spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Perkuat Konsolidasi, Kadin Sumbar Pacu Persiapan Rapimprov 2026
P

Kategori -
- Advertisement -

Padang, BeritaSumbar.com ,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat terus memacu persiapan pelaksanaan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2026. Konsolidasi dan kolaborasi seluruh jajaran kepanitiaan menjadi perhatian utama untuk memastikan agenda strategis organisasi tersebut berjalan sukses.

Ketua Kadin Sumatera Barat, Ir. Buchari Bahter, MM., meminta seluruh panitia Rapimprov memperkuat kerja sama dan membangun kolaborasi dalam setiap tahapan persiapan.

Buchari menegaskan, kesuksesan Rapimprov tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga oleh kekompakan seluruh unsur yang terlibat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antarpanitia perlu terus diperkuat.

“Panitia harus bekerja sama dan berkolaborasi untuk menyukseskan Rapimprov. Kita ingin seluruh persiapan dilakukan secara bersama-sama sehingga pelaksanaannya nanti berjalan baik dan memberikan hasil terbaik bagi Kadin Sumatera Barat,” ujar Buchari.

Menurutnya, Rapimprov memiliki arti penting dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyatukan arah kebijakan organisasi dalam merespons berbagai tantangan dunia usaha di daerah.

Ketua Panitia Organizing Committee (OC), Joni Mardianto, SS., M.Par., menyampaikan bahwa panitia terus melakukan berbagai persiapan guna memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan Rapimprov dapat dipenuhi sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Joni juga mengajak seluruh jajaran yang terlibat untuk menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat koordinasi. Menurutnya, Rapimprov harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus melahirkan gagasan dan program strategis bagi dunia usaha Sumatera Barat.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita terus memperkuat konsolidasi dan koordinasi. Rapimprov ini harus menghasilkan rumusan yang bermanfaat bagi organisasi dan dunia usaha di Sumatera Barat,” katanya.

Sementara itu, Gun Sugianto, SH., MH., menjelaskan bahwa pelaksanaan Rapimprov perlu dipersiapkan secara matang dengan mengacu pada ketentuan organisasi Kadin Indonesia.

Berdasarkan panduan Kadin Indonesia, Rapimprov merupakan forum untuk koordinasi, sinkronisasi, serta upaya sinergistik dalam perencanaan dan pelaksanaan program organisasi. Rapimprov juga wajib diselenggarakan sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun.

Rapimprov Kadin se-Indonesia sendiri dijadwalkan berlangsung secara serentak pada Kamis, 24 September 2026. Pelaksanaan tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi secara nasional dan hasil Rapimprov akan dikompilasi sebagai bahan masukan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia pada 28 Oktober 2026.

Gun mengatakan, karena Rapimprov memiliki posisi strategis dalam organisasi, berbagai tahapan persiapan harus dilakukan secara terukur, termasuk penyusunan materi persidangan, kepesertaan, tata tertib, hingga agenda sidang komisi.

Sekretaris Panitia OC, Arlin Teguh Ardani, menambahkan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi internal agar seluruh persiapan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

“Koordinasi dan komunikasi menjadi kunci. Kami akan memastikan seluruh kebutuhan administrasi, materi, kepesertaan dan teknis pelaksanaan dipersiapkan dengan baik,” ujar Arlin.

Dalam panduan pelaksanaan, sejumlah tahapan penting telah ditetapkan menjelang Rapimprov, termasuk pengesahan kepanitiaan, penyelesaian materi persidangan, verifikasi peserta, hingga pencetakan Buku Materi Sidang.

Rapimprov nantinya diharapkan tidak sekadar menjadi forum rutin organisasi, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat memperkuat kelembagaan Kadin dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan dukungan seluruh jajaran pengurus dan panitia, Kadin Sumatera Barat optimistis Rapimprov 2026 dapat terlaksana secara baik, solid, dan menghasilkan keputusan strategis yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha sekaligus memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah di daerah.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img