi dan kontribusi anak muda dalam mencegah penularan virus kepada kelompok usia rentan sangat berarti bagi tim medis yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien terinfeksi virus Covid-19 selama pandemi berlangsung. Sehingga setiap kalangan dari masing-masing kelompok usia bisa mengambil perannya tersendiri untuk mempercepat berlalunya pandemi global ini.
Oleh: Robby Jannatan
Dosen Biologi FMIPA Universitas Andalas

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Gandeng Pokdarkantibmas, Polres Pariaman Berbagi Takjil dan Masker

Pariaman, beritasumbar.com. Polres Pariaman bergandengan dengan Lembaga Pokdarkantibmas melakukan pembagian Takjil & Masker kepada pengendara yang melintasi ruas jalan di Depan Mapolres Pariaman, Sabtu 8/5/21.
- Advertisement -

Wako Izinkan Sholad Id Di Masjid Atau Lapangan

Payakumbuh --- Menindaklanjuti Surat Edaran baru Gubernur Sumatera Barat Nomor : 09/Ed/GSB-2021 Tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi Dalam Masa Pandemi Corona Virus 2019 (Covid-19) Di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021, Wali kota Riza Falepi menyampaikan membolehkan warganya untuk shalat idul Fitri sepanjang tidak membahayakan kondisi lingkungan, artinya sepanjang daerah yang melaksanakan beresiko rendah

HKP Sedunia, Balai Wartawan – BPJS Kesehatan Payakumbuh Bagikan Ta’jil Gratis

PAYAKUMBUH - Balai Wartawan Luak Limopuluah bersama BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh membagikan sekitar 1.000 ta'jil gratis kepada masyarakat di pusat pasar Kota Payakumbuh. Aksi tersebut dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Pers (HKP) Sedunia setiap tanggal 3 Mei.
- Advertisement -

“Kesatuan Mahasiswa Ulakan Tapakis Melakukan Program Berbagi Berkah Ramadhan”

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Kesatuan mahasiswa Ulakan Tapakis melakukan program berbagi berkah ramadhan. Program ini terbagi 3 bentuk bakti sosial yaitu membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan se Kecamatan Ulakan Tapakis, berbagi takjil, berbuka puasa bersama dan memberi santunan anak yatim piatu se kecamatan Ulakan Tapakis.

DPC Gerindra Padang Pariaman Gelar Sosialisasi Pemakaian Pupuk Organik

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (Sintoga) didampingi DPC Gerindra Kabupaten Padang Pariaman mengadakan sosialisasi pemakaian pupuk organik bersama Eco Farming dan Kelompok Wanita Tani KWT Jaya Abadi serta seluruh kelompok tani KWT yang ada di Sintoga,tentang penyuluhan tata cara bercocok tanam yang baik serta tata cara penggunaan pupuk organik yang dipimpin langsung oleh Leader Sumbar Romi Yanto dan Irwan. Sabtu 8/5/2021
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -