SMPN 3 Payakumbuh berbenah diri menghadapi Adiwiyata Nasional 2016, setelah keluar sebagai pemenang dalam lomba Adiwiyata Provinsi Sumatera Barat 2015. Seluruh siswa dan majelis guru bertekad, SMPN 3 mampu merebut penghargaan Adiwiyata Nasional tahun depan. Untuk itu, sebuah taman kreasi buat laboratorium lapangan disiapkan, dan pemakaiannya diresmikan Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako H. Benni Warlis, MM, dalam acara di taman kreasi sekolah itu, Kamis (23/7).
Peresmian taman kreasi yang dibangun secara swadaya itu, dihadiri Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, Kadisdik H. Hasan Basri Sy, S.Pd, Ketua Komite E. Dt.Paduko Marajo, Camat Payakumbuh Timur L. Kefrinaldi dan anggota DPRD Dapil setempat Edwar DF serta sejumlah undangan lainnya. Ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh sekdako.
Taman kreasi dilengkapi multi bunga-bungaan itu, berfungsi sebagai laboratorium lapangan, disiapkan tidak hanya buat mempercantik kawasan sekolah, tapi juga berfungsi sebagai area buat kegiatan belajar dan mengajar. Ke depan, pihak sekolah akan melengkapi taman ini dengan WIFI, sebut Kepala SMPN 3 Mardius, S.Pd.
Ketua DPRD Dt.Parmato sebagai alumni SMPN 3 Payakumbuh, memberikan apresiasi terhadap semangat murid, guru, dan pengurus komite dalam memajukan sekolah itu. Saking terharunya, Dt. Parmato Alam menjanjikan akan memperjuangkan dana buat SMPN 3. “Tolong siapkan proposalnya, lakukan skala prioritas buat pembangunan infrastruktur dan tambahan fasilitas lainnya. Kita akan kawal aspirasi SMPN 3 ini,” tegasnya.
Sekdako Payakumbuh Benni Warlis, juga meminta Dinas Pendidikan untuk mengawal proposal perencanaan pengembangan SMPN 3 tersebut. “Kita harus berbesar hati, karena peluang untuk mengajukan proposal ini, dapat dukungan dari Ketua DPRD,” sebutnya.
Baik Sekdako Benni Warlis dan Ketua DPRD Parmato Alam, sama-sama menegaskan, agar seluruh majelis guru punya visi kuat dalam meningkatkan mutu belajar di sekolah ini. Sehingga ke depan, lulusan SMPN 3 mampu bersaing di tingkat nasional, dan menjadi pemimpin umat yang teladan, kata sekdako.