spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Eks NII Cabut Bai’at, Ketua NU Tanah Datar : Bersama Untuk Kemajuan
E

Kategori -
- Advertisement -

Eks NII Cabut Bai’at, Ketua NU Tanah Datar : Bersama Untuk Kemajuan

Menindak lanjuti informasi dari mabes polri beberapa waktu, bahwa Tanah Datar merupakan salah satu wilayah terdapat pengikut Negara Islam Indonesia (NII)

Tak ayal kondisi itu lah yang membuat Polda Sumbar beserta jajaran langsung melakukan tindakan cepat guna mengatasi penyebaran pemahan Radikal tersebut.

Ormas islam dalam hal ini Nahdatul Ulama Tanah Datar dibawah kepemimpinan Tengku Ihsan menyatakan dukungan terhadap polda Sumbar serta jajaran dibantu polres Tanah Datar yang mampu merangkul mereka yang sudah (Eks NII) terpapar pahaman intoleran itu untuk kembali ke pangkuan NKRI.

“NU mendukung sikap polri dalam hal ini polda Sumbar bersama polres Tanah Datar telah mampu merangkul mereka untuk kembali mengakui pancasila adalah dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” Papar tengku saat dihubungi beritasumbar, Sabtu(30/4).

Lanjutnya, ia tidak menepis serta sangat menolak dan mengecam jika masih ada anggota kelompok intoleran itu masih enggan kembali ke pangkuan Ibu pertiwi.

“Saya sangat menolak dan mengecam jika sikap intoleran Radikal seperti itu berkembang disini, karena bagi kita bersama untuk kemajuan Tanah Datar adalah cita cita yang harus diwujudkan, ” Jelasnya

Sambung tuanku, Tuah itu akan muncul karena kebersamaan, namun jika ada kelompok intoleran yang ingin merubah ideologi bangsa dan pancasila maka harus kita lawan dan tolak bersama sama.

Tanah Datar atau luhak nan tuo sudah melekat dengan falsafah adat basandi syara’ Syara’ basandi kitabullah inilah payung kebersamaan masyarakat kita dalam menjaga kedaulatan bangsa ini tutupnya. (Rhy)

Tak ayal kondisi itu lah yang membuat Polda Sumbar beserta jajaran langsung melakukan tindakan cepat guna mengatasi penyebaran pemahan Radikal tersebut.

Ormas islam dalam hal ini Nahdatul Ulama Tanah Datar dibawah kepemimpinan Tengku Ihsan menyatakan dukungan terhadap polda Sumbar serta jajaran dibantu polres Tanah Datar yang mampu merangkul mereka yang sudah (Eks NII) terpapar pahaman intoleran itu untuk kembali ke pangkuan NKRI.

“NU mendukung sikap polri dalam hal ini polda Sumbar bersama polres Tanah Datar telah mampu merangkul mereka untuk kembali mengakui pancasila adalah dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” Papar tengku saat dihubungi beritasumbar, Sabtu(30/4).

Lanjutnya, ia tidak menepis serta sangat menolak dan mengecam jika masih ada anggota kelompok intoleran itu masih enggan kembali ke pangkuan Ibu pertiwi.

“Saya sangat menolak dan mengecam jika sikap intoleran Radikal seperti itu berkembang disini, karena bagi kita bersama untuk kemajuan Tanah Datar adalah cita cita yang harus diwujudkan, ” Jelasnya

Sambung tuanku, Tuah itu akan muncul karena kebersamaan, namun jika ada kelompok intoleran yang ingin merubah ideologi bangsa dan pancasila maka harus kita lawan dan tolak bersama sama.

Tanah Datar atau luhak nan tuo sudah melekat dengan falsafah adat basandi syara’ Syara’ basandi kitabullah inilah payung kebersamaan masyarakat kita dalam menjaga kedaulatan bangsa ini tutupnya. (Rhy)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img