Penulis: Dr.Yessy Aprihatin, SKM,M.MKes
Dosen Prodi DIII Keperawatan Fakultas Psikologi dan Kesehatan UNP
Padang, BeritaSumbar.com,- Upaya memperkuat deteksi dini stunting di tingkat masyarakat terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya melalui implementasi Aplikasi CEPAT (Cegah Stunting dengan Pemantauan AI Terintegrasi) berbasis mobile yang diperkenalkan kepada kader Posyandu di Nagari Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan dipimpin oleh Dr. Yessy Aprihatin, SKM., M.MKes., selaku peneliti utama, berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Padang (UNP) serta didukung oleh tim pengembang yang terdiri atas Wira Shauma Ardhana, Rian Septiawan, Adhitya Fathwa, Dharma Fajar Hendrika, dan Fika Dwi Santia.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 90 kader Posyandu balita dan turut dihadiri Bapak Camat Lubuk Alung, Dion Franata S. STP serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman Ibu Elia Munawwari, SKM, M.Kes. Kehadiran Aplikasi CEPAT menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem pemantauan pertumbuhan anak yang lebih cepat, terukur, terdokumentasi, dan mudah digunakan oleh kader di tingkat Posyandu.
Selama ini, pencatatan hasil pengukuran pertumbuhan anak di lapangan masih banyak dilakukan secara manual. Kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai kendala, mulai dari proses pencatatan yang membutuhkan waktu, risiko kesalahan dalam penginputan maupun pengolahan data, hingga kesulitan dalam melihat riwayat pertumbuhan anak secara berkelanjutan.
Aplikasi CEPAT dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut. Melalui aplikasi berbasis mobile ini, kader dapat memasukkan data dasar anak berupa berat badan, tinggi badan, tanggal lahir, dan jenis kelamin. Data tersebut kemudian diolah oleh sistem untuk membantu memberikan gambaran status pertumbuhan dan risiko masalah gizi pada anak.
Dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi, Aplikasi CEPAT dirancang untuk membantu proses deteksi dini berdasarkan data pertumbuhan anak. Sistem membandingkan data pertumbuhan dengan standar pertumbuhan anak sehingga kader memperoleh informasi yang lebih cepat sebagai dasar pemantauan dan tindak lanjut. Dari satu kali proses input data, Aplikasi CEPAT dapat menghasilkan beberapa indikator status pertumbuhan sekaligus. Indikator tersebut meliputi tinggi badan menurut usia (TB/U) untuk membantu mendeteksi stunting, berat badan menurut usia (BB/U) untuk melihat kondisi berat badan anak, serta berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) untuk membantu mengidentifikasi kondisi gizi akut maupun kelebihan berat badan.

Sistem aplikasi ini mengacu pada Standar Pertumbuhan Anak WHO serta Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Dengan demikian, hasil pengukuran tidak hanya menjadi angka yang tersimpan dalam aplikasi, tetapi dapat menjadi informasi yang membantu kader dan tenaga kesehatan melakukan pemantauan secara lebih terarah.
Inovasi ini mendapat perhatian besar dari para kader. Dalam sesi praktik, kader tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai teknologi, tetapi juga mencoba secara langsung proses pengukuran menggunakan aplikasi dan melihat bagaimana data tersebut dapat digunakan dalam sistem Aplikasi CEPAT. Antusiasme terlihat dari banyaknya kader yang aktif bertanya dan mencoba mekanisme pengukuran. Hal ini menunjukkan bahwa transformasi digital di Posyandu memiliki peluang untuk diterapkan secara lebih luas ketika teknologi dirancang sesuai dengan kebutuhan pengguna di lapangan.
Melalui implementasi Aplikasi CEPAT, Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi tempat penimbangan anak, tetapi juga menjadi pusat pemantauan pertumbuhan yang mampu memanfaatkan data secara lebih optimal. Implementasi teknologi ini di Nagari Balah Hilia menjadi langkah awal untuk memperkuat sistem deteksi dini stunting berbasis masyarakat.
Dengan keterlibatan kader, tenaga kesehatan, pemerintah nagari, dan orang tua, pemanfaatan Aplikasi CEPAT diharapkan dapat berkembang menjadi bagian dari sistem pemantauan pertumbuhan anak yang berkelanjutan. Aplikasi CEPAT hadir sebagai jembatan antara teknologi dan pelayanan Posyandu, membantu kader memperoleh informasi pertumbuhan anak secara lebih cepat sehingga potensi masalah dapat dikenali lebih dini dan ditindaklanjuti secara tepat.
