Solok Selatan,BeritaSumbar.com,-Tim Jeffrie Geovanie (JG) melakukan kunjungan ke Solok Selatan masih dalam rangka menggali persoalan-persoalan masyarakat terkait kehidupan sehari-hari maupun tentang kebijakan-kebijakan pemerintah yang dirasa perlu perbaikan. Kunjungan yang dilakukan dalam masa reses DPD RI ini diadakan dengan melakukan pertemuan dengan masyarakat di Muaro Labuah dan dilanjutkan dengan masyarakat di Padang Aro.

Pada pertemuan pertama di Muaro Labuah, peserta yang rata-rata dari kalangan generasi muda menyatakan kegembiraan mereka atas adanya komitmen presiden Joko Widodo untuk melakukan revitalisasi Rumah Gadang di kawasan wisata Seribu Rumah Gadang. Menurut mereka komitmen presiden tersebut menunjukkan bahwa potensi wisata di Solok Selatan khususnya Muaro Labuah ini sangat bagus dan perlu dikembangkan.

“ Kami senang sekali ada perhatian presiden akan obyek wisata di daerah kami dan hendaknya setelah ini juga dilakukan pelatihan-pelatihan hospitality atau pelayanan standar daerah wisata termasuk pelatihan pembuatan souvenir bagi masyarakat sini”, kata Rusdianto.

Peserta yang hadir sepakat bahwa pengembangan daerah pariwisata juga mesti diikuti dengan pembangunan infrastruktur  seperti jalan raya, toilet umum serta fasilitas umum lainnya. Dengan begitu wisatawan yang datang dapat menikmati keindahan wilayah Solok Selatan dan meninggalkan kesan yang menyenangkan.

Persoalan lain yang dikeluhkan peserta adalah bidang pertanian. Salah satu kesulitan petani adalah persoalan irigasi yang belum mencukupi. Kontur geografis yang perbukitan meskipun banyak sungai menghendaki adanya saluran irigasi yang dapat menarik air dari sungai dan kemudian dialiri ke sawah-sawah penduduk.

”Bila irigasi ini dapat memenuhi kebutuhan areal persawahan maka dijamin produksi padi akan meningkat dan otomatis akan menambah kesejahteraan petani”, kata Saidiman. Keinginan petani ini menjadi catatan khusus bagi Tim JG untuk dapat disampaikan kepada pihak terkait khususnya Pemda Solok Selatan maupun Pemprov Sumatera Barat.

Sementara itu pada pertemuan di Padang Aro, masyarakat menyampaikan keluhan mereka tentang infrastruktur khususnya jalan raya dan jalan pertanian yang masih belum bisa dikatakan layak. Jalan yang menghubungkan Solok Selatan dnegan Kabupaten lain masih sempit dan rusak di banyak titik.

“Kami menginginkan pak Jefffrie Geovanie dapat menyampaikan keluhan kami ini ke Pemprov Sumbar serta pemerintah pusat supaya segera melakukan pelebaran jalan dan peningkatan kualitas jalan raya “, kata Ryu tokoh pemuda setempat.

“ Selain jalan raya, jalan akses ke tujuan wisata seperti Air Terjun Tangsi Ampek dan Goa Batu Kapal yang terkenal indah itu masih berupa jalan tanah. Kondisi ini tentu mempengaruhi kesan-kesan wisatawan yang berkunjung. Kami berharap jalan tersebut bisa diaspal sehingga pengunjung merasa senang”, lanjut Ryu.

Selain persoalan daerah wisata dan infrastruktur, peserta juga mengeluhkan adanya dugaan kekuatan-kekuatan politik tertentu yang terkesan memonopoli sektor perekonomian serta tambang di Solok Selatan. Menurut mereka kekuatan segelintir orang ini dapat menguasai galian-galian C yang ada di Solok Selatan. Masyarakat berharap hal ini dapat dijelaskan sehingga tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Peserta berharap proyek-proyek apapun apakah pertambangan maupun geothermal yang ada saat ini manfaatnya dirasakan oleh semua kalangan termasuk masyarakat kecil tidak hanya oknum yang memiliki kekuasaan semata.

Masyarakat sangat mengharapkan semua keluhan ini serta aspirasi mereka segera dicarikan jalan keluarnya oleh pemerintah, supaya masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan demi kehidupan yang lebih baik. Hal itu disampaikan kepada Jeffrie Geovanie untuk dapat disuarakan kepada pihak terkait di pemerintahan pusat maupun pemerintah daerah.