Pasaman Barat,-Akibat curah hujan yang cukup tinggi yang mengguyur Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat sejak jumat kemarin hingga sabtu (08/02) pagi tadi, mengakibatkan meningkatnya debit air sungai beberapa kecamatan di Pasaman barat, seperti sungai di Kecamatan Sungai Aur, Ranah Batahan dan Kecamatan Gunung Tuleh.

Kelaksa BPBD Pasaman Barat, Edi Busti Melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasbar, Decky H.Sahputra menyampaikan, Kecamatan Ranah  sungai batahan telah meluap dengan intensitas tinggi hingga ada 150 rumah terendam banjir dan empat buah rumah terancam hanyut. Selain itu,  luapan air dengan cepat juga merendam rumah warga di Jorong Taming dan Jorong Aek Napal, dengan ketinggian lebih kurang dua meter, hingga empat unit rumah terancam terseret arus sungai” Ungkap Decky

Lanjutnya, hingga hari ini petugas masih melakukan pendataan, namun laporan sementara, ada beberapa unit rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1.5 meter di Kecamatan Sungai Aur.” Tambahnya

Selain itu, berdasarkan laporan tim di lapangan bahwa di Kecamatan Gunung Tuleh, di Jorong Paraman Ampalu ada satu unit ponton sarana transportasi penyeberangan hanyut terbawa arus sungai batang kanaikan. Akibatnya penghubung antara kecamatan Gunung Tuleh dan Jorong Tanjung Babolik Kecamatan Sungai Aur mengalami kendala serius, hingga hari ini Sabtu (8/2) masyarakat dan anak sekolah tidak bisa beraktivitas seperti biasa,” jelas Decky.

Lanjutnya, Decky menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, sebab menurutnya bisa saja akibat hujan semalaman tersebut dapat menyebabkan terjadinya pohon sekitar rumah maupun pinggir jalan tumbang, tentu kalau ini terjadi bukan saja bisa menghambat arus lalu lintas dan mengganggu jaringan listrik di sekitarnya, tapi akan dapat menimpa dan merobohkan rumah warga.

” kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang.” himbau Decky.

Decky juga mengimbau warga yang tinggal di daerah tebing atau bukit agar lebih siaga dan selalu memantau kondisi tebing-tebing di sekitarnya yang berkemungkinan akan longsor karena tingginya debit air tanah.

” Apabila kondisi sudah masuk level awas, disarankan kepada masyarakat untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, dan segera laporkan jika ada ancaman bahaya, selain itu segera evakuasi mandiri, jika mendesak sampai ada bantuan datang,” ” papar Decky

Lebih jauh lagi Decky H. Sahputra menuturkan, saat ini akibat banjir luapan sungai yang terjadi tadi pagi, pihak BPBD Pasbar memasok air bersih untuk keperluan masyarakat sehari-sehari, air bersih saat ini pasca meluapnya batang batahan sangat dibutuhkan oleh masyarakat

“Ratusan warga yang menjadi korban banjir luapan sungai, saat ini membutuhkan pasokan air bersih, itu sebabnya kita utamakan dan drop air bersih ke masyarakat, ” Tutup Decky. (Joni Harahap)

loading...