Diperkirakan sebanyak 1.800 hewan qurban disembelih selama Idul Adha 1436 H. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Payakumbuh, Ir. Depi Sastra, Jum’at (25/9), menginformasikan, pantauan seluruh camat dan kepala kelurahan di Kota Payakumbuh, diyakini seluruh warga kota kebagian daging qurban. Tak terdengar warga yang menangis, karena tidak kebagian daging qurban.
Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar, yang dihubungi terpisah, membenarkan, terjadi peningkatan jumlah sapi dan kambing yang disembelih, dalam kegiatan ibadah Idul adha ini. Wawako mengaku sangat senang dan puas, karena seluruh penduduk di kota ini kebagian hewan qurban. Pembagian daging qurban pun, berjalan tertib, aman dan lancar. Tidak harus saling berebutan.
“Semangat kaum muslim memenuhi perintah Allah SWT, menjalankan ibadah qurban cukup tinggi. Ini wujud peningkatan iman dan taqwa warga kota,” sebutnya. Menurut wawako, secara terpisah ia bersama Sekdako H. Benni Warlis ikut memantau pelaksanaan penyembelihan dan pembagian daging pada sejumlah masjid dan mushalla di kelurahan. Di Talawi, Keluraha Ompang Tanah Sirah, tercatat 31 sapi yang disembelih. Begitu juga di Kelurahan Payolansek, mecapai 55 ekor sapi.
Keterangan Kadis Peternakan dan Perikanan Depi Sastra, dibanding tahun lalu, jumlah hewan qurban yang dipotong tahun ini, meningkat sekitar 12%. Tapi, Depi mengakui, belum dapat laporan resmi, rincian sapi atau kambing yang disembelih. Menurutnya, semua hewan yang dipotong dalam kondisi sehat. Petugasnya di lapangan, mengawasi hewan ternak yang akan dibeli pengurus atau panitia qurban yang ada pada setiap kelurahan.
Dikatakan, pelaksanaan penyembelihan di Payakumbuh sudah berlangsung sejak Rabu (23/10). Karena, di hari Rabu itu, sudah ada sebagian warga yang melaksanakan shalat Idul Adha. Kemudian, pemotongan hewan ternak juga dilakukan masyarakat di hari Jum’at, sehari shalat Idul Ada yang diadakan PHBI Payakumbuh.
