Sebanyak 370 anggota Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Balaikota Payakumbuh, cukup lega menghadapi Lebaran 1436 H tahun ini. Pasalnya, seluruh anggota menerima THR cukup lumayan besar. Pengurus mengucurkan jasa SHU plus paket lebaran, dengan total nilai minimal Rp550.000 per anggota. Selain itu, anggota juga diberi kesempatan menarik tabungan lebarannya, maksimal Rp12 juta.
Ketua KPRI Balaikota Payakumbuh Indra Syofyan, SE, MM, didampingi Bendahara Nora Herlinda, menginformasikan, Rabu (8/7), pemberian paket dan tabungan THR itu, dilakukan, untuk meringankan beban anggota dalam rangka menghadapi lebaran. “Lebaran yang jatuh bersamaan dengan tahun ajaran baru, membuat pengeluaran anggota koperasi cukup besar. Kondisi itu harus disikapi positif, dengan membuka kran penarikan tabungan lebaran,” kata Indra.
Menurut Indra, Staf Ahli Walikota Payakumbuh ini, kesejahteraan anggota prioritas utama bagi pengurus. Makanya, sejak dipercaya memimpin KPRI Balaikota ini, Indra bersama jajaran pengurus lainnya, memacu peningkatan modal usaha dan sisa hasil usaha. Prinsip pengurus, keberadaan KPRI Balaikota, harus menjadi sitawa sidingin bagi anggota, atau tempat mengadu bagi ketika anggota dalam kesempitan, tegasnya.
Dikatakan, KPRI Balaikota, per Desember 2014, sudah memiliki kekayaan total Rp4.060.480.433. Selama satu semester terakhir, diprediksi peningkatan modal sekitar Rp100 juta. Target pengurus, sepanjang 2015 ini, peningkatan modal usaha dari sejumlah kegiatan, berjumlah Rp250 juta. Sementara itu, sepanjang tahun buku 2014, KPRI Balaikota memperoleh SHU Rp283.493.555, meningkat Rp69.057.416 dibanding dengan SHU tahun kerja 2013 yang berjumlah Rp214.436.139.
Kegiatan usaha yang dilakukan KPRI Balaikota, selain simpan pinjam, juga melayani kosumsi anggota, berupa bahan keperluan rumah tangga, unit usaha foto copy dan memiliki 4 petak kios di Pasar Ibuah. Setiap bulan, KPRI Balaikota mampu menyalurkan pinjaman maksimal Rp250 juta, dengan pinjaman tertinggi per orang Rp50 juta.